BERITA

Polsek Tamalate Tingkatkan Patroli Harkamtibmas Pasca Idulfitri 1446 H

169
×

Polsek Tamalate Tingkatkan Patroli Harkamtibmas Pasca Idulfitri 1446 H

Sebarkan artikel ini

Makassar – Dalam rangka menciptakan situasi yang aman dan kondusif pasca Hari Raya Idulfitri 1446 H, Polsek Tamalate terus meningkatkan kegiatan patroli Harkamtibmas pada Kamis (3/4/2025).

Patroli dilakukan secara menyeluruh di sejumlah titik rawan, termasuk pusat pertokoan dan permukiman penduduk.

banner 970x250

Dalam kegiatan ini, personel kepolisian turun langsung ke lapangan untuk menyapa dan mengimbau warga agar bersama-sama menjaga situasi tetap kondusif.

Saat dikonfirmasi, Kapolsek Tamalate, Kompol Syarifuddin, S.Sos., M.H., mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya kepolisian dalam memberikan rasa aman kepada masyarakat pasca Hari Raya Idulfitri.

“Selain memastikan keamanan, kami juga mengajak masyarakat untuk lebih waspada terhadap potensi gangguan Kamtibmas, seperti pencurian, penipuan, dan tindak kriminal lainnya,” ujarnya.

Ia juga mengimbau warga untuk segera melapor jika menemukan hal-hal mencurigakan yang dapat mengganggu ketertiban umum.

“Dengan adanya patroli ini, diharapkan suasana Idulfitri dapat berlangsung dengan aman, nyaman, dan penuh kebersamaan,” pungkasnya.

BERITA

Seorang buruh harian lepas bernama Basir alias Cambo (42) tewas setelah terkena anak panah dalam tawuran antarwarga di Jalan Al-Markaz, Kecamatan Tallo, Makassar, pada 30 Januari 2026. Korban meninggal di lokasi akibat luka tembus di dada kiri.

Polisi menetapkan tiga pemuda berusia 18–19 tahun sebagai tersangka. Bentrokan diduga dipicu provokasi antara dua kelompok warga yang sudah lama berkonflik. Para pelaku menggunakan senjata rakitan seperti busur, ketapel, dan anak panah.

Ketiga tersangka dijerat pasal pembunuhan berencana dan kepemilikan senjata tajam ilegal dengan ancaman hukuman pidana mati, penjara seumur hidup, atau maksimal 20 tahun penjara. Polisi meningkatkan patroli di wilayah Tallo yang dikenal rawan tawuran serta mengimbau masyarakat melaporkan potensi konflik sejak dini.