BERITA

Polisi Amankan Dua Pelaku Penyerangan Busur Panah di Jalan Emmy Saelan

12
×

Polisi Amankan Dua Pelaku Penyerangan Busur Panah di Jalan Emmy Saelan

Sebarkan artikel ini

Makassar — Unit Resmob Polsek Rappocini, Polrestabes Makassar, berhasil menangkap dua remaja yang diduga terlibat dalam aksi penyerangan menggunakan busur panah yang sempat viral di media sosial.

Kedua pelaku masing-masing berinisial AP (16) dan SN (16). AP diamankan di Jalan Barombong, Kabupaten Gowa, sementara SN ditangkap di Jalan Manuruki 9, Makassar.

banner 970x250

Keduanya diduga terlibat dalam penyerangan yang menyebabkan seorang warga mengalami luka pada bagian leher akibat terkena anak busur panah.

Peristiwa tersebut terjadi di Jalan Emmy Saelan III, Kecamatan Rappocini, Kota Makassar.

Dalam penindakan itu, polisi juga mengamankan barang bukti berupa sepeda motor yang digunakan pelaku saat beraksi.

Panit 1 Opsnal Polsek Rappocini, IPDA Suprianto, yang memimpin penangkapan, mengungkapkan bahwa kedua remaja tersebut merupakan bagian dari kelompok geng motor yang menamakan diri “Calon Imam”.

“Dari hasil pemeriksaan sementara, para pelaku ini sering melakukan rolling di wilayah Kota Makassar dan beberapa kali terlibat aksi penyerangan secara berkelompok,” ujarnya.

Berdasarkan keterangan pelaku di hadapan polisi, aksi penyerangan dilakukan bersama sekitar 10 orang yang berboncengan menggunakan sepeda motor.

Penyerangan dipicu oleh adanya teriakan dari seseorang yang dianggap ditujukan kepada kelompok mereka saat melintas di lokasi kejadian.

“Merasa tersinggung, para pelaku kemudian melakukan penyerangan menggunakan busur panah,” tambahnya.

Saat ini, pihak kepolisian masih melakukan pengejaran terhadap pelaku lain yang terlibat dalam aksi tersebut.

Kedua remaja yang telah diamankan kini ditahan di Mapolsek Rappocini untuk menjalani proses hukum lebih lanjut.

Polisi juga mengimbau masyarakat untuk tetap menjaga keamanan dan ketertiban serta segera melaporkan kepada pihak berwajib apabila mengetahui potensi gangguan kamtibmas di lingkungannya.