Makassar, 05 Oktober 2026.
Universitas Sawerigading (UNSA) Makassar kembali menjalin kerja sama dengan Penerbit Bukuloka Jakarta dalam rangka memperkuat ekosistem akademik dan mendukung terwujudnya program Kampus Berdampak melalui peningkatan kualitas serta produktivitas publikasi ilmiah dosen.
Kerja sama tersebut dilaksanakan di Gedung Universitas Sawerigading (UNSA) Makassar, Senin (5/10/2026), dengan fokus pada pengembangan dan publikasi karya ilmiah, mulai dari buku referensi, buku ajar, monograf, artikel pada jurnal nasional terindeks Sinta hingga publikasi pada jurnal internasional bereputasi yang terindeks Scopus.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Dalam kerja sama tersebut, UNSA Makassar dan Penerbit Bukuloka Jakarta menyepakati sejumlah ruang lingkup kegiatan yang diharapkan dapat memberikan dukungan nyata bagi dosen dalam meningkatkan kompetensi dan produktivitas akademiknya.
Adapun ruang lingkup kerja sama meliputi penerbitan buku, pelaksanaan workshop, sosialisasi, pelatihan dan asistensi penulisan buku ajar, buku referensi dan monograf, serta evaluasi terhadap karya yang dihasilkan.
Selain itu, kerja sama juga mencakup pendampingan dan penerbitan karya ilmiah dalam bentuk artikel jurnal nasional maupun internasional, serta pengelolaan dan pengembangan jurnal ilmiah berbasis Open Journal System (OJS).
Kegiatan penandatanganan dan penguatan kerja sama tersebut dihadiri Rektor Universitas Sawerigading Makassar, Prof. Dr. A. Melantik Rompegading, S.H., M.H., Wakil Rektor III UNSA Makassar Bidang Kemahasiswaan, Alumni dan Kerja Sama, Dr. Adi Sumandiyar, S.Sos., M.Si., serta Direktur Bukuloka, Erwan, S.T., yang dalam kesempatan tersebut diwakili oleh Firmansyah.
Rektor UNSA Makassar, Prof. Dr. A. Melantik Rompegading, menegaskan optimismenya terhadap implementasi kerja sama tersebut. Menurutnya, kolaborasi dengan Penerbit Bukuloka diharapkan tidak berhenti pada penerbitan karya ilmiah semata, tetapi mampu memberikan dampak terhadap peningkatan kualitas akademik dan reputasi perguruan tinggi.
Ia berharap kerja sama tersebut dapat mendorong lahirnya lebih banyak karya ilmiah berkualitas yang bersumber dari hasil penelitian dan pengabdian kepada masyarakat yang dilakukan sivitas akademika UNSA.
“Implementasi kerja sama ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas dan dampak ilmiah melalui hasil riset kolaboratif yang dilakukan oleh dosen, sekaligus memperluas jaringan akademik dan meningkatkan produktivitas publikasi,” demikian harapan Rektor UNSA.
Menurutnya, peningkatan produktivitas publikasi menjadi salah satu bagian penting dalam penguatan budaya akademik di lingkungan perguruan tinggi. Karya-karya dosen diharapkan tidak hanya menjadi dokumen akademik, tetapi juga dapat memberikan manfaat dan kontribusi bagi masyarakat serta perkembangan ilmu pengetahuan.
Melalui kerja sama ini, UNSA Makassar menargetkan peningkatan jumlah dan kualitas publikasi dosen yang dapat dipublikasikan dalam berbagai bentuk, antara lain buku referensi, buku ajar, monograf, jurnal nasional terindeks Sinta, hingga jurnal internasional terindeks Scopus.
Kerja sama dengan Penerbit Bukuloka juga diharapkan menjadi ruang bagi dosen UNSA untuk memperoleh pendampingan yang lebih terarah dalam proses penulisan, penyuntingan, penerbitan, hingga pengembangan artikel ilmiah untuk jurnal nasional dan internasional.
Di sisi lain, pengembangan jurnal berbasis Open Journal System (OJS) diharapkan dapat memperkuat tata kelola jurnal ilmiah di lingkungan UNSA sehingga mampu memenuhi standar pengelolaan jurnal yang semakin kompetitif dan berorientasi pada peningkatan kualitas serta indeksasi.
Kolaborasi antara UNSA Makassar dan Bukuloka Jakarta ini sekaligus menjadi bagian dari upaya perguruan tinggi dalam memperluas jejaring kerja sama dengan berbagai pihak. Dengan sinergi tersebut, UNSA diharapkan semakin mampu menghasilkan karya akademik yang memiliki nilai manfaat, daya saing, serta dampak yang lebih luas.
Melalui implementasi program secara berkelanjutan, kerja sama ini diharapkan dapat memperkuat budaya menulis dan meneliti di kalangan dosen UNSA, sekaligus mendukung peningkatan reputasi akademik universitas melalui publikasi ilmiah yang berkualitas dan terukur. (Rizal Salim)

























