Kasepuhan Kampung Bongkok gelar Tradisi Seren Taun yang berlangsung Meriah

- Penulis

Senin, 25 November 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lensa-Rakyat.Com, Lebak|| Tradisi Seren Taun kembali diselenggarakan dengan meriah oleh Kasepuhan Adat Kampung Bongkok sejak 23-25 November 2024 di Desa Sukaresmi (25/11/2024).

Dalam acara Seren Taun ini, dihadiri oleh seluruh masyarakat Kampung Bongkok termasuk Pemerintah Desa Sukaresmi dan Pemerintah Kecamatan Sobang.

Tradisi seren taun ini merupakan acara puncak dari serangkaian kegiatan pertanian yang dilaksanakan oleh masyarakat kasepuhan dan sebagai bentuk rasa syukur terhadap hasil panen dan pertaubatan terhadap Tuhan yang Maha Esa selama menjalankan proses pertanian.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Tradisi Seren Taun kali ini berdasarkan tema “Mageuhan warisan para leluhur” bermakna memperkuat, menjaga, melestrikan warisan-warisan para leluhur yang hari ini sudah hampir tergerus oleh zaman.

Adapun Tradisi Seren Taun ini dilakukan dengan berbagai rangkaian acara didalamnya termasuk Ziarah Kubur(Ngembang), Murak Tumpeng, Penampilan Seni Angklung, Acara Ngadiukeun(penanda dimulainya acara inti dari seren taun), Tauziah dan rangkaian acara lainnya yang berlangsung selama 3 hari.

Baca Juga:  Nenek Sainna, Pemulung Sebatang Kara di Kelara, Akhirnya Miliki Rumah Layak Huni

Saat dikonfirmasi Aki Jarhani selaku Sesepuh Kampung Bongkok mengatakan bahwa Tradisi Seren Taun ini merupakan acara yang selalu digelar setiap tahunnya.

“Masyarakat Kasepuhan Kampung Bongkok merupakan masyarakat adat yang secara turun temurun menjalankan adat tradisinya”. Tuturnya Aki Jarhani

Lanjutnya, walaupun kegiatan ini dilakukan setiap tahunnya namun Kasepuhan kampung Bongkok belum mendapat pengakuan dari pemerintah

“Secara legal formal kasepuhan kampung bongkok belum masuk dalam perda no. 8 tahun 2015 yang mencatat 522 kasepuhan yang ada di lebak. Artinya secara de jure masyarakat adat kampung bongkok belum resmi diakui pemerintah, namun secara de facto masyarakat menjalankan adat tradisi yang secara turun temurun dilaksanakan oleh nenek moyang”. Imbuhnya

Lanjutnya, bahwa besar harapan masyarakat Kasepuhan agar adanya pengakuan dari pemerintah terhadap masyarakat adat yang sudah sejak lama memperjuangkan pengakuan atas Kasepuhan Kampung bongkok, Tutupnya Aki Jarhani, Tutup.**

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel lensa-rakyat.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Cegah Bentrok Susulan, Kapolsek Tamalate dan Anggotanya Berjaga di Parangtambung
Patroli Malam di Permukiman Padat, Polsek Tallo Sapa Warga dan Cegah Gangguan Kamtibmas
Cegah Anak Terlibat Geng Motor, Kapolrestabes Makassar Tekankan Peran Orang Tua
Takjub Budaya Muna, Raja Nusak Amalo NTT Hadiri Penutupan Festival Budaya Puncak Wakila 2026
Dekat dengan Warga, Bhabinkamtibmas Polsek Tallo Pantau Situasi Kalukuang
Polsek Makassar Bubarkan Tawuran Kelompok, 11 Pemuda dan Busur Diamankan
Kapolrestabes Makassar Ungkap Strategi Hadapi Geng Motor, Tim Trisula Patroli hingga Dini Hari
Duduk Bersama Warga Mario, Kapolrestabes Makassar Serap Keluhan soal Kamtibmas
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 23 September 2026 - 02:37 WITA

Cegah Bentrok Susulan, Kapolsek Tamalate dan Anggotanya Berjaga di Parangtambung

Rabu, 23 September 2026 - 02:19 WITA

Patroli Malam di Permukiman Padat, Polsek Tallo Sapa Warga dan Cegah Gangguan Kamtibmas

Rabu, 23 September 2026 - 01:40 WITA

Cegah Anak Terlibat Geng Motor, Kapolrestabes Makassar Tekankan Peran Orang Tua

Rabu, 23 September 2026 - 01:19 WITA

Takjub Budaya Muna, Raja Nusak Amalo NTT Hadiri Penutupan Festival Budaya Puncak Wakila 2026

Selasa, 22 September 2026 - 08:00 WITA

Dekat dengan Warga, Bhabinkamtibmas Polsek Tallo Pantau Situasi Kalukuang

Berita Terbaru