Tawuran Ratusan Geng Motor di Panakkukang Makassar, Polisi Amankan Bom Molotov dan Samurai

- Penulis

Minggu, 10 Mei 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Makassar – Jajaran Polrestabes Makassar mengungkap kasus tawuran yang diduga melibatkan kelompok geng motor di Jalan Inspeksi Kanal, Kelurahan Tamamaung, Kecamatan Panakkukang, Kota Makassar, Sabtu dini hari (9/5/2026) sekitar pukul 02.20 WITA.

Dalam konferensi pers yang digelar di Aula Mappaoddang Polrestabes Makassar, Kasi Humas Polrestabes Makassar Kompol Wahiduddin bersama Kapolsek Panakkukang Kompol Hj. Ema Ratna AR dan Kapolsek Rappocini Kompol Ismail menjelaskan kronologi kejadian tersebut.

Kompol Wahiduddin mengatakan, pihak kepolisian menerima laporan masyarakat terkait adanya aksi tawuran yang melibatkan sekitar 200 orang menggunakan sepeda motor.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Setelah menerima laporan dari masyarakat terkait tawuran yang melibatkan kurang lebih 200 orang menggunakan sepeda motor, personel Polsek Panakkukang bersama Tim Trisula Polrestabes Makassar langsung turun ke lokasi untuk membubarkan aksi tersebut,” ujarnya.

Dalam penindakan tersebut, polisi berhasil mengamankan tujuh orang di lokasi kejadian yakni inisial H(17), F(20), F(15), FHM(16), S(16), FR(18), S(14). Sementara pelaku tawuran lainnya melarikan diri saat petugas datang melakukan pembubaran.

Baca Juga:  Polrestabes Makassar Gelar KRYD, Gencar Sasar Geng Motor dan 3C

Selain mengamankan sejumlah terduga pelaku, polisi juga menemukan beberapa barang bukti di sekitar lokasi kejadian. Namun barang bukti tersebut tidak ditemukan langsung dari tangan pelaku.

“Barang bukti ditemukan saat petugas melakukan penyisiran di sekitar TKP. Diduga barang-barang tersebut dibuang oleh para pelaku saat melarikan diri,” jelasnya.

Sejumlah barang bukti yang diamankan berupa 1 (satu) bom molotov, 3 (tiga) ketapel alat pelontar busur, 4 (empat) anak panah busur, 1 (satu) badik, 3 (tiga) parang panjang, 1 (satu) samurai, serta 22 (dua puluh dua) unit sepeda motor.

Saat ini, ketujuh orang yang diamankan masih menjalani pemeriksaan intensif di Polsek Panakkukang guna dilakukan pendalaman lebih lanjut terkait keterlibatan mereka dalam aksi tawuran tersebut. Polisi juga menyebut tidak adak korban jiwa dalam aksi tawuran tersebut.

Polisi juga masih melakukan pengembangan untuk mengidentifikasi pelaku lain yang terlibat dalam aksi tawuran yang meresahkan masyarakat tersebut.

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel lensa-rakyat.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Muh. Maulana Ali Syahputra Reses Masa Sidang III Serap Aspirasi Warga Mandonga – Puuwatu
Kapolsek Manggala Hadiri Penetapan Ketua FKPM, Kuatkan Sinergi Wujudkan Kamtibmas yang Kondusif
Pelaku Curanmor Dibekuk Tim Opsnal Polsek Rappocini, Motor Korban Ditemukan
Kantor Inspektorat Muna Barat Sepi Saat Jam Kerja, Muncul Dugaan Pelanggaran Disiplin Pegawai
Ngopi Kamtibmas di Rappocini, Polrestabes Makassar Perkuat Sinergi dengan Warga Jaga Keamanan Lingkungan
Safari Subuh di Mannuruki, Kapolrestabes Makassar Ajak Warga Perkuat Sinergi Jaga Kamtibmas
Kapolrestabes Makassar Terima Tim Penelitian STIK Lemdiklat Polri Bahas Disaster Policing
Silaturahmi Kapolrestabes Makassar dan Dandim 1408/Makassar Perkuat Sinergi Jaga Kondusivitas Kota
Berita ini 15 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 18 Juli 2026 - 06:48 WITA

Muh. Maulana Ali Syahputra Reses Masa Sidang III Serap Aspirasi Warga Mandonga – Puuwatu

Sabtu, 18 Juli 2026 - 04:45 WITA

Kapolsek Manggala Hadiri Penetapan Ketua FKPM, Kuatkan Sinergi Wujudkan Kamtibmas yang Kondusif

Sabtu, 18 Juli 2026 - 01:19 WITA

Pelaku Curanmor Dibekuk Tim Opsnal Polsek Rappocini, Motor Korban Ditemukan

Jumat, 17 Juli 2026 - 07:13 WITA

Kantor Inspektorat Muna Barat Sepi Saat Jam Kerja, Muncul Dugaan Pelanggaran Disiplin Pegawai

Jumat, 17 Juli 2026 - 06:49 WITA

Ngopi Kamtibmas di Rappocini, Polrestabes Makassar Perkuat Sinergi dengan Warga Jaga Keamanan Lingkungan

Berita Terbaru