Muna Barat,Lensa-rakyat.com || Pemerintah Kabupaten Muna Barat menggelar Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Germas) di Lapangan Sidamangura, Kecamatan Kusambi, Sabtu (25/7/2026), sebagai salah satu rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-12 Kabupaten Muna Barat. Kegiatan tersebut diikuti ribuan warga dari berbagai desa yang memadati lokasi sejak pagi.
Dalam kegiatan itu, pemerintah daerah menyediakan beragam layanan kesehatan bagi masyarakat. Mulai dari senam bersama, pemeriksaan kesehatan tanpa biaya, sunat massal gratis, hingga pembagian ratusan kupon undian berhadiah.
Pantauan di lapangan menunjukkan tingginya antusiasme masyarakat. Sejak pagi, warga berdatangan untuk memanfaatkan layanan kesehatan sekaligus mengikuti rangkaian kegiatan yang telah disiapkan.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Bupati Muna Barat, La Ode Darwin, mengatakan sektor kesehatan menjadi salah satu fokus utama pembangunan di daerah yang dipimpinnya. Menurutnya, masyarakat yang sehat merupakan modal dasar dalam menciptakan sumber daya manusia yang berkualitas, produktif, dan mampu bersaing.
“Kami meyakini bahwa masyarakat yang sehat merupakan pondasi lahirnya sumber daya manusia yang cerdas, produktif, dan berdaya saing,” ujar Darwin.
Ia menilai keberhasilan pembangunan tidak hanya dilihat dari banyaknya infrastruktur yang dibangun, tetapi juga dari meningkatnya kualitas hidup masyarakat, termasuk derajat kesehatannya. Karena itu, pemerintah daerah terus berupaya memperluas akses layanan kesehatan, meningkatkan kualitas pelayanan, memperkuat tenaga kesehatan, serta mengedepankan upaya promotif dan preventif.
Menurut Darwin, langkah tersebut merupakan bagian dari implementasi visi pembangunan Muna Barat, yakni ‘Liwu Mokesa’, Tumbuh Sehat, Kereen, yang menitikberatkan pada pelayanan publik berkualitas dan peningkatan kualitas sumber daya manusia.
“Visi ini mencerminkan tekad kita untuk mewujudkan daerah yang maju dengan pelayanan publik yang berkualitas, masyarakat yang sehat di setiap tahap kehidupan, serta sumber daya manusia yang cerdas, produktif, berkarakter, dan berdaya saing,” katanya.
Ia menjelaskan, saat ini Pemerintah Kabupaten Muna Barat tengah menjalankan empat program prioritas di bidang kesehatan, yakni pelayanan Unit Gawat Darurat (UGD) selama 24 jam, program dokter keliling, penempatan satu bidan dan satu perawat di setiap desa, serta Program Muna Barat Sehat.
Keempat program tersebut, lanjut Darwin, dirancang agar masyarakat memperoleh layanan kesehatan yang lebih mudah dijangkau, merata, dan memiliki kualitas yang semakin baik.
Selain memperkuat pelayanan di tingkat puskesmas, pemerintah daerah juga terus meningkatkan kapasitas layanan rujukan melalui Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kabupaten Muna Barat. Saat ini, rumah sakit tersebut telah didukung sejumlah dokter spesialis sehingga masyarakat tidak lagi harus keluar daerah untuk mendapatkan pelayanan medis tertentu.
“Alhamdulillah, saat ini masyarakat telah dilayani oleh berbagai dokter spesialis sehingga pelayanan kesehatan semakin lengkap dan mudah diakses tanpa harus ke luar daerah,” ungkapnya.
Sebagai upaya meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan di masa mendatang, Pemkab Muna Barat juga sedang membangun Rumah Sakit Public Health Teaching Center (PHTC). Fasilitas tersebut diproyeksikan menjadi rumah sakit yang lebih representatif untuk memperkuat layanan rujukan sekaligus meningkatkan mutu pelayanan kesehatan bagi masyarakat.
Pada kesempatan yang sama, pemerintah daerah juga melaksanakan program sunat massal gratis. Sebanyak 315 anak telah terdaftar dan dipastikan akan mengikuti pelayanan tersebut. Sementara lebih dari 200 calon peserta tambahan akan dijadwalkan pada pelaksanaan berikutnya, baik sebelum maupun setelah peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia pada 17 Agustus mendatang.
“Antusiasme masyarakat terhadap sunat massal ini sangat luar biasa. Semua peserta yang sudah terdaftar akan kami layani, sedangkan pendaftar tambahan akan dijadwalkan pada kegiatan berikutnya,” jelas Darwin.
Ia menambahkan, layanan kesehatan gratis seperti yang dilaksanakan melalui Germas akan terus digelar secara berkala setiap tiga bulan sebagai bentuk komitmen pemerintah daerah dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat.
Berdasarkan data yang diterimanya, lebih dari 250 warga memanfaatkan fasilitas pemeriksaan kesehatan gratis selama kegiatan berlangsung.
Melalui pelaksanaan Germas ini, Pemerintah Kabupaten Muna Barat berharap layanan kesehatan semakin dekat dengan masyarakat serta mampu mendorong budaya hidup sehat hingga ke tingkat desa dan kecamatan.
Alun






















