BERITA

Panen Kedua Lele Polsek Makassar, Dari Lahan Kosong Jadi Berkah untuk Warga

161
×

Panen Kedua Lele Polsek Makassar, Dari Lahan Kosong Jadi Berkah untuk Warga

Sebarkan artikel ini

Makassar. Pasca panen sekitar 1.500 ekor ikan lele, Polsek Makassar dibagikan secara gratis kepada 90 orang warga di Kec. Makassar, Kegiatan tersebut berlangsung di mapolsek Makassar jalan Kerung-kerung, Kel. Maccini Gusung, Kec. Makassar, Kota Makassar. Jumat (01/08/2025)

Mewakili Kapolsek Makassar Kompol H. Muhammad Tamrin, SE, MM, Wakapolsek Makassar Akp Yansi Raid saat ditemui disela-sela kegiatan tersebut mengatakan bahwa ikan lele tersebut merupakan hasil dari budidaya ikan lele yang dikelola oleh personil Polsek Makassar.

banner 970x250

“Budidaya ikan lele merupakan wujud dukungan kami terhadap program pemerintah yakni ketahanan pangan”.

“Ini merupakan panen ke-2 selama membudidayalan ikan lele, hasilnya pun kami bagikan secara gratis kepada masyarakat tang membutuhkan”. Ujar Akp Yansi Raid

Lebih lanjut Akp Yansi Raid mengatakan bahwa selain budidaya ikan lele, polsek Makassar juga membudidayakan sayuran hidroponik yang semuanya dikelola di lahan kosong milik Polsek Makassar.

“Selain ikan lele kami juga membudidayakan sayuran hidroponik dan alhamdulillah hasilnya pun sudah di nikmati oleh warga kec. Makassar”. Ungkap Akp Yansi Raid

BERITA

Seorang buruh harian lepas bernama Basir alias Cambo (42) tewas setelah terkena anak panah dalam tawuran antarwarga di Jalan Al-Markaz, Kecamatan Tallo, Makassar, pada 30 Januari 2026. Korban meninggal di lokasi akibat luka tembus di dada kiri.

Polisi menetapkan tiga pemuda berusia 18–19 tahun sebagai tersangka. Bentrokan diduga dipicu provokasi antara dua kelompok warga yang sudah lama berkonflik. Para pelaku menggunakan senjata rakitan seperti busur, ketapel, dan anak panah.

Ketiga tersangka dijerat pasal pembunuhan berencana dan kepemilikan senjata tajam ilegal dengan ancaman hukuman pidana mati, penjara seumur hidup, atau maksimal 20 tahun penjara. Polisi meningkatkan patroli di wilayah Tallo yang dikenal rawan tawuran serta mengimbau masyarakat melaporkan potensi konflik sejak dini.