Cegah Paham Radikal, Divisi Humas Polri Gelar FGD di Pontianak dan Kubu Raya

- Penulis

Selasa, 7 Desember 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lensa-Rakyat.Com, Pontianak – Divisi Humas Mabes Polri menggelar Focus Group Discussion (FGD) bersama tokoh agama dan tokoh masyarakat di wilayah Kota Pontianak dan Kabupaten Kubu Raya yang bertempat di Aula Polresta Pontianak, Senin, (06/12/21).

Pada kegiatan ini Pihak kepolisian menghadirkan Pengurus Harian BPET MUI (Badan Penanggulangan Ekstrimis dan Terorisme Majelis Ulama Indonesia) Pusat, yakni Ustad Muhammad Makmum Rasyid.

Kegiatan tersebut merupakan kegiatan Focus Group Discussion yang bertajuk peliputan kontra radikal ini di buka langsung oleh Kombes. Pol. Sugeng Hadi Sutrisno selaku Kabag Anev Divisi Humas Polri yang didampingi Kabid Humas Polda Kalbar Kombes Pol. Donny Charles Go.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kombes Pol Sugeng Hadi Sutrisno menyampaikan kegiatan ini adalah program khusus dari mabes Polri untuk melihat sejauh mana masyarakat memiliki daya tangkal terhadap paham – paham radikal di lingkungan masyarakat.

Paham radikal dijelaskannya merupakan paham yang tidak sesuai dengan aturan dan norma hidup yang ada, dimana dalam pemahamannya terdapat suatu kebencian karena paham tersebut menganggap pihak lain salah, dan dia yang benar seluruhnya.

Dengan berkembangnya tekonologi informasi yang begitu pesat, ia menilai saat ini perkambangan paham radikal sangat cepat berkembang, oleh sebab itu ia mengimbau kepada masyarakat lebih berhati – hati dan harus memiliki daya tangkal dalam dirinya.  

Baca Juga:  Kapolri Siapkan Skenario Pengamanan Hingga Genjot Vaksin Booster di Bali untuk Sukseskan GPDRR

“Bila masyarakat memiliki daya tangkal, maka paham radikal ini bisa tidak masuk, bila mana ada paham – paham yang tidak sesuai ajaran dan norma yang ada ini harus segera disampaikan kepada kita,” tutur Kabag Anev Divisi Humas Polri.

Ditempat yang sama, Pengurus Harian BPET MUI (Badan Penanggulangan Ekstrimisme dan Terorisme Majelis Ulama Indonesia) Pusat Ustad Muhammad Makmum Rasyid menuturkan, Radikalisme bila dikaitkan dengan terorisme bermakna seseorang yang memaksakan kehendak.

Ustad Muhammad Makmum Rasyid mengatakan seseorang yang sudah terpapar paham radikal tidak lah memiliki ciri-ciri fisik tertentu, namun hal tersebut dapat di ketahui dari sikap orang tersebut.

“Yang paling mudah kita ketahui itu apabila orang itu sudah intolerant, istilahnya menganggap selain agama dia salah, jadi bila sudah didalam bernegaranya dia ekslusif, intolerant, hanya meyakini kebenaran hanya kelompok dia, menyalahi agama orang lain, tidak menerima kebenaran pada orang lain, itu bisa menjadi ciri – ciri, namun secara fisik tidak ada ciri khusus,” tutup Pengurus Harian BPET MUI

Sumber ( Humas Polri )

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel lensa-rakyat.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bhabinkamtibmas Desa Turatea Lakukan Sambang, Ajak Remaja Jauhi Pergaulan Bebas
Penangkapan Terduga Pelaku Pencurian oleh Tim Pegasus Resmob Polres Jeneponto
Wakapolda Sulsel Resmikan Jembatan di Dusun Bulu, Wujud Nyata Polri Hadir Berikan Manfaat bagi Masyarakat
Kapolri: 895 Jembatan Merah Putih Presisi Berikan Manfaat bagi 2 Juta Masyarakat
Jaga Kamtibmas Bersama, Kapolsek Bontoala Rangkul Warga Lewat Ngopi Kamtibmas
Satlantas Polrestabes Makassar Bagikan Bendera Merah Putih Gratis Semarakkan HUT Kemerdekaan RI Ke-81
Polrestabes Makassar Raih Predikat Pelayanan Prima A dari Kapolri
Wakapolda Sulsel Pimpin Rakor Perencanaan dan Penganggaran Polda Sulsel Tahun 2026, Dorong Program Kerja Tepat Sasaran
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 13 Agustus 2026 - 15:37 WITA

Bhabinkamtibmas Desa Turatea Lakukan Sambang, Ajak Remaja Jauhi Pergaulan Bebas

Kamis, 13 Agustus 2026 - 15:32 WITA

Penangkapan Terduga Pelaku Pencurian oleh Tim Pegasus Resmob Polres Jeneponto

Kamis, 13 Agustus 2026 - 14:52 WITA

Wakapolda Sulsel Resmikan Jembatan di Dusun Bulu, Wujud Nyata Polri Hadir Berikan Manfaat bagi Masyarakat

Kamis, 13 Agustus 2026 - 06:22 WITA

Kapolri: 895 Jembatan Merah Putih Presisi Berikan Manfaat bagi 2 Juta Masyarakat

Rabu, 12 Agustus 2026 - 09:36 WITA

Jaga Kamtibmas Bersama, Kapolsek Bontoala Rangkul Warga Lewat Ngopi Kamtibmas

Berita Terbaru