Kemnaker Perkuat Budaya K3 Lewat Evaluasi 2.100 Calon Ahli K3 Umum

Evaluasi Sertifikasi Ahli K3 Umum Batch 2 Digelar Serentak di Sejumlah Kota Besar

- Penulis

Kamis, 14 Mei 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lensa-Rakyat.Com, Jakarta – Kementerian Ketenagakerjaan menggelar Evaluasi Pembinaan dan Sertifikasi Ahli K3 Umum Batch 2 pada 12–13 Mei 2026. Sebanyak 2.100 peserta mengikuti kegiatan ini dari berbagai daerah di Indonesia.

Kemnaker bekerja sama dengan Perusahaan Jasa Keselamatan dan Kesehatan Kerja (PJK3) untuk menyelenggarakan evaluasi tersebut. Kegiatan berlangsung serentak di Jakarta, Surabaya, dan Makassar.

Program ini bertujuan memperkuat kompetensi calon Ahli K3 Umum. Kemnaker juga ingin mendorong budaya kerja yang aman, sehat, dan produktif di setiap perusahaan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kemnaker Dorong Budaya Keselamatan Kerja

Menteri Ketenagakerjaan Yassierli menegaskan pentingnya kompetensi Ahli K3 dalam dunia kerja modern. Menurutnya, dunia industri kini menghadapi tantangan yang semakin kompleks dan berisiko tinggi.

Yassierli mengatakan budaya K3 harus menjadi bagian penting di lingkungan kerja. Perusahaan tidak boleh hanya memandang K3 sebagai kewajiban administrasi.

“Kemnaker terus mendorong agar Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) tidak hanya dipahami sebagai kepatuhan terhadap regulasi, tetapi menjadi budaya kerja yang melekat di setiap tempat kerja,” ujar Yassierli.

Ia juga menilai keberadaan 2.100 calon Ahli K3 Umum menjadi investasi penting bagi ketenagakerjaan nasional.

Evaluasi Jadi Tahapan Penting Sertifikasi

Direktur Jenderal Binwasnaker dan K3, Ismail Pakaya, menjelaskan bahwa evaluasi menjadi tahapan wajib sebelum peserta memperoleh sertifikasi Ahli K3 Umum.

Baca Juga:  Amir Uskara: Pertumbuhan Ekonomi di Jatim Membaik

Menurut Ismail, evaluasi tersebut tidak hanya bersifat administratif. Kemnaker ingin memastikan setiap peserta memahami norma dan prinsip K3 secara menyeluruh.

“Kegiatan evaluasi ini bukan sekadar proses administratif, melainkan instrumen penting untuk memastikan calon Ahli K3 benar-benar memahami norma dan prinsip K3,” kata Ismail Pakaya.

Ia berharap peserta yang lulus mampu menjalankan tugas secara profesional di perusahaan masing-masing.

Materi Evaluasi Ahli K3 Umum

Peserta mengikuti berbagai materi pengujian selama evaluasi berlangsung. Materi tersebut mencakup:

  • Dasar-dasar K3
  • Keselamatan kerja mekanik
  • Pesawat uap dan bejana tekan
  • Pesawat angkat dan angkut
  • Keselamatan kerja listrik
  • Penanggulangan kebakaran
  • Keselamatan konstruksi bangunan
  • Lingkungan kerja
  • Sistem Manajemen K3 (SMK3)
  • Manajemen risiko kerja

Kemnaker berharap para calon Ahli K3 mampu mengidentifikasi potensi bahaya kerja. Mereka juga diharapkan dapat mencegah kecelakaan kerja dan mendorong penerapan SMK3 secara efektif.

Komitmen Kemnaker Tingkatkan Kompetensi SDM

Melalui evaluasi ini, Kemnaker terus memperkuat kualitas sumber daya manusia di bidang keselamatan kerja. Langkah tersebut penting untuk mendukung produktivitas dan perlindungan tenaga kerja di Indonesia.

Program sertifikasi Ahli K3 Umum juga menjadi bagian dari upaya pemerintah dalam menciptakan lingkungan kerja yang lebih aman dan kompetitif.

Penulis : Bang Ali

Editor : Bang Ali

Sumber Berita: Humas kemenaker

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel lensa-rakyat.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Polisi Tangkap 2 Pelaku Curas Jambret Ponsel Siswi SMP Hingga Terseret
Kapolrestabes Makassar Ingatkan Warga Awasi Anak dari Pengaruh Geng Motor Saat Safari Subuh
Mediasi Warga Buloa di Kantor Lurah Berhasil, Kapolsek Tallo Beri Apresiasi
Polda Sulsel Ungkap Kasus Penyalahgunaan BBM dan LPG Bersubsidi
Bhabinkamtibmas Polsek Rappocini Perkuat Sinergitas dengan Warga Melalui Pemantauan Rutin
Jaga Keamanan Desa, Bhabinkamtibmas Aipda Sudarsono Sambang Warga di Dusun Bungung Carammeng
Polrestabes Makassar Gelar Upacara Hari Lahir Pancasila 2026, Teguhkan Semangat Persatuan Bangsa
RESPON TEGAS IPTU FIRMAN, TIDAK ADA TOLERANSI BAGI ANGGOTA YANG TERIMA UPETI DARI PENGEDAR NARKOBA
Berita ini 11 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 3 Juni 2026 - 08:56 WITA

Polisi Tangkap 2 Pelaku Curas Jambret Ponsel Siswi SMP Hingga Terseret

Rabu, 3 Juni 2026 - 06:03 WITA

Kapolrestabes Makassar Ingatkan Warga Awasi Anak dari Pengaruh Geng Motor Saat Safari Subuh

Selasa, 2 Juni 2026 - 06:50 WITA

Mediasi Warga Buloa di Kantor Lurah Berhasil, Kapolsek Tallo Beri Apresiasi

Selasa, 2 Juni 2026 - 05:24 WITA

Polda Sulsel Ungkap Kasus Penyalahgunaan BBM dan LPG Bersubsidi

Selasa, 2 Juni 2026 - 01:30 WITA

Bhabinkamtibmas Polsek Rappocini Perkuat Sinergitas dengan Warga Melalui Pemantauan Rutin

Berita Terbaru