Viral RW Aniaya Anak SD di Gowa, Berujung Kekeluargaan

- Penulis

Jumat, 9 Agustus 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lensa-Rakyat.com || Gowa. Viral di media sosial, berita tentang empat anak Sekolah Dasar (SD) di Kelurahan Benteng Somba Opu, Kecamatan Barombong Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan yang menjadi korban pemukulan oleh seorang Ketua Rukun Warga (RW) setempat, Jum’at (09/08/2024).

Kejadian ini menimbulkan kekhawatiran di masyarakat, mengingat laporan awal orang tua korban kepada polisi sempat ditolak.

Kasubsi PIDM Humas Polres Gowa IPDA Udin Sibadu, S.H saat dikonfirmasi menjelaskan, bahwa Insiden tersebut terjadi pada Rabu, 7 Agustus 2024 sekitar jam 14.00 Wita saat keempat anak itu bermain di dekat mobil milik tamu kepala lingkungan 1 Garassi Benteng Somba Opu.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Saat itu Ketua RW 03 Caranggi yang juga sedang berada di rumah kepala lingkungan, menegur anak-anak karena merasa mobil tamunya digores, karna tidak diindahkan lalu mengejar hingga emosi kemudian menampar anak-anak tersebut satu per satu.

Kejadian ini dilaporkan oleh orang tua korban di SPKT Polres Gowa, melalui Piket Reskrim untuk didalami permasalahannya namun setelah diberi pemahaman oleh personel yang bertugas melayani pengaduan masyarakat kemudian para ibu korban memilih saran untuk dimediasi dikantor Kelurahan Benteng Somba Opu.

Baca Juga:  Ketua DPC LSM GANN Pinrang Mengucapkan Dirgahayu Bhayangkara Ke -75

Sehingga pada hari Kamis, tanggal 8 Agustus 2024, sekitar pukul 16.30 WITA, digelar pertemuan problem solving di Caranggi, kantor Kelurahan Benteng Somba Opu.

“Pertemuan ini dihadiri oleh kedua belah pihak dan sejumlah aparat kelurahan antara lain Lurah Benteng Somba Opu, Kepala Lingkungan Garassi, Ketua LPM Benteng Somba Opu, Bhabinkamtibmas dan Kanit Binmas Polsek Barombong Polres Gowa,”ungkap IPDA udin.

Dalam pertemuan tersebut, permasalahan ini diselesaikan secara kekeluargaan. Kedua belah pihak sepakat untuk berdamai tanpa melanjutkan masalah ini ke jalur hukum.

Langkah penyelesaian masalah secara kekeluargaan ini diharapkan dapat meredakan ketegangan di masyarakat dan menjadikan pelajaran bagi semua pihak untuk menyelesaikan konflik dengan cara yang bijak. Tutup. **

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel lensa-rakyat.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kantor Inspektorat Muna Barat Sepi Saat Jam Kerja, Muncul Dugaan Pelanggaran Disiplin Pegawai
Ngopi Kamtibmas di Rappocini, Polrestabes Makassar Perkuat Sinergi dengan Warga Jaga Keamanan Lingkungan
Safari Subuh di Mannuruki, Kapolrestabes Makassar Ajak Warga Perkuat Sinergi Jaga Kamtibmas
Kapolrestabes Makassar Terima Tim Penelitian STIK Lemdiklat Polri Bahas Disaster Policing
Silaturahmi Kapolrestabes Makassar dan Dandim 1408/Makassar Perkuat Sinergi Jaga Kondusivitas Kota
Kapolrestabes Makassar Serap Aspirasi Warga Melalui Ngopi Kamtibmas di Laikang
Kapolrestabes Ajak Peran Aktif Orang Tua di Lakkang
Kemenag Muna Barat Lampaui Target, 1.292 Peserta Ikuti Gerakan Nasional Pengukuran Arah Kiblat
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 17 Juli 2026 - 07:13 WITA

Kantor Inspektorat Muna Barat Sepi Saat Jam Kerja, Muncul Dugaan Pelanggaran Disiplin Pegawai

Jumat, 17 Juli 2026 - 06:49 WITA

Ngopi Kamtibmas di Rappocini, Polrestabes Makassar Perkuat Sinergi dengan Warga Jaga Keamanan Lingkungan

Jumat, 17 Juli 2026 - 06:24 WITA

Safari Subuh di Mannuruki, Kapolrestabes Makassar Ajak Warga Perkuat Sinergi Jaga Kamtibmas

Kamis, 16 Juli 2026 - 12:26 WITA

Kapolrestabes Makassar Terima Tim Penelitian STIK Lemdiklat Polri Bahas Disaster Policing

Kamis, 16 Juli 2026 - 06:28 WITA

Kapolrestabes Makassar Serap Aspirasi Warga Melalui Ngopi Kamtibmas di Laikang

Berita Terbaru