Polemik Penunjukan Sekretaris Dinas Kesehatan Mubar Sebagai KPA Menjadi ‘Bola Liar

- Penulis

Selasa, 9 April 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketgam: Ketua Bidang Partisipasi Pembangunan Daerah HMI Cabang Raha. (Istimewa).

Ketgam: Ketua Bidang Partisipasi Pembangunan Daerah HMI Cabang Raha. (Istimewa).

MUNA BARAT, Lensa-rakyat.com ll Polemik penunjukan Sekretaris Dinas Kesehatan Kabupaten Muna Barat (Mubar), Provinsi Sulawesi Tenggara  (Sultra) sebagai Kuasa Pengguna Anggaran (KPA) di instansi tersebut masih terus bergulir. Kali ini, cuitan muncul dari Ketua Bidang Partisipasi Pembanguna Daerah (Kabid PPD) Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Raha, Selasa, (9/4/2024).

HMI mengkritisi pengakuan Kadis Kesehatan Mubar, La Ode Mahajaya yang menyebut dirinya merasa terbantu atas penunjukan sekretarisnya sebagai KPA, sebab beban kerja bisa terbagi sehingga ia dapat fokus menjalankan program yang telah direncanakan seperti diberitakan di salah satu media online beberapa waktu lalu. Menurutnya, pengakuan tersebut diduga kuat dilatarbelakangi oleh rasa takut dan tidak adanya kuasa untuk melawan intimidasi dari Pj Bupati Muna Barat, La Ode Butolo dalam pengangkatan Sekretaris Dinas Kesehatan sebagai KPA.

“Kami menduga kuat bahwa pengakuan Kadis Kesehatan tersebut karena merasa takut dan tak punya kuasa melawan intimidasi dari Pj Bupati Muna Barat,” kata Kabid PPD HMI Cabang Raha, Ikmal kepada media ini.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurut dia pengakuan tersebut terkesan dipaksakan dan tidak sesuai dengan sikap awal Mahajaya yang sebelumnya merasa keberatan karena sudah tidak mengelola anggaran lagi. 

“Penunjukan Sekretaris Dinas sebagai KPA dinilai telah melanggar aturan yang berlaku, mengingat seharusnya Kadis lah yang memiliki kewenangan penuh dalam mengelola anggaran di instansinya. Pengakuan kadis sebelumnya juga menunjukan bahwa dirinya merasa keberatan karena kewenangannya diambilalih oleh sekertarisnya,” terang Ikmal

Baca Juga:  Polres Jeneponto berikan pelayanan terhadap masyarakat di pagi hari.

Lebih lanjut, dia juga menyoroti harapan La Ode Mahajaya agar masalah tersebut tidak dibesar-besarkan sebagai upaya untuk meredam pemberitaan yang dapat membeberkan kebobrokan sistem tata kelola pemerintahan di lingkup Pemerintah Daerah (Pemda) Mubar. Padahal kata dia, masalah utamanya menyangkut penyalahgunaan wewenang dan intervensi yang berpotensi merugikan kepentingan publik.

” Kepentingan publik sedang ‘dikebiri’ dalam kasus ini. Oleh karena itu, kami mendesak agar transparansi dan akuntabilitas penyelenggaraan pemerintahan di Mubar dapat segera ditegakkan kembali. Penyalahgunaan wewenang dan intervensi jelas berpotensi akan merugikan publik. Jangan sampai ini adalah upaya untuk mencekal informasi yang dapat membeberkan kebobrokan sistem tata kelola pemerintahan di lingkup Pemda Mubar, ” tegasnya.

Pihaknya berharap agar transparansi dan akuntabilitas penyelenggaraan pemerintahan di Muna Barat dapat terwujud demi kepentingan masyarakat.

“Kami mengimbau agar media online dapat terus memberitakan permasalahan ini secara objektif dan mengawal proses penyelesaiannya sesuai koridor hukum dan peraturan yang berlaku. Semoga dengan mencuatnya kasus ini dapat menjadi pemicu agar transparansi dan akuntabilitas penyelenggaraan pemerintahan di Muna Barat dapat terwujud, sehingga pelayanan masyarakat menjadi lebih merata,” pungkasnya.

Penulis : Ahlun

Editor : Roy

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel lensa-rakyat.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Satuan Lalu Lintas Polres Jeneponto Bagikan Helm SNI, Kasat Lantas : Wujud Perhatian Polantas Terhadap Keselamatan Berlalu Lintas.
Kapolrestabes Makassar Ajak Remaja Makmurkan Masjid, Upaya Tekan Kriminalitas Lewat Safari Subuh
Personel Polsek Rappocini Siaga Hingga Dini Hari, Antisipasi Kriminalitas Jalanan
Pesta Ballo Hingga Dini Hari Dibubarkan Polisi, 13 Remaja di Makassar Diamankan
Seminar Kebangsaan PGK di Makassar Perkuat Persatuan dan Semangat Nasionalisme
Nuansa Adat dan Haru Warnai Pisah Sambut Dandim 1409/Gowa di Makodim
Polres Jeneponto Gelar Sunat Massal Modern Premium Gratis Menyambut Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026
Tak Kapok Masuk Penjara, Residivis Kembali Gasak Emas Orang Tua hingga Rp75 Juta
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 8 Juni 2026 - 13:56 WITA

Satuan Lalu Lintas Polres Jeneponto Bagikan Helm SNI, Kasat Lantas : Wujud Perhatian Polantas Terhadap Keselamatan Berlalu Lintas.

Senin, 8 Juni 2026 - 06:54 WITA

Kapolrestabes Makassar Ajak Remaja Makmurkan Masjid, Upaya Tekan Kriminalitas Lewat Safari Subuh

Minggu, 7 Juni 2026 - 07:00 WITA

Personel Polsek Rappocini Siaga Hingga Dini Hari, Antisipasi Kriminalitas Jalanan

Sabtu, 6 Juni 2026 - 12:56 WITA

Seminar Kebangsaan PGK di Makassar Perkuat Persatuan dan Semangat Nasionalisme

Sabtu, 6 Juni 2026 - 09:58 WITA

Nuansa Adat dan Haru Warnai Pisah Sambut Dandim 1409/Gowa di Makodim

Berita Terbaru

Di era media sosial, kecepatan menyebarkan informasi sering kali mengalahkan kepedulian untuk memahami dan merasakan kondisi sesama.

OPINI

Ketika Empati Kalah Cepat dari Viral

Senin, 8 Jun 2026 - 05:51 WITA