Dituding Tidak Sesuai Prosedur, Ini Kata Kapolsek Tallo

- Penulis

Rabu, 21 Mei 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LENSA-RAKYAT.COM, MAKASSAR | – Kepolisian Sektor (Polsek) Tallo Kompol H. Syamsuardi S.Sos, M.H. memberikan klarifikasi resmi terkait sejumlah tudingan yang disampaikan oleh YN, mantan karyawati PT Karya Migas Prima, dalam proses hukum yang tengah dijalaninya. YN sebelumnya dilaporkan oleh pihak manajemen perusahaan atas dugaan penggelapan dana perusahaan yang ditaksir mencapai Rp1 miliar.

Melalui sejumlah media, YN menyampaikan beberapa tudingan terhadap proses penanganan kasusnya oleh Polsek Tallo. Di antaranya, ia mengaku diperiksa secara intensif selama hampir 48 jam tanpa surat penahanan resmi, mengalami tekanan verbal dan psikologis untuk mengakui perbuatan, serta diminta menyanggupi pembayaran kerugian sebelum ada proses pembuktian di pengadilan.

Menanggapi hal tersebut, Kapolsek Tallo, dalam pernyataan resminya, membantah seluruh tuduhan yang dilontarkan oleh YN. Ia menegaskan bahwa seluruh proses pemanggilan dan pemeriksaan telah dilakukan sesuai dengan prosedur hukum yang berlaku.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Semua tudingan yang disampaikan oleh Saudari YN, di antaranya terkait proses pemanggilan dan penahanan, adalah tidak benar. Pemeriksaan dilakukan sesuai prosedur. Tidak ada pemaksaan untuk mengakui perbuatan, apalagi permintaan pengembalian dana tanpa melalui proses hukum. Semua itu harus dapat dibuktikan secara hukum,” jelas Kapolsek.

Baca Juga:  GPII Apresiasi Penangguhan Penahanan Mahasiswi ITB dalam Kasus Meme

Kompol H. Syamsuardi S.Sos, M.H. juga menyampaikan bahwa YN memiliki hak konstitusional untuk menempuh upaya hukum jika merasa dirugikan selama proses penanganan perkara berlangsung.

“Jika Saudari YN merasa dirugikan, kami persilakan untuk menempuh jalur hukum. Itu merupakan haknya sebagai warga negara. Kami menjalankan tugas sesuai dengan standar operasional prosedur (SOP) yang berlaku,” tambahnya.

Lebih lanjut, Kapolsek mengungkapkan bahwa dalam proses pemeriksaan sebelumnya, YN sempat mengakui telah menggunakan dana milik perusahaan, meski menyatakan nilainya tidak sebesar hasil audit internal perusahaan. Ia bahkan menyatakan kesediaannya untuk mengembalikan dana tersebut secara bertahap sesuai dengan kemampuannya.

“Saudari YN pernah mengakui kepada kami bahwa dirinya menggunakan dana perusahaan, hanya saja menurutnya jumlahnya tidak sebesar hasil audit perusahaan. Ia juga menyatakan akan mengembalikan dana tersebut secara diangsur,” ungkap Kapolsek.

Pihak Polsek Tallo menyatakan tetap menghormati hak YN dan keluarganya untuk melaporkan dugaan pelanggaran ke Divisi Propam atau Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas). Namun, mereka menegaskan bahwa proses hukum yang dilakukan telah sesuai aturan dan tetap menjunjung tinggi asas keadilan.

(Red/Bang Ali)

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel lensa-rakyat.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Satuan Lalu Lintas Polres Jeneponto Bagikan Helm SNI, Kasat Lantas : Wujud Perhatian Polantas Terhadap Keselamatan Berlalu Lintas.
Kapolrestabes Makassar Ajak Remaja Makmurkan Masjid, Upaya Tekan Kriminalitas Lewat Safari Subuh
Personel Polsek Rappocini Siaga Hingga Dini Hari, Antisipasi Kriminalitas Jalanan
Pesta Ballo Hingga Dini Hari Dibubarkan Polisi, 13 Remaja di Makassar Diamankan
Seminar Kebangsaan PGK di Makassar Perkuat Persatuan dan Semangat Nasionalisme
Nuansa Adat dan Haru Warnai Pisah Sambut Dandim 1409/Gowa di Makodim
Polres Jeneponto Gelar Sunat Massal Modern Premium Gratis Menyambut Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026
Tak Kapok Masuk Penjara, Residivis Kembali Gasak Emas Orang Tua hingga Rp75 Juta
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 8 Juni 2026 - 13:56 WITA

Satuan Lalu Lintas Polres Jeneponto Bagikan Helm SNI, Kasat Lantas : Wujud Perhatian Polantas Terhadap Keselamatan Berlalu Lintas.

Senin, 8 Juni 2026 - 06:54 WITA

Kapolrestabes Makassar Ajak Remaja Makmurkan Masjid, Upaya Tekan Kriminalitas Lewat Safari Subuh

Minggu, 7 Juni 2026 - 07:00 WITA

Personel Polsek Rappocini Siaga Hingga Dini Hari, Antisipasi Kriminalitas Jalanan

Sabtu, 6 Juni 2026 - 12:56 WITA

Seminar Kebangsaan PGK di Makassar Perkuat Persatuan dan Semangat Nasionalisme

Sabtu, 6 Juni 2026 - 09:58 WITA

Nuansa Adat dan Haru Warnai Pisah Sambut Dandim 1409/Gowa di Makodim

Berita Terbaru

Di era media sosial, kecepatan menyebarkan informasi sering kali mengalahkan kepedulian untuk memahami dan merasakan kondisi sesama.

OPINI

Ketika Empati Kalah Cepat dari Viral

Senin, 8 Jun 2026 - 05:51 WITA