BERITA

Polsek Biringkanaya Bersama Warga Tanam Cabe Dukung Program Ketahanan Pangan Nasional

138
×

Polsek Biringkanaya Bersama Warga Tanam Cabe Dukung Program Ketahanan Pangan Nasional

Sebarkan artikel ini

Makassar – Personel Polsek Biringkanaya Polrestabes Makassar bersama warga melaksanakan kegiatan gotong royong menanam bibit pohon cabe di wadah polibag, Sabtu pagi (27/9/2025).

Kegiatan ini merupakan bentuk dukungan terhadap program ketahanan pangan nasional yang dicanangkan pemerintah, sekaligus upaya kepolisian untuk lebih dekat dengan masyarakat melalui kegiatan produktif.

banner 970x250

Kapolsek Biringkanaya, AKP Andik Wahyu, mengungkapkan bahwa penanaman bibit cabe menggunakan polibag dipilih karena lebih mudah dirawat dan tidak memerlukan lahan yang luas.

“Bibit pohon cabe merah tersebut kami tanam di polibag agar pertumbuhannya lebih cepat dan praktis dalam perawatan. Harapannya bisa bermanfaat bagi masyarakat,” ujar Andik Wahyu.

Ia menambahkan, keterlibatan warga dalam kegiatan ini juga menjadi wujud kebersamaan sekaligus bentuk kepedulian Polsek Biringkanaya terhadap program pemerintah.

Melalui langkah sederhana ini, diharapkan hasil panen cabe nantinya dapat membantu memenuhi kebutuhan rumah tangga masyarakat sekaligus memperkuat kemandirian pangan di tingkat lokal.

BERITA

Seorang buruh harian lepas bernama Basir alias Cambo (42) tewas setelah terkena anak panah dalam tawuran antarwarga di Jalan Al-Markaz, Kecamatan Tallo, Makassar, pada 30 Januari 2026. Korban meninggal di lokasi akibat luka tembus di dada kiri.

Polisi menetapkan tiga pemuda berusia 18–19 tahun sebagai tersangka. Bentrokan diduga dipicu provokasi antara dua kelompok warga yang sudah lama berkonflik. Para pelaku menggunakan senjata rakitan seperti busur, ketapel, dan anak panah.

Ketiga tersangka dijerat pasal pembunuhan berencana dan kepemilikan senjata tajam ilegal dengan ancaman hukuman pidana mati, penjara seumur hidup, atau maksimal 20 tahun penjara. Polisi meningkatkan patroli di wilayah Tallo yang dikenal rawan tawuran serta mengimbau masyarakat melaporkan potensi konflik sejak dini.