Lensa Rakyat.com– MAKASSAR – Situasi keamanan di Jalan Kakaktua 2, Kecamatan Mamajang, Kota Makassar, kembali memanas setelah bentrokan antarkelompok pecah pada Kamis (5/11/2026) malam.

Insiden tersebut bahkan menyebabkan Kapolsek Mamajang, AKP Tri Husada Wahyu Andromeda, S.T., mengalami luka akibat terkena anak panah busur.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Peristiwa yang berlangsung sekitar pukul 23.45 WITA itu terjadi ketika aparat kepolisian berada di lokasi untuk meredam ketegangan dan mencegah aksi saling serang semakin meluas.
Namun, dalam proses pengamanan tersebut, Kapolsek Mamajang justru menjadi korban. Anak panah busur dilaporkan mengenai bagian betis kanan perwira polisi tersebut. Seorang warga juga dilaporkan mengalami dampak dari bentrokan itu.
Kejadian ini memperlihatkan tingginya risiko yang dihadapi aparat ketika berusaha menghentikan konflik terbuka di tengah masyarakat.
Penggunaan anak panah busur dalam bentrokan juga menjadi ancaman serius bagi keselamatan warga yang berada di sekitar lokasi.
Insiden tersebut diharapkan menjadi perhatian serius aparat penegak hukum. Penyelidikan perlu dilakukan untuk mengungkap pemicu bentrokan, mengidentifikasi pihak-pihak yang terlibat, serta memastikan pertanggungjawaban hukum terhadap pelaku kekerasan.
Masyarakat sekitar juga diharapkan tidak mengambil tindakan sendiri ataupun terprovokasi oleh pihak-pihak yang berupaya memperkeruh keadaan.
Situasi keamanan di wilayah Mamajang kini menjadi perhatian, menyusul kembali terjadinya bentrokan yang tidak hanya merugikan masyarakat, tetapi juga menyebabkan aparat kepolisian yang bertugas melakukan pengamanan turut menjadi korban.
Red

























