Imlek Aman, Warga Tionghoa Tenang

- Penulis

Rabu, 2 Februari 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lensa-Rakyat.Com, Jakarta – Sesuai anjuran pemerintah lewat Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas agar perayaan di era pandemi ini dilakukan dengan sederhana dan tetap mematuhi protokol kesehatan. Warga Tionghoa di Indonesia dapat merayakan Hari Raya Imlek dengan tenang dan dengan suasana aman pada hari Selasa (1/2/22)

Walau dengan sederhana, warga Tionghoa tetap bisa berdoa dengan khusyu di klenteng dan vihara tanpa gebyar kembang api yang dapat mengumpulkan massa. Namun, untuk mewujudkan rasa aman tidak datang begitu saja. Di Jakarta, Polda Metro Jaya menerjunkan hampir 2000 personel Polisi mengamankan suasana khidmat bagi saudara Tionghoa.

Polri, sebagai penanggung jawab utama keamanan di Indonesia, tidak pernah mau pernah mengambil resiko atas keamanan perayaan hari raya agama nasional. Karena, perayaan agama rawan atas gangguan keamanan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Semisal pada 2013 lalu, serangan rumah ibadah juga dilakukan kelompok teroris atas Vihara Ekayana, Duri Kepa, Jebon Jeruk Jakarta Barat. Beruntung tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut, namun penyerangan terhadap rumah ibadah sangat mengusik nurani kita bersama.

Baca Juga:  Resmob Manggala Tangkap Pelaku Curanmor, Satu Motor dan STNK Palsu Disita

Dari peledakan bom rakitan di Vihara tersebut, Polri mengidentifikasi Kelompok Teroris Abu Umar di balik teror itu. Kelompok ini kerap melakukam provokasi, karena merasa perlu membela warga Etnis Rohingya yang tertindas di Myanmar. Dari sinilah, dimensi global terorisme dapat mengusik harmoni keagamaan di tanah air. Karena itulah, Polri tetap setia menjaga stabilitas keamanan pada perayaan Imlek hari ini.

Selain menjalin persaudaraan yang ditunjukkan oleh anggota Polri berseragam, dengan membuat posko pengamanan dan melakukan kerja bakti bersama di klenteng dan vihara, ada juga anggota Polri yang bergerak dalam senyap. Mereka mengawasi setiap ancaman gangguan, sehingga membuat ciut nyali mereka yang ingin berbuat durjana di Hari Raya Imlek ini.

Dengan penjagaan dua lini secara terbuka dan tertutup ini, tentu kita ingin tak ada lagi yang mengusik tarian naga barongsai. Agar persaudaraan sesama anak bangsa tidak terciderai dan kita tetap bersaudara dalam bingkai Indonesia Raya. Gong xi fat cai. ( red )

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel lensa-rakyat.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dua Kelompok Anak Terlibat Tawuran Didamaikan di Polsek Tallo, Orang Tua Diminta Perketat Pengawasan
Patroli Malam Polsek Manggala Sasar Wilayah Rawan Gangguan Kamtibmas
Kapolrestabes Makassar Ungkap Modus COD Tawuran, Pelaku Ditangkap Saat Live TikTok
Ngopi Kamtibmas di Gunung Sari, Polrestabes Makassar Ajak Warga Perkuat Kepedulian Jaga Kamtibmas
Rambu Lalu Lintas Terlepas di Jalan Sultan Alauddin, Polisi dan Dishub Makassar Bergerak Cepat
Cegah Bentrok Susulan, Kapolsek Tamalate dan Anggotanya Berjaga di Parangtambung
Patroli Malam di Permukiman Padat, Polsek Tallo Sapa Warga dan Cegah Gangguan Kamtibmas
Cegah Anak Terlibat Geng Motor, Kapolrestabes Makassar Tekankan Peran Orang Tua
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 25 September 2026 - 03:32 WITA

Dua Kelompok Anak Terlibat Tawuran Didamaikan di Polsek Tallo, Orang Tua Diminta Perketat Pengawasan

Jumat, 25 September 2026 - 03:02 WITA

Patroli Malam Polsek Manggala Sasar Wilayah Rawan Gangguan Kamtibmas

Jumat, 25 September 2026 - 02:40 WITA

Kapolrestabes Makassar Ungkap Modus COD Tawuran, Pelaku Ditangkap Saat Live TikTok

Rabu, 23 September 2026 - 22:08 WITA

Ngopi Kamtibmas di Gunung Sari, Polrestabes Makassar Ajak Warga Perkuat Kepedulian Jaga Kamtibmas

Rabu, 23 September 2026 - 12:41 WITA

Rambu Lalu Lintas Terlepas di Jalan Sultan Alauddin, Polisi dan Dishub Makassar Bergerak Cepat

Berita Terbaru