Berbahasa Jawa, Puan Maharani Dengar Aspirasi Petani di Sleman

- Penulis

Jumat, 12 November 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LENSA-RAKYAT.COM, SLEMAN – Rintik hujan di area persawahan Desa Sendangmulyo, Kecamatan Minggir, Kabupaten Sleman, Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), tak menyurutkan langkah Ketua DPR RI Dr. (H.C.) Puan Maharani untuk menanam padi bersama para petani perempuan. Di area sawah seluas enam hektar itu, Puan turut serta berdialog, mendengar aspirasi petani soal keluh kesahnya selama ini, dengan tutur kata Bahasa Jawa.

Piro nek panen (berapa banyak kalau panen?), dijual neng endi (dijual ke mana?),” tanya Puan sambil mengenakan caping kepada para petani didampingi Wakil Bupati Sleman Danang Maharsa, Kamis (11/11/2021). Puan hadir ke tengah masyarakat petani, untuk mendengar apa saja kebutuhan dan permasalahan yang ada di Desa Sendangmulyo. Mulai dari saat menanam padi, musim panen, hingga proses pasca panen yaitu penjualan ke pihak mana saja.

“Kali ini saya hadir dengan fokus menanam padi, biarkan rakyat nanti yang memanen. Selama ini orang banyak fokus pada panennya. Padahal proses sebelum bisa panen itu panjang dan dimulai dengan kita menanam,” ucap Puan sembari menikmati kacang dan ubi rebus yang masih hangat bersama petani setempat.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Para petani pun menjawab pertanyaan Puan dengan antusias. Mereka mengemukakan soal sejumlah kendala yang dihadapi para petani selama ini, termasuk soal pupuk dan jalur distribusi saat panen. Seorang petani bernama Tusiran menyampaikan berbagai keluhan yang dihadapi para petani di Sendangmulyo. Mulai dari harga gabah yang rendah hingga sering telatnya distribusi pupuk subsidi, termasuk harganya yang cukup tinggi.

“Mudah-mudahan dengan Bu Puan datang ke sini, dapat memberi semangat petani-petani di Sendangmulyo. Karena kebanyakan petani sekarang yang tua-tua. Semoga dengan ibu datang, ada petani dari generasi muda yang akan menjadi penerus kami,” terang Tusiran.

Baca Juga:  Polda Sulsel Gelar Patroli Skala Besar untuk Ciptakan Situasi Kondusif di Kota Makassar

“Kami harap pemerintah supaya memperhatikan petani-petani. Patokan harga gabah itu berapa, karena petani juga banyak enggak tahu. Kami juga mengharapkan agar jalan tani diperbaiki karena kalau musim hujan jalannya rusak, bawa gabah pakai motor atau mobil sering terpeleset,” tambah Tusiran.

Petani pun mengharapkan ada saluran induk air sebab ketika musim kemarau, air untuk mengairi sawah tidak lancar. Kepada Wabup, Puan meminta agar harapan petani bisa segera direalisasikan. “Setiap tahun kami bertahap ini nanti akan kita selesaikan,” jawab Wabup Danang.

Kepada Kades Sendangmulyo Budi Susanto, Puan juga menanyakan terkait kemungkinan dana desa dapat digunakan untuk membangun infrastruktur pertanian. Kades Budi mengatakan saat ini dana desa belum bisa digunakan untuk membantu pembangunan pertanian karena anggaran difokuskan untuk bantuan langsung Covid-19 kepada masyarakat. “Sebelum Covid, dana desa untuk apa?” tanya Puan.

“Untuk bansos ke masyarakat, pembangunan jalan-jalan kampung. Kami juga buat shelter,” jawab Kades Budi. Di akhir kegiatan, Puan memberikan bantuan bagi kelompok Pertanian Sendangmulyo. Mulai dari  20 hand tractor, 20 pompa air, 1.000 bibit dan 100 paket sembako bagi para petani setempat. Puan juga turut banyak diminta foto bersama saat menyapa warga dari berbagai kalangan.

Dalam kunjungan ini, Puan didampingi Ketua Banggar DPR RI Said Abdullah, Wakil Ketua Komisi X DPR RI Agustina Wilujeng Pramestuti, Wakil Ketua Komisi XI DPR RI Dolfie, Anggota Komisi III DPR RI M Idham Samawi, dan Anggota Komisi X DPR RI My Esti Wijayanti. Turut pula mendampingi Puan, Bupati Sleman Kustini, Carik Sendangmulyo Wawan Gunawan, dan Panewu (Camat) Minggir, Rasyid Ratnadi Sosiawan, serta jajaran Forkopimda lainnya.  (tim )

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel lensa-rakyat.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Proses Identifikasi Berlanjut, Biddokkes Polda Sulsel Terima Satu Jenazah Korban Laka Laut KM Nurul Salsa
Kapolsek Rappocini dan Kapolsek Mamajang Kolaborasi Mediasi Warga Warga Pasca Tawuran, Situasi Kembali Kondusif
Kapolrestabes Makassar: Kepedulian Warga adalah Benteng Awal Pencegahan Kejahatan
Kapolres Jeneponto Gelar Safari Subuh, Pererat Silaturahmi dan Serap Aspirasi Masyarakat
HUT Muna Barat Ke-12, Gubernur Sultra : La Ode Darwin yakin Mampu Membawa Kesejahteraan bagi Masyarakat
Biddokkes Polda Sulsel Berhasil Identifikasi Dua Korban Laka Laut KM. Nurul Salsa
Manfaatkan Kunci Masih Tertinggal, Buruh Harian Curi Motor Ditangkap Polisi
Tim Opsnal Polsek Tamalate Berhasil Bekuk Pelaku Curas Motor
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 24 Juli 2026 - 11:19 WITA

Proses Identifikasi Berlanjut, Biddokkes Polda Sulsel Terima Satu Jenazah Korban Laka Laut KM Nurul Salsa

Jumat, 24 Juli 2026 - 07:23 WITA

Kapolsek Rappocini dan Kapolsek Mamajang Kolaborasi Mediasi Warga Warga Pasca Tawuran, Situasi Kembali Kondusif

Jumat, 24 Juli 2026 - 06:58 WITA

Kapolrestabes Makassar: Kepedulian Warga adalah Benteng Awal Pencegahan Kejahatan

Kamis, 23 Juli 2026 - 14:21 WITA

Kapolres Jeneponto Gelar Safari Subuh, Pererat Silaturahmi dan Serap Aspirasi Masyarakat

Kamis, 23 Juli 2026 - 10:34 WITA

HUT Muna Barat Ke-12, Gubernur Sultra : La Ode Darwin yakin Mampu Membawa Kesejahteraan bagi Masyarakat

Berita Terbaru