?>
?>

Keributan di Jalan Antang Raya Makassar, Pemuda Ngaku Anggota Diamankan Polisi

- Penulis

Minggu, 3 Mei 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Makassar — Polsek Manggala Polrestabes Makassar merespons cepat keributan yang berujung penganiayaan di Jalan Antang Raya, tepatnya di depan Pekuburan Lomo Ri Antan, Kelurahan Antang, Kecamatan Manggala, Sabtu malam (2/5/2026) sekitar pukul 20.15 WITA.

Peristiwa tersebut langsung ditindaklanjuti oleh piket fungsi Polsek Manggala yang dipimpin Pawas AIPTU Agus dengan mendatangi lokasi kejadian setelah menerima laporan dari masyarakat.

Insiden bermula saat korban, seorang buruh harian berinisial AGB (47), warga Jalan Borong Raya, berpapasan dengan terduga pelaku berinisial MAS (22), seorang mahasiswa asal Baebunta, Kabupaten Luwu Utara, yang sama-sama mengendarai sepeda motor. Saat korban hendak berbelok ke kanan, terjadi senggolan yang memicu adu mulut di antara keduanya.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam pertikaian tersebut, terduga pelaku diduga melayangkan pukulan ke arah wajah korban sebanyak dua kali. Setelah itu, pelaku sempat mengucapkan kalimat “saya anggota” sebelum melarikan diri ke arah Jalan Borong Raya.

Baca Juga:  Tim Resmob Polsek Tallo Gerak Cepat Amankan Diduga Pelaku Kekerasan Anak di Bawah Umur

Korban yang tidak terima kemudian melakukan pengejaran hingga pelaku ditemukan saat arus lalu lintas dalam kondisi macet. Warga sekitar kemudian mengamankan pelaku untuk mencegah amukan massa.

Akibat kejadian tersebut, korban mengalami luka robek pada bagian kelopak mata sebelah kiri. Personel kepolisian yang tiba di lokasi segera mengamankan situasi, membawa terduga pelaku beserta satu unit sepeda motor ke Mapolsek Manggala, serta mengarahkan korban untuk membuat laporan resmi.

Namun, setelah kedua belah pihak dipertemukan di Polsek Manggala dan dilakukan mediasi, keduanya sepakat menyelesaikan permasalahan secara kekeluargaan. Korban pun menyatakan tidak bersedia membuat laporan polisi.

Saat dikonfirmasi, Kapolsek Manggala Kompol Semuel To’longan, S.H., M.H., M.Si., membenarkan adanya kejadian tersebut dan menegaskan komitmen pihak kepolisian dalam menjaga keamanan wilayah.

“Setiap persoalan yang berpotensi mengganggu keamanan dan ketertiban masyarakat akan kami tangani secara cepat. Hal ini sebagai bentuk komitmen kami dalam menjaga situasi wilayah tetap aman dan kondusif,” tegasnya.

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel lensa-rakyat.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bhabinkamtibmas Desa Turatea Lakukan Sambang, Ajak Remaja Jauhi Pergaulan Bebas
Penangkapan Terduga Pelaku Pencurian oleh Tim Pegasus Resmob Polres Jeneponto
Wakapolda Sulsel Resmikan Jembatan di Dusun Bulu, Wujud Nyata Polri Hadir Berikan Manfaat bagi Masyarakat
Kapolri: 895 Jembatan Merah Putih Presisi Berikan Manfaat bagi 2 Juta Masyarakat
Jaga Kamtibmas Bersama, Kapolsek Bontoala Rangkul Warga Lewat Ngopi Kamtibmas
Satlantas Polrestabes Makassar Bagikan Bendera Merah Putih Gratis Semarakkan HUT Kemerdekaan RI Ke-81
Polrestabes Makassar Raih Predikat Pelayanan Prima A dari Kapolri
Wakapolda Sulsel Pimpin Rakor Perencanaan dan Penganggaran Polda Sulsel Tahun 2026, Dorong Program Kerja Tepat Sasaran
?>
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 13 Agustus 2026 - 15:37 WITA

Bhabinkamtibmas Desa Turatea Lakukan Sambang, Ajak Remaja Jauhi Pergaulan Bebas

Kamis, 13 Agustus 2026 - 15:32 WITA

Penangkapan Terduga Pelaku Pencurian oleh Tim Pegasus Resmob Polres Jeneponto

Kamis, 13 Agustus 2026 - 14:52 WITA

Wakapolda Sulsel Resmikan Jembatan di Dusun Bulu, Wujud Nyata Polri Hadir Berikan Manfaat bagi Masyarakat

Kamis, 13 Agustus 2026 - 06:22 WITA

Kapolri: 895 Jembatan Merah Putih Presisi Berikan Manfaat bagi 2 Juta Masyarakat

Rabu, 12 Agustus 2026 - 09:36 WITA

Jaga Kamtibmas Bersama, Kapolsek Bontoala Rangkul Warga Lewat Ngopi Kamtibmas

Berita Terbaru

?>