BERITA

Manjakan Mata, Desa Lalibo Tawarkan Wisata Gua dan Pantai Ma’obu

1783
×

Manjakan Mata, Desa Lalibo Tawarkan Wisata Gua dan Pantai Ma’obu

Sebarkan artikel ini
Ket : Salah satu wisata unggulan di Buton Tengah yang ada di Desa Lalibo

Kabupaten Buton Tengah (Buteng) merupakan salah satu daerah di Sulawesi Tenggara (Sultra) dengan panorama wisata alam yang sangat indah ,salah satunya wisata yang ada di desa Lalibo, Kecamatan Mawasangka Tengah (Minggu, 5 Mei 2024)

Selain memiliki Wisata alam yang memanjakan mata, Desa Lalibo pernah menjadi wakil Sulawesi Tenggara (Sultra) di ajang lomba desa tingkat nasional pada tahun 2018.

banner 970x250

Kekayaan alam yang ada di desa lalibo sangat beragam mulai dari Gua kars, tanjung, hingga cagar budaya peninggalan para leluhur.

“di desa ini banyak sekali potensi yang bisa di kembangkan dan lestarikan diantaranya adalah pantai maobu, gua maobu besar, gua maobu kecil, gua inoli dan benteng lalibo “, ucap Pj Kades Lalibo, Kaimuddin Kambea, S.Pd saat di jumpai di kediaman nya.

“Sehingga ini menjadi wisata unggulan yang perlu di kembang untuk kemajuan bersama, maka selalu kami berkordinasi dengan daerah dalam pengembangan potensi Wisata,” lanjutnya

Ket : Pj. Kepala Desa Lalibo, Kaimuddin Kambea, S.Pd

Pantai Maobu memiliki konsep yang jauh berbeda dengan pantai-pantai kebanyakan. Bongkahan batu krust yang mengelilingi sepanjang bibir pantai dengan air payaunya yang begitu jernih dan segar sehingga membuat unik serta memanjakan mata. 

“salah satu sudut Pantai Maobu terdapat sebuah spot permandian gua maobu kecil dan maobu besar yang jarak kurang lebih 20 meter dari pantai maobu” kata La nari, Penjaga Pantai Maobu.

Ket : Salah satu wisata unggulan di Buton Tengah yang ada di Desa Lalibo

Ia juga menyebutkan, Kurang lebih 2 kilo meter dari pantai terdapatbgua inoli yang sangat indah dan konon terluas di buteng.

” Gua inoli dapat di katakan gua terluas serta airnya segar dan jernih. Gua inoli ini sudah kunjungi penyelam dari luar negeri, hingga mereka mengatakan kedalam gua inoli ratusan meter dan mereka menemukan ada gua di dalam gua dan itu lebih indah,” pungkasnya.

Di tempat terpisah ,Sekdes (Sekertaris Desa ) Sulung Sabir mengharapkan pemerintah Daerah dapat  merealisasikan akses jalan menuju gua inoli karena hal tersebut kekayaan alam yang dapat di jadikan riset bagi wisatawan dunia.

Ket : Sekretaris Desa Lalibo, Sulung Sabir

Lanjut nya, Potensi alam  dan budaya yang ada di Desa lalibo sangat indah dan beragan maka perlu di perhatikan dan dilestarikan bersama untuk meningkatkan perekonomian Masyarakat, hingga ia menyerukan Tagline atau ajakan.

“Jika Hendak ke Buteng ( Buton Tengah ) jangan lupa ke Masteng ( Mawasangka Tengah ) kemudian singgah  di Desa Lalibo Yang Memiliki  Permandian Gua alam Yaitu MA’OBU dengan keindahan lautnya ,Bila pulang jangan lupa membawa ole- ole Kerajinan Tangan Masyarakat Lalibo Yaitu Kampurui dan Sarung Tenunannya,” Ujar Sekdes Lalibo, Sulung Sabir.

Penulis : Roy

BERITA

Seorang buruh harian lepas bernama Basir alias Cambo (42) tewas setelah terkena anak panah dalam tawuran antarwarga di Jalan Al-Markaz, Kecamatan Tallo, Makassar, pada 30 Januari 2026. Korban meninggal di lokasi akibat luka tembus di dada kiri.

Polisi menetapkan tiga pemuda berusia 18–19 tahun sebagai tersangka. Bentrokan diduga dipicu provokasi antara dua kelompok warga yang sudah lama berkonflik. Para pelaku menggunakan senjata rakitan seperti busur, ketapel, dan anak panah.

Ketiga tersangka dijerat pasal pembunuhan berencana dan kepemilikan senjata tajam ilegal dengan ancaman hukuman pidana mati, penjara seumur hidup, atau maksimal 20 tahun penjara. Polisi meningkatkan patroli di wilayah Tallo yang dikenal rawan tawuran serta mengimbau masyarakat melaporkan potensi konflik sejak dini.