Bupati Muna Barat Apresiasi Karya Buku Anak Daerah “Transformasi Wacana di Era Distrupsi”

- Penulis

Selasa, 12 Mei 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ket : Rasmin Jaya ( Penulis  Buku Transformasi Wacana di Era Distrups) Bersama Bupati Muna Barat,  La Ode Darwin ( Kanan).

Ket : Rasmin Jaya ( Penulis Buku Transformasi Wacana di Era Distrups) Bersama Bupati Muna Barat, La Ode Darwin ( Kanan).

Muna Barat,lensa-rakyat.com || Bupati Muna Barat La Ode Darwin apresiasi terobosan karya buku Rasmin Jaya pemuda desa Maperaha yang berjudul “Transformasi dan Wacana di Era Disrupsi”,
‎
‎Hal tersebut di sampaikan pada saat Rasmin Jaya menyerahkan hasil karyanya kepada Bupati Muna Barat, La Ode Darwin bertempat di kantornya pada 11 Mei 2026.
‎
‎”Saya sangatkey⁸ bangga ada anak daerah yang berinovasi lewat karya apa lagi sampai menulis dan menciptakan sebuah buku. Ini bisa menjadi inspirasi untuk generasi muda sekaligus menjadi rekomendasi gagasan untuk pembangunan menuju Liwu Mokesa,” Tegasnya.
‎
‎Ia juga sangat mendukung dan mendorong penguatan Sumber Daya Manusia (SDM) melalui gerakan literasi, membaca, diskusi dan menulis agar generasi muda tidak hanya menjadi penonton tetapi juga bisa berkontribusi nyata untuk masyarakat bagi pembangunan daerah yang di cita-citakan.
‎
‎”Mengharapkan pembangunan daerah dan kesejahteraan masyarakat yang terus berkesinambungan perlu ada keterlibatan aktif semua pihak dan kolaborasi agar Liwu Mokesa bisa kita wujudkan bersama,” Harapnya.
‎
‎Dalam kesempatan tersebut, Rasmin Jaya  penulis buku “Transformasi dan Wacana di Era Distrupsi” bahwa pemerintah memiliki peran krusial dan strategis dalam membangun budaya literasi. Peran tersebut mencakup penyusunan kebijakan dan regulasi yang mendukung penguatan literasi dan pengembangan perpustakaan, hingga memperbanyak bahan bacaan.
‎
‎”Saya sangat menyambut baik apresiasi dan dukungan dari Bupati Muna Barat yang mendorong kita terus berkarya dan menciptakan terobosan agar bisa bermanfaat untuk daerah dan masyarakat,” Tegasnya..
‎
‎Menurut Rasmin Jaya , pemerintah daerah memiliki peran strategis sebagai fasilitator dan dinamisator dalam pengentasan buta aksara serta peningkatan budaya literasi masyarakat. Ia berharap pengembangan literasi, termasuk literasi digital, terus diperkuat guna menekan penyebaran informasi palsu atau hoaks di tengah masyarakat.
‎
‎“Penguatan literasi dan gerakan gemar membaca harus menjadi perhatian bersama. Ini penting untuk mengurangi kemiskinan, meningkatkan kualitas SDM, serta mendorong daya saing generasi muda” tegasnya.
‎
‎Ia mengingatkan bahwa derasnya arus informasi di era digital membawa dampak negatif jika tidak disikapi dengan bijak. Oleh karena itu, masyarakat dituntut untuk lebih cerdas dalam memilah informasi agar tidak mudah terpengaruh isu yang tidak bertanggung jawab.
‎
‎Ia mengaku, karya tersebut lahir dari pergulatan pemikiran terhadap berbagai dinamika sosial, politik, dan demokrasi yang berkembang di ruang publik serta menjadi rekomendasi gagasan untuk pembangunan daerah bagi para pemangku kepentingan.
‎
‎Menurutnya, kemajuan teknologi informasi di era disrupsi menghadirkan tantangan tersendiri, khususnya bagi mahasiswa dan masyarakat. Tanpa diimbangi budaya literasi yang kuat, teknologi justru berpotensi memicu penyebaran hoaks, perundungan, hingga isu sara.
‎
‎Namun di sisi lain, teknologi juga membuka peluang untuk meningkatkan kualitas diskursus publik melalui penyebaran pengetahuan dan informasi yang lebih luas.
‎
‎Rasmin menilai, budaya membaca, berdiskusi, menulis, dan beraksi merupakan fondasi penting dalam membentuk masyarakat yang produktif dan beradab.
‎
‎“Kalau ingin mengetahui dunia, maka membacalah. Kalau ingin dikenal, maka menulislah,” ungkapnya.
‎
‎Ia menambahkan, menulis bukan sekadar soal popularitas, melainkan proses merangkum ide, gagasan, dan pikiran yang dapat memengaruhi publik. Menulis juga, menurutnya, dapat menjadi sarana refleksi sekaligus mengurangi tekanan pikiran.
‎
‎Lebih lanjut, Rasmin menegaskan bahwa siapa pun memiliki kesempatan yang sama untuk menulis, baik secara otodidak maupun melalui proses pembelajaran formal. Ia bahkan menyebut bahwa menulis di media massa terbuka bagi semua kalangan.
‎
‎”Seorang penulis harus memiliki sikap terbuka, terus belajar, serta peka terhadap dinamika sosial di sekitarnya. Publikasi, menurutnya, menjadi bagian penting dalam mendistribusikan gagasan sekaligus mendapatkan umpan balik dari masyarakat.
‎
‎Ia menggambarkan buku yang ditulisnya sebagai refleksi atas berbagai persoalan fundamental yang dihadapi bangsa, mulai dari politik, pendidikan, sosial, hingga demokrasi. Buku tersebut disusun dengan bahasa yang ringan agar dapat diakses oleh berbagai kalangan masyarakat.
‎
‎“Buku adalah jendela dunia sekaligus laboratorium peradaban. Mahasiswa harus memperkuat budaya membaca dan menulis dengan pikiran kritis, progresif, dan kreatif,” tuturnya.
‎
‎Ia pun mengingatkan bahwa degradasi budaya literasi di kalangan mahasiswa dapat menjadi ancaman serius bagi masa depan bangsa, mengingat mahasiswa merupakan calon pemimpin di masa mendatang.
‎
‎Red

