MAKASSAR – Kapolsek Ujung Pandang bersama personel melaksanakan sosialisasi pendaftaran atau penerimaan siswa SMA Kemala Taruna Bhayangkara di SMP Advent, Jalan Arif Rate, Kelurahan Losari, Kecamatan Ujung Pandang, Kota Makassar, Rabu (21/10/2026).
Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Kapolsek Ujung Pandang, Kompol H. Syamsuardi, S.Sos., M.H., didampingi panit dan Bhabinkamtibmas Polsek Ujung Pandang.
Sosialisasi ini bertujuan memberikan informasi kepada pihak sekolah dan para siswa mengenai kesempatan melanjutkan pendidikan di SMA Kemala Taruna Bhayangkara, sekaligus mendorong generasi muda agar lebih mengenal pilihan pendidikan yang dapat mendukung pengembangan potensi, kedisiplinan, dan karakter.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Kapolsek Ujung Pandang, Kompol H. Syamsuardi, S.Sos., M.H., mengatakan bahwa sosialisasi pendidikan merupakan salah satu bentuk kepedulian Polri terhadap masa depan generasi muda.
“Melalui kegiatan ini, kami ingin membantu menyebarluaskan informasi mengenai penerimaan siswa SMA Kemala Taruna Bhayangkara agar dapat diketahui oleh para pelajar. Kami berharap informasi ini menjadi motivasi bagi generasi muda untuk terus belajar, mengembangkan potensi diri, serta mempersiapkan masa depan dengan sebaik-baiknya,” ujar Kapolsek.
Ia juga menekankan pentingnya peran orang tua, guru, dan lingkungan dalam mendukung pendidikan anak-anak sebagai generasi penerus bangsa.
“Pendidikan merupakan salah satu kunci untuk membangun masa depan yang lebih baik. Kami mengajak para siswa untuk terus semangat belajar, menjaga kedisiplinan, menghormati guru dan orang tua, serta berani meraih cita-cita,” tambahnya.
Diketahui, SMA Kemala Taruna Bhayangkara (KTB) hadir sebagai sekolah menengah atas unggulan berasrama yang memberikan kesempatan kepada generasi muda Indonesia untuk mendapatkan pendidikan berkualitas melalui program beasiswa 100 persen.
SMA Kemala Taruna Bhayangkara memadukan Kurikulum Nasional dengan International Baccalaureate Diploma Programme (IB DP) yang diterapkan pada kelas 11 dan 12. Konsep pendidikan tersebut dirancang untuk membekali siswa dengan pengetahuan, keterampilan, karakter, serta wawasan global.
Selama masa pendidikan, seluruh siswa akan tinggal di asrama modern selama tiga tahun. Selain kegiatan akademik, para siswa mendapatkan pembinaan kepemimpinan, pengabdian kepada masyarakat, pembentukan karakter, serta penanaman nilai-nilai kebhayangkaraan.

























