Jual Manisan, Didekat Pesantren Athirah Poros Panyula-Kota Watampone, Andi Tenri Mampu Sekolahkan Dua Anaknya

- Penulis

Kamis, 12 Agustus 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lensa-Rakyat.comBone : Memulai usaha butuh keberanian ,komitmen dan mental baja, karena jika bermodalkan Rasa Takut , apa Yang di inginkan susah untuk terwujud,

Bermodalkan keberanian untuk memulai ,Andi Tenri 37 tahun bersama suaminya Arifin Hidayat.38 tahun , memulai usahanya jual manisan mangga dan buah mangga ,di pinggir jalan poros Panyula – Watampone , awalnya hanya menggunakan meja bekas menggelar jualannya ,butuh Satu bulan untuk beradaptasi dengan kondisi kampung Suaminy

Andi Tenri merupakan warga Wajo Yang menikah dengan Arifin Hidayat warga Panyula 10 tahun Yang Lalu dan sempat tinggal di Sengkang di awal awal pernikahannya ,mau mencari pekerjaan tapi cuma Bisa kerja di Toko Yang gaji ditawarkan waktu itu Rp 500 Ribu/ bulan , begitupun suaminya Yang hanya warga masyarakat biasa Tak punya keahlian khusus.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Akhirnya kami berdua memilih pulang ke kampung halaman , Panyula dan berusaha menjadi PKL jual manisan dipinggir jalan , selama kurang lebih 8 tahun jual manisan dipinggir jalan dekat dari Pesantren Athirah miliki mantan wakil presiden RI ,H.M Yusuf Kalla.

Ada banyak suka duka yang kami berdua Alami , saat awal menjual , sukanya ketika seharian berjualan Namun Hasilnya hanya buat Makan yang kami dapat , dukanya kehujanan ketika musim Hujan dan kadang kami tertidur di balai balai menunggu pembeli Yang Singgah Pak ,dan kadang buah yang kami jual tidak laku sebagian hingga dibuang karena membusuk.

Baca Juga:  Libur Nasional Serentak, Penanggung Jawab Klinik IMIP Diduga Laporkan Tenaga Kesehatan

Kini perlahan Andi Tenri mulai menatap masa depan bersama- Suami dan anaknya , tetap mengandalkan berjualan manisan mangga Yang sudah dilakoninya Selama kurang lebih 8 tahun untuk menopang kehidupannya.

Sekarang pekerjaan Saya sebagai penjual manisan mangga dipinggir jalan poros ini, sudah dikenal warga Yang setiap hari lalu lalang baik’ warga Bone maupun warga yang datang Rekreasi ke Pallette ,kami sudah Bisa sedikit bernafas lega dengan penghasilan Yang lumayan Bisa menghidupi keluarga kami.

Alhamdulillah saya ucapkan Banyak Terimah kasih kepada pemerintah Atas bantuan Sosial Yang Pernah diberikan kepada kami sekeluarga ,Itu sangat membantu kami , Jelasnya dihadapan Ketua DPD APKLI kab Bone Iwan Hammer ditemani Oleh Sudirman S Ketua DPD APKAN RI didampingi humasnya Bang Othek saat singgah beli manisan Buat di bawa Pulang.

Pedagang kaki lima adalah profesi yang Lebih mulia dari pelaku NARKOBA dan pelaku korupsi , mereka Para PKL Ini sangat mudah di manusiakan( diberdayakan)
Selalu optimis untuk Rakyat kecil
Asosiasi pedagang kaki lima diseluruh wilayah Indonesia.

Siap bersinergi dengan elemen pemerintah dan institusi lainnya dalam membangun ekonomi kerakyatan penopang ekonomi Nasional , tutup Iwan Hammer Ketua DPD APKLI kab Bone Sulawesi Selatan , saat ditemui awak Media di Salah Satu Warkop di Bumi Arung Palakka ,Kamis Sore 12-08-2021.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel lensa-rakyat.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Personel Polsek Rappocini Siaga Hingga Dini Hari, Antisipasi Kriminalitas Jalanan
Pesta Ballo Hingga Dini Hari Dibubarkan Polisi, 13 Remaja di Makassar Diamankan
Seminar Kebangsaan PGK di Makassar Perkuat Persatuan dan Semangat Nasionalisme
Nuansa Adat dan Haru Warnai Pisah Sambut Dandim 1409/Gowa di Makodim
Polres Jeneponto Gelar Sunat Massal Modern Premium Gratis Menyambut Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026
Tak Kapok Masuk Penjara, Residivis Kembali Gasak Emas Orang Tua hingga Rp75 Juta
Respon Cepat Aduan Masyarakat, Personel Polsek Rappocini Amankan Pencuri Helm
ohon Cina Tumbang Polsek Batang bersama TNI dan Masyarakat Bersihkan Jalan.
Berita ini 0 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Minggu, 7 Juni 2026 - 07:00 WITA

Personel Polsek Rappocini Siaga Hingga Dini Hari, Antisipasi Kriminalitas Jalanan

Minggu, 7 Juni 2026 - 06:04 WITA

Pesta Ballo Hingga Dini Hari Dibubarkan Polisi, 13 Remaja di Makassar Diamankan

Sabtu, 6 Juni 2026 - 12:56 WITA

Seminar Kebangsaan PGK di Makassar Perkuat Persatuan dan Semangat Nasionalisme

Sabtu, 6 Juni 2026 - 09:58 WITA

Nuansa Adat dan Haru Warnai Pisah Sambut Dandim 1409/Gowa di Makodim

Sabtu, 6 Juni 2026 - 07:28 WITA

Tak Kapok Masuk Penjara, Residivis Kembali Gasak Emas Orang Tua hingga Rp75 Juta

Berita Terbaru