KKN Kebangsaan XIII 2025 di Sulawesi Selatan: Muh. Agus Syam Wujudkan Program “NEGERIKU” di kabupaten Pangkep

- Penulis

Selasa, 22 Juli 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lensa.Rakyat.com, Pangkep || Semangat pengabdian mahasiswa indonesia kembali bergema melalui KKN Kebangsaan XIII Tahun 2025, yang resmi digelar di Kabupaten Maros dan Pangkep dengan mengusung tema besar ” Wisata Budaya Warisan Dunia sebagau Aksi Kebangsaan : Kampus Mengabdi dan Berdampak untuk Negeri”.

Kegiatan ini menjadi wadah persatuan mahasiswa dari Sabang sampai Marauke, yang berkolaborasi dalam menebarkan ilmu, mengangkat budaya dan memajukan potensi lokal.

Salah satu titik posko yang menjadi sorotan adalah Balocci Baru II, Kabupaten Pangkep, tempat MUH AGUS SYAM mahasiswa Universitas Terbuka Pokjar Majene bergabung bersama 8 mahasiswa lain dari berbagai universitas di Indonesia.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kebersamaan lintas budaya dan daerah ini menciptakan harmoni, semangat gotong royong, serta ide-ide kreatif dalam setiap program kerja yang dijalankan.

Program Individu: NEGERIKU

Di tengah rangkaian program posko, Agus menghadirkan program individu bertema pendidikan bernama NEGERIKU (Nilai Edukasi dan Gerakan Cinta Budaya & Wisata untuk Anak Sekolah Dasar)
Program ini dilaksanakan di SDN 4 Balocci* dan **SDN 30 Sumpang Bita, dengan fokus memperkenalkan nilai-nilai kebangsaan, kearifan lokal, serta potensi wisata yang ada di sekitar mereka.

Baca Juga:  1xbet az 1xbet Azerbaycan,1xbet az merc saytı, en yaxsi bukmeke

“Saya percaya bahwa anak-anak adalah penjaga masa depan budaya dan pariwisata kita. Melalui NEGERIKU, saya ingin menanamkan rasa bangga terhadap warisan dunia di Sulawesi Selatan, sekaligus menumbuhkan rasa cinta tanah air sejak dini,” ujar Agus dengan penuh semangat.

Kebanggaan untuk Negeri

KKN Kebangsaan XIII 2025 bukan hanya tentang pengabdian, tapi juga tentang persatuan. Mahasiswa dari berbagai penjuru Nusantara hadir dengan misi yang sama: mengangkat potensi daerah melalui aksi nyata, berbagi ilmu, dan mempererat jalinan kebhinekaan.

Tema wisata budaya warisan dunia menjadi pengingat bahwa Indonesia kaya dengan keindahan alam dan sejarah yang harus dijaga. Melalui program seperti NEGERIKU, kontribusi mahasiswa diharapkan menjadi inspirasi bagi masyarakat lokal untuk terus mencintai budaya dan daerahnya.

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel lensa-rakyat.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Cegah Bentrok Susulan, Kapolsek Tamalate dan Anggotanya Berjaga di Parangtambung
Patroli Malam di Permukiman Padat, Polsek Tallo Sapa Warga dan Cegah Gangguan Kamtibmas
Cegah Anak Terlibat Geng Motor, Kapolrestabes Makassar Tekankan Peran Orang Tua
Takjub Budaya Muna, Raja Nusak Amalo NTT Hadiri Penutupan Festival Budaya Puncak Wakila 2026
Dekat dengan Warga, Bhabinkamtibmas Polsek Tallo Pantau Situasi Kalukuang
Polsek Makassar Bubarkan Tawuran Kelompok, 11 Pemuda dan Busur Diamankan
Kapolrestabes Makassar Ungkap Strategi Hadapi Geng Motor, Tim Trisula Patroli hingga Dini Hari
Duduk Bersama Warga Mario, Kapolrestabes Makassar Serap Keluhan soal Kamtibmas
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 23 September 2026 - 02:37 WITA

Cegah Bentrok Susulan, Kapolsek Tamalate dan Anggotanya Berjaga di Parangtambung

Rabu, 23 September 2026 - 02:19 WITA

Patroli Malam di Permukiman Padat, Polsek Tallo Sapa Warga dan Cegah Gangguan Kamtibmas

Rabu, 23 September 2026 - 01:40 WITA

Cegah Anak Terlibat Geng Motor, Kapolrestabes Makassar Tekankan Peran Orang Tua

Rabu, 23 September 2026 - 01:19 WITA

Takjub Budaya Muna, Raja Nusak Amalo NTT Hadiri Penutupan Festival Budaya Puncak Wakila 2026

Selasa, 22 September 2026 - 08:00 WITA

Dekat dengan Warga, Bhabinkamtibmas Polsek Tallo Pantau Situasi Kalukuang

Berita Terbaru