BERITA

Polsek Manggala Gelar Patroli Rutin Antisipasi Gangguan Kamtibmas

184
×

Polsek Manggala Gelar Patroli Rutin Antisipasi Gangguan Kamtibmas

Sebarkan artikel ini

Makassar – Personel Polsek Manggala yang dipimpin oleh Perwira Pengawas (Pawas) Iptu Yasin Huda, bersama KSPKT Aiptu Mustafa, S.Sos., melaksanakan patroli rutin di wilayah hukum Polsek Manggala pada Sabtu (22/03/2025) dini hari.

Patroli yang dilakukan pada jam rawan ini mencakup metode mobile dan dialogis dengan menyasar sejumlah lokasi strategis, seperti SPBU, bank/ATM center, pertokoan, pasar, perkantoran, perumahan, serta kawasan yang dianggap rawan terhadap tindak kriminalitas.

banner 970x250

Di sela-sela patroli dialogis, petugas juga memberikan imbauan kepada warga, khususnya kelompok pemuda yang masih berkumpul hingga larut malam. Petugas mengingatkan mereka untuk segera membubarkan diri dan pulang ke rumah masing-masing guna mencegah potensi konflik antarkelompok maupun pengaruh negatif lainnya.

“Kami juga mengharapkan masyarakat turut berperan aktif dalam menjaga keamanan wilayah dengan segera memberikan informasi jika melihat hal-hal yang mencurigakan. Dengan kerja sama yang baik antara polisi dan masyarakat, diharapkan situasi keamanan di wilayah Manggala tetap kondusif,” ujar Iptu Yasin Huda.

BERITA

Seorang buruh harian lepas bernama Basir alias Cambo (42) tewas setelah terkena anak panah dalam tawuran antarwarga di Jalan Al-Markaz, Kecamatan Tallo, Makassar, pada 30 Januari 2026. Korban meninggal di lokasi akibat luka tembus di dada kiri.

Polisi menetapkan tiga pemuda berusia 18–19 tahun sebagai tersangka. Bentrokan diduga dipicu provokasi antara dua kelompok warga yang sudah lama berkonflik. Para pelaku menggunakan senjata rakitan seperti busur, ketapel, dan anak panah.

Ketiga tersangka dijerat pasal pembunuhan berencana dan kepemilikan senjata tajam ilegal dengan ancaman hukuman pidana mati, penjara seumur hidup, atau maksimal 20 tahun penjara. Polisi meningkatkan patroli di wilayah Tallo yang dikenal rawan tawuran serta mengimbau masyarakat melaporkan potensi konflik sejak dini.