Penerimaan Siswa Baru di Makassar, Saatnya Pemerintah Bertindak

- Penulis

Jumat, 4 Juli 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LENSA-RAKYAT.COM, MAKASSAR | Penerimaan Peserta Didik Baru  tingkat Sekolah Menengah Pertama (SMP) di Kota Makassar kembali menyita perhatian publik. Setiap tahunnya, ribuan calon siswa berkompetisi memperebutkan kursi di sekolah-sekolah negeri, namun daya tampung yang tersedia ternyata jauh dari memadai. Ketimpangan ini menyebabkan banyak anak harus tersingkir dari sekolah-sekolah pilihan, bahkan terancam tidak mendapatkan sekolah sama sekali.

Penampakan SMP Negeri 22 Makassar Overload Calon Peserta Didik

Masalah utama terletak pada tidak seimbangnya antara jumlah calon peserta didik dengan kapasitas sekolah negeri yang ada. Kota Makassar sebagai kota besar  yang terus berkembang memerlukan infrastruktur pendidikan yang memadai, seiring pertumbuhan penduduk yang pesat. Namun sayangnya, pembangunan unit sekolah baru (USB) tidak berjalan seiring dengan peningkatan kebutuhan tersebut.

Pemerintah Kota Makassar, bersama DPRD, semestinya tidak tinggal diam. Evaluasi terhadap daya tampung sekolah harus menjadi prioritas. Fakta di lapangan menunjukkan perlunya pembangunan sekolah baru di wilayah-wilayah padat penduduk atau kawasan permukiman baru. Ini bukan semata persoalan teknis, melainkan persoalan hak dasar warga negara sebagaimana dijamin dalam Undang-Undang Dasar 1945, khususnya Pasal 31 tentang hak atas pendidikan.

Tak hanya itu, praktik-praktik percaloan atau dugaan jual beli kursi yang kerap mencuat setiap musim Penerimaan Peserta Didik Baru dapat diminimalisir jika daya tampung sekolah negeri mencukupi. Ketika ruang belajar terbatas, maka celah penyalahgunaan kewenangan semakin terbuka lebar. Keadilan dalam akses pendidikan hanya bisa diwujudkan bila pemerintah memastikan tidak ada anak yang tertinggal karena kendala kuota.

Langkah ini juga sejalan dengan visi besar Presiden Prabowo Subianto yang mengedepankan pemerataan akses pendidikan sebagai salah satu prioritas utama pemerintahannya. Kesejahteraan bangsa dimulai dari pendidikan yang merata dan berkualitas. Maka, sudah saatnya Pemkot Makassar berani membuat lompatan strategis dengan menambah jumlah sekolah negeri dan meningkatkan kualitas fasilitas pendidikan yang sudah ada.

Pendidikan adalah tanggung jawab negara. Maka, mari kita kawal bersama agar pemerintah daerah tidak sekadar melihat angka dalam statistik, tetapi melihat wajah-wajah anak bangsa yang berharap dapat menuntut ilmu tanpa harus tersingkir dari sistem.

( Bang Ali )

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel lensa-rakyat.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bhabinkamtibmas Tidung Edukasi Pelajar Bahaya Narkoba dan Bullying
Kabur ke Polewali Mandar, Penikam Ojol di Makassar Dibekuk Polisi
Bidhumas Polda Sulsel Gelar Rakernis T.A. 2026, Perkuat Komunikasi Publik dan Manajemen Media
Kapolda Sulsel Pimpin Upacara Peringatan Hari Kesaktian Pancasila
Ciptakan Rasa Aman, Polsek Tallo Patroli Sejumlah Wilayah hingga Larut Malam
Ribuan Warga Bone Ikuti Tradisi Manre Ri Bone di Tanah Bangkalae
Pimpin Upacara Hari Kesaktian Pancasila, Kapolrestabes Makassar Teguhkan Komitmen Jaga Persatuan
SMA Kemala Taruna Bhayangkara Buka Penerimaan Siswa Baru, Tawarkan Beasiswa Pendidikan 100 Persen
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 1 Oktober 2026 - 08:56 WITA

Bhabinkamtibmas Tidung Edukasi Pelajar Bahaya Narkoba dan Bullying

Kamis, 1 Oktober 2026 - 08:46 WITA

Kabur ke Polewali Mandar, Penikam Ojol di Makassar Dibekuk Polisi

Kamis, 1 Oktober 2026 - 06:06 WITA

Bidhumas Polda Sulsel Gelar Rakernis T.A. 2026, Perkuat Komunikasi Publik dan Manajemen Media

Kamis, 1 Oktober 2026 - 05:41 WITA

Kapolda Sulsel Pimpin Upacara Peringatan Hari Kesaktian Pancasila

Kamis, 1 Oktober 2026 - 05:24 WITA

Ciptakan Rasa Aman, Polsek Tallo Patroli Sejumlah Wilayah hingga Larut Malam

Berita Terbaru