?>
?>

Bocah 11 Tahun di Makassar Jadi Korban, Peredaran Senjata Mainan Harus Diawasi Ketat

- Penulis

Rabu, 4 Maret 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Makassar – Seorang bocah berusia 11 tahun menjadi korban peluru dari senjata mainan yang belakangan viral di kalangan anak-anak. Insiden ini memantik kekhawatiran atas dampak maraknya peredaran dan penggunaan senjata mainan tersebut.

Korban diketahui berinisial AJ (11), siswa kelas 5 SD Borong, yang berdomisili di Komplek Kodam Lorong 4, Kelurahan Bitowa, Kecamatan Manggala, Makassar.

Peristiwa terjadi pada Minggu (2/3/2026) sekitar pukul 14.00 WITA. Arjun terkena peluru dari senjata mainan jenis Omega di bagian pipi sebelah kanan. Meski disebut “mainan”, proyektil yang ditembakkan cukup keras hingga menyebabkan luka serta trauma pada korban. Beruntung, korban tidak mengalami luka pada bagian mata yang berpotensi menimbulkan dampak lebih serius.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kapolrestabes Makassar, Kombes Pol Arya Perdana,SH., SIK., M.Si saat dikonfirmasi Rabu (4/3/2026) terkait maraknya permainan tembak-tembakan menggunakan senjata mainan, menyampaikan bahwa fenomena ini merupakan bentuk baru dari perkumpulan remaja yang ingin menunjukkan eksistensi diri.

“Beberapa waktu lalu sempat terjadi tawuran geng motor dengan menggunakan panah busur. Nah sekarang beralih ke senjata mainan dengan permainan perang-perangan. Sebenarnya jika dilakukan di tempat tertentu dan tidak mengganggu masyarakat, tidak menjadi masalah. Namun saat ini sudah mulai meresahkan karena dilakukan di jalan raya, kejar-kejaran menggunakan sepeda motor sambil tembak-tembakan,” ujarnya.

Baca Juga:  Eratkan Persaudaraan, SBM Makassar Gelar Pentas Tari Caci Menyongsong Hut RI ke 76

Ia menambahkan, kendala penindakan adalah karena benda tersebut dikategorikan sebagai senjata mainan. Namun, jika ditembakkan dari jarak dekat tetap dapat membahayakan.

“Memang ini adalah senjata mainan namun jika ditembakkan dengan jarak dekat bisa membahayakan jika kena mata bisa buta,” ucap Kapolrestabes.

Kapolrestabes juga mengimbau masyarakat agar tidak melakukan aksi perang-perangan menggunakan senjata mainan karena berpotensi membahayakan. Terlebih jika dilakukan di jalan raya, hal tersebut dapat mengganggu ketertiban umum dan membahayakan pengguna jalan lain.

Aksi kejar-kejaran maupun tembak-tembakan di jalan dapat menyebabkan pengendara kehilangan kendali, terjatuh, hingga memicu terjadinya kecelakaan lalu lintas. Selain itu, tindakan tersebut juga berisiko menimbulkan ketersinggungan dan konflik antar kelompok.

“Mari kita memanfaatkan bulan Ramadhan dengan kegiatan yang positif dan memperbanyak ibadah, serta tidak melakukan perbuatan yang dapat merugikan diri sendiri maupun orang lain,” ujar Kombes Pol Arya.

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel lensa-rakyat.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bhabinkamtibmas Desa Turatea Lakukan Sambang, Ajak Remaja Jauhi Pergaulan Bebas
Penangkapan Terduga Pelaku Pencurian oleh Tim Pegasus Resmob Polres Jeneponto
Wakapolda Sulsel Resmikan Jembatan di Dusun Bulu, Wujud Nyata Polri Hadir Berikan Manfaat bagi Masyarakat
Kapolri: 895 Jembatan Merah Putih Presisi Berikan Manfaat bagi 2 Juta Masyarakat
Jaga Kamtibmas Bersama, Kapolsek Bontoala Rangkul Warga Lewat Ngopi Kamtibmas
Satlantas Polrestabes Makassar Bagikan Bendera Merah Putih Gratis Semarakkan HUT Kemerdekaan RI Ke-81
Polrestabes Makassar Raih Predikat Pelayanan Prima A dari Kapolri
Wakapolda Sulsel Pimpin Rakor Perencanaan dan Penganggaran Polda Sulsel Tahun 2026, Dorong Program Kerja Tepat Sasaran
?>
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 13 Agustus 2026 - 15:37 WITA

Bhabinkamtibmas Desa Turatea Lakukan Sambang, Ajak Remaja Jauhi Pergaulan Bebas

Kamis, 13 Agustus 2026 - 15:32 WITA

Penangkapan Terduga Pelaku Pencurian oleh Tim Pegasus Resmob Polres Jeneponto

Kamis, 13 Agustus 2026 - 14:52 WITA

Wakapolda Sulsel Resmikan Jembatan di Dusun Bulu, Wujud Nyata Polri Hadir Berikan Manfaat bagi Masyarakat

Kamis, 13 Agustus 2026 - 06:22 WITA

Kapolri: 895 Jembatan Merah Putih Presisi Berikan Manfaat bagi 2 Juta Masyarakat

Rabu, 12 Agustus 2026 - 09:36 WITA

Jaga Kamtibmas Bersama, Kapolsek Bontoala Rangkul Warga Lewat Ngopi Kamtibmas

Berita Terbaru

?>