BERITA

Polsek Makassar Bangun Sinergi Lewat Sambang Rutin Bhabinkamtibmas

301
×

Polsek Makassar Bangun Sinergi Lewat Sambang Rutin Bhabinkamtibmas

Sebarkan artikel ini

Makassar – Dalam upaya menjaga dan memelihara situasi kamtibmas yang aman dan kondusif, personel Bhabinkamtibmas Polsek Makassar Polrestabes Makassar terus mengintensifkan kegiatan sambang ke wilayah binaan.

Kegiatan sambang ini bertujuan untuk mempererat silaturahmi dengan warga sekaligus memberikan himbauan terkait keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), serta mendukung tugas-tugas kepolisian di tingkat kelurahan.

banner 970x250

Seperti yang dilakukan oleh Bripka Darman saat menyambangi warga di wilayah binaannya di Jalan G. Bawakaraeng, Kelurahan Maccini Gusung, Kecamatan Makassar, pada Rabu (07/05/2025). Dalam kunjungannya, ia menghimbau warga untuk tidak ragu menyampaikan informasi jika terdapat potensi gangguan kamtibmas di lingkungan mereka.

Menurut Bripka Darman, informasi sekecil apapun dari warga sangat berharga dalam membantu pihak kepolisian menjaga keamanan dan ketertiban wilayah.

“Kami berharap melalui kegiatan ini terjalin sinergitas antara Polri dan masyarakat. Informasi dari warga sangat bermanfaat bagi kami dalam menjaga dan memelihara kondusifitas wilayah,” ujar Bripka Darman.

BERITA

Seorang buruh harian lepas bernama Basir alias Cambo (42) tewas setelah terkena anak panah dalam tawuran antarwarga di Jalan Al-Markaz, Kecamatan Tallo, Makassar, pada 30 Januari 2026. Korban meninggal di lokasi akibat luka tembus di dada kiri.

Polisi menetapkan tiga pemuda berusia 18–19 tahun sebagai tersangka. Bentrokan diduga dipicu provokasi antara dua kelompok warga yang sudah lama berkonflik. Para pelaku menggunakan senjata rakitan seperti busur, ketapel, dan anak panah.

Ketiga tersangka dijerat pasal pembunuhan berencana dan kepemilikan senjata tajam ilegal dengan ancaman hukuman pidana mati, penjara seumur hidup, atau maksimal 20 tahun penjara. Polisi meningkatkan patroli di wilayah Tallo yang dikenal rawan tawuran serta mengimbau masyarakat melaporkan potensi konflik sejak dini.