Anggota DPRD Sulawesi Tenggara, Hj. Wa Ode Siti Nurlaela Kunjungi Ponpes Nurun Nahdalatain NWDI Raha Dalam Rangka Sosialisasi Perda No.4 Tahun 2018

- Penulis

Selasa, 7 Mei 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ket: Hj.Wa Ode Siti Nurlaela , Ustadz/Ustadza beserta Santri/Santriwati Ponpes Nurun Nadhlatain NWDI Raha

Ket: Hj.Wa Ode Siti Nurlaela , Ustadz/Ustadza beserta Santri/Santriwati Ponpes Nurun Nadhlatain NWDI Raha

MUNA,Lensa-rakyat.com || Anggota DPRD Provinsi Sulawesi Tenggara, Hj Wa Ode Siti Nurlaela kunjungi Pondok Pesantren Nurun Nahdlatain NWDI Raha, Kabupaten Muna, Provinsi Sulawesi Tenggara (Senin, 6 Mei 2024).

Kunjungan Anggota DPRD Provinsi Sulawesi Tenggara tersebut guna untuk melakukan kegiatan Sosialisasi Peraturan Daerah no.4 tahun 2018 Tentang perlindungan dan anak korban kekerasan di Sulawesi tenggara.

Hj. Wa Ode Nurlaela mengakatakan kekerasan terhadap anak sangat berpengaruh terhadap tumbuh kembangannya regenerasi untuk mencapai cita-citanya.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Hal ini memang sering kali terjadi kekerasan perempuan dan anak pada lingkungan domestik atau keluarga kadang juga orang terdekat kita,”Pungkasnya

Ket : Hj. Wa Ode Siti Nurlaela Di hadapan Santri/Santriwati Ponpes Nurun Nahdlatain NWDI Raha

Anggota DPRD Provinsi Sulawesi Tenggara Fraksi Partai Golkar tersebut menambahkan Bahwa Dengan Adanya undang – undang Peraturan Daerah no.4 tahun 2018 dapat membantu para korban kekerasan pada perempuan dan anak.

” Bentuk kebijakan pemerintahan terhadap kekerasan pada anak dan perempuan maka di buatlah undang undang sebagai sarana pengaduan,” kata Hj. Wa Ode Siti Nurlaela , Anggota DPRD Prov.Sultra Fraksi Partai GolkarSelain itu

Baca Juga:  Ketua DPR: Cegah dan Hapus Segala Bentuk Kekerasan Terhadap Perempuan

Juli Marlian selaku pembawa materi pada sosialisasi tersebut menyebutkan bahwa di Kabupaten Muna darurat Kekerasan Terhadap anak dan perempuan.

“Di lansir dari pernyataan kepala rutan Raha Bahwa Hampir 80% tanahan rutan merupakan kasus kekerasan terhadap perempuan,” bebernya

Di tempat yang Sama Kepala Pondok Pesantren Nurun Nadhalatain NWDI Raha , Muhammad Azwar Mengucapkan apresiasi kepada Ibu Hj. Wa Ode Siti Nurlaela dan Rombongan guna melakukan sosialisasi.

“Kami mengucapkan terimakasih atas kunjungan nya semoga ini bisa memberikan kita keberkahan dan bernilai ibadah,” ujarnya

Selain itu ia mengingatkan bahwa kekerasan terhadap perempuan bukanlah hal yang di contohkan oleh Rasulullah.

“Adanya perempuan maka kita ada, kata Rasulullah jangan sesekali keras pada ibumu (perempuan),”ucap ustadz.Muhammad Azwar Kepala Ponpes Nurun Nadhlatain NWDI Raha.

Penulis : Roy

Editor : La Ode Sari

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel lensa-rakyat.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pelaku Penikaman Saudara di Kel. Kalukuang Ditangkap Polsek Tallo
Satuan Lalu Lintas Polres Jeneponto Bagikan Helm SNI, Kasat Lantas : Wujud Perhatian Polantas Terhadap Keselamatan Berlalu Lintas.
Kapolrestabes Makassar Ajak Remaja Makmurkan Masjid, Upaya Tekan Kriminalitas Lewat Safari Subuh
Personel Polsek Rappocini Siaga Hingga Dini Hari, Antisipasi Kriminalitas Jalanan
Pesta Ballo Hingga Dini Hari Dibubarkan Polisi, 13 Remaja di Makassar Diamankan
Seminar Kebangsaan PGK di Makassar Perkuat Persatuan dan Semangat Nasionalisme
Nuansa Adat dan Haru Warnai Pisah Sambut Dandim 1409/Gowa di Makodim
Polres Jeneponto Gelar Sunat Massal Modern Premium Gratis Menyambut Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 9 Juni 2026 - 02:18 WITA

Pelaku Penikaman Saudara di Kel. Kalukuang Ditangkap Polsek Tallo

Senin, 8 Juni 2026 - 13:56 WITA

Satuan Lalu Lintas Polres Jeneponto Bagikan Helm SNI, Kasat Lantas : Wujud Perhatian Polantas Terhadap Keselamatan Berlalu Lintas.

Senin, 8 Juni 2026 - 06:54 WITA

Kapolrestabes Makassar Ajak Remaja Makmurkan Masjid, Upaya Tekan Kriminalitas Lewat Safari Subuh

Minggu, 7 Juni 2026 - 06:04 WITA

Pesta Ballo Hingga Dini Hari Dibubarkan Polisi, 13 Remaja di Makassar Diamankan

Sabtu, 6 Juni 2026 - 12:56 WITA

Seminar Kebangsaan PGK di Makassar Perkuat Persatuan dan Semangat Nasionalisme

Berita Terbaru

Di era media sosial, kecepatan menyebarkan informasi sering kali mengalahkan kepedulian untuk memahami dan merasakan kondisi sesama.

OPINI

Ketika Empati Kalah Cepat dari Viral

Senin, 8 Jun 2026 - 05:51 WITA