Divisi Humas Polri Gelar FGD Paham Radikalisme di Polrestabes Makassar

- Penulis

Senin, 26 Mei 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MAKASSAR – Tim Divisi Humas Mabes Polri yang dipimpin oleh Kombes Pol Erdi A. Chaniago, S.H., S.I.K., M.Si., menggelar kegiatan Focus Group Discussion (FGD) bertajuk Kontra Radikalisme di Aula Mappaodang Polrestabes Makassar, Senin (26/5/2025).

Kegiatan FGD tersebut dibuka langsung oleh Kapolrestabes Makassar, Kombes Pol Arya Perdana, S.H., S.I.K., M.Si., didampingi Kabid Humas Polda Sulsel, Kombes Pol Didik Supranoto, S.I.K., M.H. Acara ini juga dihadiri oleh sejumlah tokoh agama, tokoh masyarakat, perwakilan FKPM (Forum Kemitraan Polisi dan Masyarakat), serta mahasiswa.

Dalam sambutannya, Kapolrestabes Makassar mengucapkan selamat datang kepada tim Mabes Polri serta menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya FGD tersebut.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Pertama-tama kita panjatkan syukur atas pelaksanaan FGD hari ini. Kegiatan ini bukan sekadar formalitas, tetapi bentuk nyata komitmen kita untuk menjaga keutuhan NKRI,” ujarnya.

Sementara itu, Kombes Pol Erdi A. Chaniago dalam sambutannya menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan agenda tahunan Divisi Humas Mabes Polri dalam rangka menyosialisasikan pentingnya pencegahan terorisme dan radikalisasi.

Baca Juga:  Polres Gowa Gelar Pasukan Operasi Zebra 2021, Kapolres Gowa : Jangan Lakukan Pungli

“Kami datang ke Makassar untuk menyampaikan bahwa terorisme adalah musuh bersama. Masalah ini bukan hanya tanggung jawab aparat keamanan, melainkan seluruh komponen bangsa,” jelasnya.

Ia menekankan bahwa Polri sebagai institusi yang bertugas menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat tidak bisa bekerja sendiri. Oleh karena itu, diperlukan sinergi antara pemerintah, aparat penegak hukum, masyarakat, serta lembaga pendidikan dan keagamaan.

“Salah satu langkah penting dalam menjaga keselamatan dan keamanan publik adalah mendorong masyarakat untuk kembali kepada nilai-nilai luhur Pancasila yang telah terbukti mampu menyatukan bangsa ini,” lanjutnya.

Menurutnya, dalam keberagaman, Pancasila merupakan dasar negara yang mencerminkan harmoni, toleransi, dan sikap saling menghargai antar sesama anak bangsa.

“Saya berharap kegiatan sosialisasi ini tidak sekadar menjadi formalitas, tetapi dapat memberikan kontribusi nyata dalam upaya pencegahan terorisme dan radikalisasi. Semoga seluruh peserta dapat memanfaatkan kesempatan ini sebaik-baiknya untuk menambah wawasan, memperkuat pemikiran, dan pengetahuan yang bermanfaat untuk kepentingan bersama,” pungkasnya.

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel lensa-rakyat.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Polsek Tamalate Rekonstruksi Kasus Pembunuhan Istri, Tersangka Peragakan 16 Adegan
Polsek Rappocini Ungkap Kasus Pencurian Disertai Pengrusakan, Tujuh Terduga Pelaku Diamankan
ewat Safari Subuh, Kapolrestabes Makassar Perkuat Silaturahmi dan Edukasi Kamtibmas
Kapolda Sulsel Apresiasi Kinerja Personel, Tekankan Soliditas dalam Apel Gabungan
Video Anak Main “Perang” di Jalan Ar Rahman Hakim, Polisi Pastikan Alat Hanya Kertas
Makassar Jadi Tuan Rumah Olymrun 2026, Targetkan 5.000 Pelari di Anjungan Pantai Losari
Closing Ceremony Tournament E-Sport Kapolda Cup Road to Kapolri Cup 2026, Kapolda Sulsel Serahkan Piala Bergilir
Personel Satlantas Polres Jeneponto Beri Pelayanan Prima di Akhir Pekan
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 13 Juli 2026 - 06:44 WITA

Polsek Tamalate Rekonstruksi Kasus Pembunuhan Istri, Tersangka Peragakan 16 Adegan

Senin, 13 Juli 2026 - 06:33 WITA

Polsek Rappocini Ungkap Kasus Pencurian Disertai Pengrusakan, Tujuh Terduga Pelaku Diamankan

Senin, 13 Juli 2026 - 06:24 WITA

ewat Safari Subuh, Kapolrestabes Makassar Perkuat Silaturahmi dan Edukasi Kamtibmas

Senin, 13 Juli 2026 - 05:45 WITA

Kapolda Sulsel Apresiasi Kinerja Personel, Tekankan Soliditas dalam Apel Gabungan

Senin, 13 Juli 2026 - 00:52 WITA

Video Anak Main “Perang” di Jalan Ar Rahman Hakim, Polisi Pastikan Alat Hanya Kertas

Berita Terbaru