Baca Juga:  Remaja 15 Tahun yang Hilang di Takalar Ditemukan Meninggal dalam Parit

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel lensa-rakyat.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bhabinkamtibmas Tidung Edukasi Pelajar Bahaya Narkoba dan Bullying
Kabur ke Polewali Mandar, Penikam Ojol di Makassar Dibekuk Polisi
Bidhumas Polda Sulsel Gelar Rakernis T.A. 2026, Perkuat Komunikasi Publik dan Manajemen Media
Kapolda Sulsel Pimpin Upacara Peringatan Hari Kesaktian Pancasila
Ciptakan Rasa Aman, Polsek Tallo Patroli Sejumlah Wilayah hingga Larut Malam
Ribuan Warga Bone Ikuti Tradisi Manre Ri Bone di Tanah Bangkalae
Pimpin Upacara Hari Kesaktian Pancasila, Kapolrestabes Makassar Teguhkan Komitmen Jaga Persatuan
SMA Kemala Taruna Bhayangkara Buka Penerimaan Siswa Baru, Tawarkan Beasiswa Pendidikan 100 Persen
Berita ini 11 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 1 Oktober 2026 - 08:56 WITA

Bhabinkamtibmas Tidung Edukasi Pelajar Bahaya Narkoba dan Bullying

Kamis, 1 Oktober 2026 - 08:46 WITA

Kabur ke Polewali Mandar, Penikam Ojol di Makassar Dibekuk Polisi

Kamis, 1 Oktober 2026 - 06:06 WITA

Bidhumas Polda Sulsel Gelar Rakernis T.A. 2026, Perkuat Komunikasi Publik dan Manajemen Media

Kamis, 1 Oktober 2026 - 05:41 WITA

Kapolda Sulsel Pimpin Upacara Peringatan Hari Kesaktian Pancasila

Kamis, 1 Oktober 2026 - 05:24 WITA

Ciptakan Rasa Aman, Polsek Tallo Patroli Sejumlah Wilayah hingga Larut Malam

Berita Terbaru