BERITA

Safari Subuh, Kapolrestabes Makassar Tekankan Pentingnya Silaturahmi dan Kamtibmas

114
×

Safari Subuh, Kapolrestabes Makassar Tekankan Pentingnya Silaturahmi dan Kamtibmas

Sebarkan artikel ini

Makassar – Kapolrestabes Makassar, Kombes Pol Arya Perdana, S.H., S.I.K., M.Si., melaksanakan kegiatan Safari Subuh rutin bersama jajaran pejabat utama (PJU) Polrestabes Makassar di Masjid Babussalam, Jalan Borong Raya, Kelurahan Borong, Kecamatan Manggala, Kota Makassar, Senin (25/8/2025).

Turut hadir dalam kegiatan tersebut, AKBP H. Risman Sani, S.Ag (Kasat Binmas Polrestabes Makassar), Kompol Semuel To’longan, S.H., M.H., M.Si (Kapolsek Manggala), AKP Wahiduddin (Kasi Humas Polrestabes Makassar), AKP Tamsyil (Kasi Dokkes Polrestabes Makassar), sejumlah pejabat Polsek Manggala, anggota FKPM Manggala, serta tokoh masyarakat setempat.

banner 970x250

Safari Subuh diawali dengan shalat Subuh berjamaah, kemudian dilanjutkan dengan penyampaian pesan-pesan Kamtibmas oleh Kapolrestabes Makassar.

Dalam sambutannya, Kombes Pol Arya Perdana menyampaikan bahwa program Safari Subuh dan Ngopi Kamtibmas merupakan agenda rutin Polrestabes Makassar untuk mempererat silaturahmi dan komunikasi dengan masyarakat.

“Kegiatan ini bertujuan agar Polri semakin dekat dengan warga, bersilaturahmi, dan bertukar pikiran demi menjaga situasi kamtibmas tetap aman dan kondusif,” ujar Arya.

Ia menambahkan, situasi kamtibmas di wilayah hukum Polrestabes Makassar relatif aman berkat partisipasi aktif masyarakat. Namun demikian, ia juga menanggapi persoalan narkoba setelah pihaknya berhasil mengungkap peredaran 13,3 kilogram sabu-sabu.

“Bayangkan dampaknya bila narkotika sebanyak itu beredar. Penangkapan itu dapat menyelamatkan 78.000 jiwa serta menghemat biaya rehabilitasi negara hingga Rp624 miliar.Karena itu, polisi tidak bias bekerja sendiri, kami berharap masyarakat,” tegasnya.

Selain itu, Kapolrestabes juga mengingatkan para orang tua agar menjaga anak-anaknya dengan memberikan pendidikan dan akhlak yang baik di lingkungan keluarga, sehingga mampu berprestasi dan terhindar dari perilaku negatif seperti tawuran, minuman keras, maupun tindak kriminal lainnya.

Ia pun mengapresiasi prestasi putri asal Makassar, Aliyah Sakira, yang terpilih sebagai anggota Paskibraka pada upacara HUT ke-80 RI, sebagai contoh generasi muda yang patut dibanggakan.

Lanjut Kapolrestabes Makassar, pihaknya menyampaikan permohonan maaf apabila terdapat kesalahan dan kekhilafan dirinya maupun anggota dalam melaksanakan tugas kepolisian.

“Kami mohon maaf karena tidak semua polisi itu sempurna. Polisi juga manusia yang masih memiliki kekurangan dan kesalahan,” ucap Arya.

BERITA

Seorang buruh harian lepas bernama Basir alias Cambo (42) tewas setelah terkena anak panah dalam tawuran antarwarga di Jalan Al-Markaz, Kecamatan Tallo, Makassar, pada 30 Januari 2026. Korban meninggal di lokasi akibat luka tembus di dada kiri.

Polisi menetapkan tiga pemuda berusia 18–19 tahun sebagai tersangka. Bentrokan diduga dipicu provokasi antara dua kelompok warga yang sudah lama berkonflik. Para pelaku menggunakan senjata rakitan seperti busur, ketapel, dan anak panah.

Ketiga tersangka dijerat pasal pembunuhan berencana dan kepemilikan senjata tajam ilegal dengan ancaman hukuman pidana mati, penjara seumur hidup, atau maksimal 20 tahun penjara. Polisi meningkatkan patroli di wilayah Tallo yang dikenal rawan tawuran serta mengimbau masyarakat melaporkan potensi konflik sejak dini.