Afifuddin : Alumni SKPP Harus Membumikan Pengawasan

- Penulis

Senin, 23 Agustus 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LENSA-RAKYAT.COM,BULUKUMBA |     Badan Pengawas Pemilu Republik Indonesia (Bawaslu RI) menggelar Sekolah Kader Pengawasan Partisipatif (SKPP) selama tiga hari di Kabupaten Bulukumba, Sabtu-Senin 21-23 Agustus 2021.

Kegiatan ini diikuti sejumlah Pemuda yang telah lolos seleksi dari tiga Kabupaten, yakni Kabupaten Gowa, Kabupaten Jeneponto dan Kabupaten Bulukumba, yang juga merupakan zona IV pelaksanaan SKPP di Sulsel.

Pimpinan Bawaslu RI Mochammad Afifuddin hadir dalam pembukaan kegiatan tersebut memberi motifasi dan menyampaikan kepada peserta SKPP untuk ikut membumikan pengawasan kepada masyarakat.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“SKPP ini dilakukan agar nilai pengawasan dapat terpatri dalam diri generasi muda, sehingga kedepan semakin banyak yang tergerak untuk melakukan pengawasan di tengah masyarakat,” ungkapnya. Minggu (22/8/2021).

Afifuddin juga berharap kepada peserta SKPP untuk menjadi pionir dalam mengawasi Pemilu, dan bekerjasama dengan semua pihak dan bermitra dengan Bawaslu dalam mensukseskan pemilu.

Ia juga berharap tiga isu utama yang dihadapi saat ini dapat menjadi perhatian khusus peserta SKPP yakni, politik uang, berita hoax dan politisasi SARA.

Baca Juga:  Gandeng Muhammadiyah, Kapolri: Sangat Membantu Percepatan Vaksinasi

“Terselenggaranya SKPP ini diharapkan dapat melahirkan alumni yang dapat menjadi mata, telinga Bawaslu yang akan lantang berteriak menolak politik uang, melawan berita-berita bohong, dan  menolak politisasi SARA,” harapnya.

Pimpinan Bawaslu Sulsel, Kordiv Pengawasan, Amrayadi yang ikut mendampingi Afifuddin mengungkapkan SKPP merupakan salah satu dari sekian program pengembangan pengawasan partisipatif. Iapun menyampaikan semakin banyak elemen yang dilibatkan, akan membuat semakin kuat pencegahan potensi pelanggaran.

“Semangat pengawasan partisipatif sebagai upaya pelibatan masyarakat dalam mengedukasi, menyadarkan dan menyebarluaskan kesadaran berpolitik yang sehat dan berintegtitas,” jelasnya.

Kegiatan tersebut juga dihadiri Bupati Bulukumba Andi Muchtar Ali Yusuf, Penggiat Kepemiliuan nasional, Wahidah Suaib, Ketua Bawaslu Sulsel, L Arumahi, Anggota Bawaslu sulsel lainnya Saiful Jihad, tak ketinggalan sejumlah komisioner Bawaslu kabupaten di Sulsel.

Laporan  : Harianto

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel lensa-rakyat.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Satuan Lalu Lintas Polres Jeneponto Bagikan Helm SNI, Kasat Lantas : Wujud Perhatian Polantas Terhadap Keselamatan Berlalu Lintas.
Kapolrestabes Makassar Ajak Remaja Makmurkan Masjid, Upaya Tekan Kriminalitas Lewat Safari Subuh
Personel Polsek Rappocini Siaga Hingga Dini Hari, Antisipasi Kriminalitas Jalanan
Pesta Ballo Hingga Dini Hari Dibubarkan Polisi, 13 Remaja di Makassar Diamankan
Seminar Kebangsaan PGK di Makassar Perkuat Persatuan dan Semangat Nasionalisme
Nuansa Adat dan Haru Warnai Pisah Sambut Dandim 1409/Gowa di Makodim
Polres Jeneponto Gelar Sunat Massal Modern Premium Gratis Menyambut Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026
Tak Kapok Masuk Penjara, Residivis Kembali Gasak Emas Orang Tua hingga Rp75 Juta
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 8 Juni 2026 - 13:56 WITA

Satuan Lalu Lintas Polres Jeneponto Bagikan Helm SNI, Kasat Lantas : Wujud Perhatian Polantas Terhadap Keselamatan Berlalu Lintas.

Senin, 8 Juni 2026 - 06:54 WITA

Kapolrestabes Makassar Ajak Remaja Makmurkan Masjid, Upaya Tekan Kriminalitas Lewat Safari Subuh

Minggu, 7 Juni 2026 - 07:00 WITA

Personel Polsek Rappocini Siaga Hingga Dini Hari, Antisipasi Kriminalitas Jalanan

Sabtu, 6 Juni 2026 - 12:56 WITA

Seminar Kebangsaan PGK di Makassar Perkuat Persatuan dan Semangat Nasionalisme

Sabtu, 6 Juni 2026 - 09:58 WITA

Nuansa Adat dan Haru Warnai Pisah Sambut Dandim 1409/Gowa di Makodim

Berita Terbaru

Di era media sosial, kecepatan menyebarkan informasi sering kali mengalahkan kepedulian untuk memahami dan merasakan kondisi sesama.

OPINI

Ketika Empati Kalah Cepat dari Viral

Senin, 8 Jun 2026 - 05:51 WITA