BERITA

Bhabinkamtibmas Polsek Tallo Berhasil Mediasi Konflik Batas Tanah di Kelurahan Tallo, Warga Sepakat Urus Sertifikat

5
×

Bhabinkamtibmas Polsek Tallo Berhasil Mediasi Konflik Batas Tanah di Kelurahan Tallo, Warga Sepakat Urus Sertifikat

Sebarkan artikel ini

Makassar, 15 April 2026 – Personel Polsek Tallo kembali menunjukkan komitmennya dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas). Pada Selasa (14/4/2025) sekitar pukul 16.00 WITA, Aipda Mansur, Bhabinkamtibmas Kelurahan Tallo, Kecamatan Tallo, Kota Makassar, sukses melakukan problem solving terhadap sengketa batas tanah dan bangunan antara dua warga, yaitu LK. AK dan Pr. TN. Insiden ini terjadi di Jalan Sultan Abdullah 2, Kelurahan Tallo.

Konflik bermula dari masalah teknis rumah tinggal. Atap rumah milik salah satu pihak, LK. AK, diduga melewati batas tanah milik Pr. TN. Akibatnya, saat hujan deras mengguyur, air mengalir deras dari atap dan jatuh langsung ke tembok rumah Pr. TN. Hal ini menyebabkan kerusakan pada dinding bangunan, memicu ketegangan antarwarga. “Kami khawatir ini bisa memicu konflik lebih besar jika tidak diselesaikan sejak dini,” ujar Pr. TN saat ditemui di lokasi.

banner 970x250

Mendapat informasi dari kedua belah pihak, Aipda Mansur dengan sigap turun tangan. Ia langsung mempertemukan LK. AK dan Pr. TN untuk dialog terbuka. Pendekatan problem solving ini mengedepankan musyawarah mufakat, sesuai dengan tugas pokok Bhabinkamtibmas dalam mendekatkan polisi ke masyarakat. “Kami ingin mencegah kejadian tidak diinginkan, seperti percekcokan atau tindak pidana. Lebih baik selesai di tingkat bawah,” jelas Aipda Mansur.

Dalam mediasi yang berlangsung khidmat, kedua pihak saling mendengar keluhan masing-masing. Mereka sepakat bahwa akar masalahnya adalah ketidakjelasan batas tanah. Akhirnya, tercapai kesepakatan damai: keduanya akan segera mengurus surat tanah resmi agar batas kepemilikan jelas dan terukur. “Kami bersyukur ada Bhabinkamtibmas seperti Aipda Mansur yang sigap. Ini solusi terbaik,” kata LK. AK, mewakili pihaknya.

Kapolsek Tallo, AKP Asfada, SE, MH, mengapresiasi kinerja jajarannya. “Langkah preventif seperti ini sangat kami dukung. Polsek Tallo terus intensifkan pendekatan kepada masyarakat dan problem solving untuk ciptakan lingkungan aman dan harmonis. Mari warga Tallo terus jaga silaturahmi,” tegasnya saat dikonfirmasi, Rabu (15/4/2026).

Kasus ini menjadi contoh sukses Polri dalam menangani sengketa perdata di tingkat RT/RW. Data Polri Sulsel mencatat, mediasi seperti ini berhasil menurunkan potensi kriminalitas hingga 30% di wilayah pinggiran kota. Warga Kelurahan Tallo pun berharap, inisiatif serupa terus digulirkan untuk isu-isu sehari-hari seperti batas tanah, sampah, atau parkir liar.

Dengan semangat “Polisi Teladan Pelayan Masyarakat”, Polsek Tallo membuktikan bahwa kehadiran polisi tak hanya saat konflik besar, tapi juga pencegahan dari akar masalah. Kejadian ini juga mengingatkan pentingnya dokumen kepemilikan tanah untuk hindari friksi antarwarga.

BERITA

Ngopi Kamtibmas bukan sekadar nongkrong sambil minum kopi. Kegiatan ini dirancang sebagai forum terbuka, di mana polisi mendengar aspirasi warga secara langsung. “Tujuannya jelas: menjadi wadah bagi masyarakat menyuarakan keluhan wilayah terkait keamanan dan ketertiban,” ujar salah satu panitia. Hadir puluhan tokoh masyarakat, aparat keamanan, dan sekitar 50 warga setempat, acara ini memperkuat sinergi tripihak: TNI, Polri, dan pemerintah daerah.