Makassar – Tiga Pilar Kelurahan Bakung bersama Ketua RW dan RT setempat melaksanakan mediasi terhadap dua kelompok anak muda, yakni kelompok Pondok Asri 2 dan kelompok Kompleks Cacat Veteran, menyusul adanya perselisihan yang dipicu saling ejek melalui media sosial, Kamis 29/10/2026.
Perselisihan tersebut sempat memunculkan niat kelompok anak muda Pondok Asri 2 untuk menyerang kelompok di Kompleks Cacat Veteran. Namun, kedua kelompok tidak bertemu secara langsung sehingga bentrokan dapat dihindari.
Sebagai langkah antisipasi agar persoalan tidak berkembang menjadi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), Tiga Pilar Kelurahan Bakung bersama Ketua RW dan RT setempat mengambil inisiatif menggelar pertemuan dan mediasi di Kantor Lurah Bakung dengan menghadirkan orang tua atau wali dari masing-masing kelompok.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Mediasi tersebut bertujuan menyelesaikan persoalan secara kekeluargaan, membangun komunikasi antarkelompok, serta memberikan pemahaman kepada para anak muda agar tidak mudah terprovokasi oleh persoalan di media sosial.
Kapolsek Biringkanaya, Kompol Setiawan A. Malik, S.I.K., mengapresiasi langkah mediasi yang dilakukan Tiga Pilar Kelurahan Bakung bersama unsur masyarakat dan orang tua.
“Kami mengimbau para anak muda agar lebih bijak dalam menggunakan media sosial dan tidak mudah terpancing oleh ejekan atau provokasi yang dapat memicu konflik. Setiap persoalan hendaknya diselesaikan melalui komunikasi dan musyawarah, bukan dengan tindakan kekerasan,” ujar Kapolsek.
Ia juga menekankan pentingnya peran orang tua dalam mengawasi pergaulan anak-anak serta memberikan pemahaman tentang dampak negatif perselisihan yang dapat berujung pada tindakan melanggar hukum.
Melalui mediasi ini, diharapkan kedua kelompok dapat menyelesaikan persoalan secara damai dan tidak mengulangi tindakan yang berpotensi mengganggu kamtibmas di wilayah hukum Polsek Biringkanaya.

























