BERITA

Kapolri Bantu Pengobatan Sinta, Anak yang Sakit Tumor Kaki

468
×

Kapolri Bantu Pengobatan Sinta, Anak yang Sakit Tumor Kaki

Sebarkan artikel ini

Lensa-Rakyat.Com, Jateng – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo memberikan bantuan kepada Sinta Aulia (10), anak perempuan yang mengalami tumor kaki. Bantuan tersebut disampaikan Sigit kepasa Sinta melalui video call.

“Mbak Sinta, saya sudah dapat informasi kiriman TikTok yang dikirim dari masyarakat dan anggota saya. Apa yang mbak Sinta inginkan?,” tanya Sigit mengawali percakapannya dengan Sinta, dikutip Minggu (20/2/2022).

banner 970x250

“Pengen sembuh Bapak,” jawab Sinta dengan lirihnya.

Mendengar keinginan anak tersebut, Sigit langsung menyatakan siap mengirimkan tim dokter ke rumah Sinta di Rembang, Jawa Tengah. Sigit bahkan mengirimkan helikopter untuk membawanya ke Jakarta.

“Nanti saya kirim tim Dokter ke rumah mbak Sinta. Setelah itu,. hari ini juga saya minta untuk dibawa ke Jakarta untuk dibawa ke rumah sakit Kramat Jati. Ini saya kebetulan ada di Jawa Timur. Nanti mbak Sinta langsung diterima dokter disana,” imbuhnya.

Mantan Kapolda Banten itu berharap, Sinta dapat segera sembuh dari tumor kakinya. Sigit juga berjanji akan menemui langsung Sinta di Jakarta setelah melakukan kunjungan kerja ke beberapa wilayah terkait penanganan dan pengendalian pandemi COVID-19.

“Nanti kalau saya sudah sampai di Jakarta, saya langsung tengok mbak Sinta. Mbak Sinta bisa ditemenin keluarga. Pak Bhabinkamtibmas yang tadi menginfokan ke saya juga boleh nemenin. Mudah-mudahan mbak Sinta cepat baik di sana. Selalu semangat,” ucap eks Kabareskrim Polri itu.

Usai menyapa Sinta, Sigit juga berinteraksi dengan ibu dari Sinta. Kedua orang tua Sinta ikut mendampingi pengobatan anaknya di DKI Jakarta.

“Nanti ibunya sama bapaknya boleh nganterin ya. Nanti dijemput anggota saya tim dokter dibawa ke Jakarta. Semangat ya. Mudah-mudahan bisa baik. Ditunggu dan sampai ketemu di Jakarta,” tutup Sigit. (Red )

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

BERITA

Ngopi Kamtibmas bukan sekadar nongkrong sambil minum kopi. Kegiatan ini dirancang sebagai forum terbuka, di mana polisi mendengar aspirasi warga secara langsung. “Tujuannya jelas: menjadi wadah bagi masyarakat menyuarakan keluhan wilayah terkait keamanan dan ketertiban,” ujar salah satu panitia. Hadir puluhan tokoh masyarakat, aparat keamanan, dan sekitar 50 warga setempat, acara ini memperkuat sinergi tripihak: TNI, Polri, dan pemerintah daerah.