BERITA

Bhabinkamtibmas Polsek Rappocini Bersama Satgas Kecamatan Gelar Kerja Bhakti di Bontomakkio

11
×

Bhabinkamtibmas Polsek Rappocini Bersama Satgas Kecamatan Gelar Kerja Bhakti di Bontomakkio

Sebarkan artikel ini

Makassar — Bhabinkamtibmas Polsek Rappocini Polrestabes Makassar terus menunjukkan kepeduliannya terhadap lingkungan dan masyarakat melalui kegiatan kerja bhakti bersama unsur pemerintah dan warga. Kegiatan tersebut dilaksanakan di Jalan Tidung 5 RW 5, Kelurahan Bontomakkio, Kecamatan Rappocini, Kota Makassar, Selasa (14/4/2026) sekitar pukul 08.00 WITA.

Dalam kegiatan ini, Bhabinkamtibmas Kelurahan Bontomakkio, Bripka Sahir, turut hadir bersama Satgas Kecamatan, lurah, serta para Ketua RT/RW se-Kelurahan Bontomakkio. Seluruh peserta tampak antusias bergotong royong membersihkan lingkungan, termasuk saluran air dan fasilitas umum.

banner 970x250

Kerja bhakti tersebut dilakukan sebagai bentuk kepedulian terhadap kebersihan lingkungan sekaligus mempererat sinergitas antara aparat pemerintah, kepolisian, dan masyarakat.

Bripka Sahir menyampaikan bahwa kegiatan ini tidak hanya bertujuan menciptakan lingkungan yang bersih dan sehat, tetapi juga memperkuat kebersamaan di tengah masyarakat.

“Kerja bhakti ini merupakan wujud kepedulian kita bersama terhadap lingkungan. Selain itu, melalui kegiatan seperti ini kita dapat mempererat kebersamaan antara warga, pemerintah, dan pihak kepolisian,” ujarnya.

Ia juga mengimbau masyarakat agar senantiasa menjaga kebersihan lingkungan dan meningkatkan rasa kepedulian sosial.

“Kami mengajak seluruh masyarakat untuk terus menjaga kebersihan lingkungan dan meningkatkan rasa kebersamaan, karena lingkungan yang bersih akan menciptakan suasana yang sehat dan nyaman,” tambahnya.

Kegiatan berlangsung dengan lancar, aman, dan penuh semangat kebersamaan. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi wujud nyata kehadiran Polri di tengah masyarakat dalam mendukung terciptanya situasi kamtibmas yang aman dan kondusif.

 

BERITA

Ngopi Kamtibmas bukan sekadar nongkrong sambil minum kopi. Kegiatan ini dirancang sebagai forum terbuka, di mana polisi mendengar aspirasi warga secara langsung. “Tujuannya jelas: menjadi wadah bagi masyarakat menyuarakan keluhan wilayah terkait keamanan dan ketertiban,” ujar salah satu panitia. Hadir puluhan tokoh masyarakat, aparat keamanan, dan sekitar 50 warga setempat, acara ini memperkuat sinergi tripihak: TNI, Polri, dan pemerintah daerah.