Konsolidasi Kotak Kosong Pilkada Mubar, Rasmin Jaya: Bentuk Kekhawatiran Yang Berlebihan

- Penulis

Kamis, 5 September 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Muna Barat,lensa-rakyat || Pemuda Muna Barat, Rasmin Jaya menilai konsolidasi kotak kosong pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Muna Barat adalah salah satu bentuk kekecewaan yang berlebihan

Kekecewaan tersebut imbas dari bakal calon figur yang tidak mendapatkan dukungan dari partai politik maupun melalui jalur non partai (Independen) sebagai syarat mendaftar di Komisi Pemilihan Umum (KPU) Muna Barat.

“Meski demikian itu juga adalah salah satu bagian dari sikap politik yang tidak bisa di ganggu gugat. Tapi bagi kita pemuda, perlu mendongkrak partisipasi masyarakat dengan memberikan edukasi politik agar kita melegitimasi pemimpin yang lahir dari pruduk pilkada. Apa gunanya kita menjalani setiap tahapan dalam pilkada dengan mengucurkan anggaran yang sangat besar jika tidak menghasilkan apapun,” Bebernya pada 5 September 2024.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menanggapi hal tersebut, Pemuda Muna Barat menilai itu sebagai kekhawatiran tetapi itu sesuatu yang wajar dalam pesta demokrasi. Semakin ke sini memang, perlu ada kedewasaan dalam berpolitik dengan terus melakukan konsolidasi demokrasi dan memperkuat narasi kebangsaan agar tidak ada polarisasi dan chaos politik.

“Sudah terlalu banyak masyarakat yang terkuras energi, tenaga dan pikirannya berharap ada perbaikan di masa depan. Sehingga meskipun di harapkan dengan calon tunggal masyarakat harus pandai menentukan sikap dengan memilih calon tersebut, La Ode Darwin dan Ali Basa,” Bebernya.

Ia juga menerangkan jika terpilih bakal calon L Ode Darwin dan Ali Basa sebagai pimpinan daerah seluruh partai politik di lembaga legislatif harus bekerja secara profesional, berintegritas dan mengedepankan fungsi agar check and balance tetap berjalan sebagaimana mestinya.

“Yang pasti bahwa segala program dan kebijakan harus berjalan secara simultan dan bersinergi yang semata mata untuk masyarakat,” Bebernya.

Bahkan ke depan ketika sudah ada pemimpin yang terpilih hasil pemilihan Kepala Daerah secara langsung tidak hanya partai politik yang kadernya duduk di kursi legislatif tetapi juga dari kelompok masyarakat bisa melakukan check and balance termasuk fungsi pengawasan itu sendiri terhadap produk kebijakan yang di hasilkan.

“Kami berharap sebagai pemuda, agar seluruh program yang di canangkan lima tahun ke depan, masyarakat menjadi bagian yang ikut memonitoring dan mengevaluasi setiap program karena semua itu kembali lagi kepada kemajuan daerah Muna Barat serta kepentingan masyarakat,” Tegasnya.

Baca Juga:  Aktivis Kendari Nilai Figur AJP Potensial Dan Tepat Pimpin Kota Kendari

Karena semangat nya adalah membangun daerah, dan percepatan perputaran ekonomi sesuai dengan cita-cita terbentuknya Daerah Otonomi Baru (DOB) jadi semua merasa punya tanggung jawab.

“Masyarakat kita sudah cerdas, mereka bisa melihat mana yang baik dan buruk serta memilih calon pemimpin itu sendiri. Sehingga dengan dapat mengontrol kinerja pemerintah secara langsung. Lagian sosok Darwin dan Ali Basa juga adalah orang yang terbuka dan tidak menutup ruang untuk siapapun. Kepemimpinan yang humanis inilah yang di butuhkan serta mudah berbaur dengan masyarakat tanpa melihat status, golongan atau apapun itu,” Beber Rasmin Jaya.

Pola hubungan legislatif dan eksekutif juga harus tetap dinamis ke depan, yang harus sama-sama mendukung untuk mewujudkan Visi Misi pembangunan daerah dalam perjalanan pemerintahan 5 Tahun mendatang.

Sementara pemuda dari Desa Maperaha, Asdir membeberkan, soal dukungan berbagai partai politik kepada La Ode Darwin dan Ali Basa apakah kita juga sebagai masyarakat harus mengintervensi apa yang menjadi otoritas mereka dalam menentukan sikap politik.

“Padahal, partai politik juga pasti sudah mempertimbangkan banyak hal misalnya kualitas dan elektabilitas figur merupakan indikator paling kuat untuk memberikan dukungan. Tidak mungkin partai politik, mendukung figur atau calon yang berpotensi untuk kalah,” Bebernya.

Tak hanya itu, ia juga menilai popularitas, elektabilitas yang di miliki oleh kandidat La Ode Darwin-Alibasa di bentuk karena proses yang panjang, kerja tim yang solid sehingga membentuk personal branding yang mendorong keputusan partai politik dan pendukung, simpatisan untuk memilih.

“Sehingga kualitas figur berkontribusi besar terhadap partisipasi pemilih, untuk memilih karena melihat kualitas kepemimpinan, visioner dan berpikir jauh ke depan,” Tegasnya.

Terakhir ia berharap, agar masyarakat betul-betul menentukan sikap dan terus memperkuat partisipasi politik untuk menyalurkan hak suaranya dengan memilih pasangan calon La Ode Darwin dan Ali Basa.

“Inilah adalah momentum 5 tahunan, sehingga merekalah yang akan menahkodai Muna Barat ini ke depan dengan harapan, cita-cita masyarakat melalui berbagai program yang bersentuhan dengan masyarakat itu sendiri,” Tegasnya.

(Red)

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel lensa-rakyat.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Satuan Lalu Lintas Polres Jeneponto Bagikan Helm SNI, Kasat Lantas : Wujud Perhatian Polantas Terhadap Keselamatan Berlalu Lintas.
Kapolrestabes Makassar Ajak Remaja Makmurkan Masjid, Upaya Tekan Kriminalitas Lewat Safari Subuh
Personel Polsek Rappocini Siaga Hingga Dini Hari, Antisipasi Kriminalitas Jalanan
Pesta Ballo Hingga Dini Hari Dibubarkan Polisi, 13 Remaja di Makassar Diamankan
Seminar Kebangsaan PGK di Makassar Perkuat Persatuan dan Semangat Nasionalisme
Nuansa Adat dan Haru Warnai Pisah Sambut Dandim 1409/Gowa di Makodim
Polres Jeneponto Gelar Sunat Massal Modern Premium Gratis Menyambut Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026
Tak Kapok Masuk Penjara, Residivis Kembali Gasak Emas Orang Tua hingga Rp75 Juta
Berita ini 0 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Senin, 8 Juni 2026 - 13:56 WITA

Satuan Lalu Lintas Polres Jeneponto Bagikan Helm SNI, Kasat Lantas : Wujud Perhatian Polantas Terhadap Keselamatan Berlalu Lintas.

Senin, 8 Juni 2026 - 06:54 WITA

Kapolrestabes Makassar Ajak Remaja Makmurkan Masjid, Upaya Tekan Kriminalitas Lewat Safari Subuh

Minggu, 7 Juni 2026 - 07:00 WITA

Personel Polsek Rappocini Siaga Hingga Dini Hari, Antisipasi Kriminalitas Jalanan

Sabtu, 6 Juni 2026 - 12:56 WITA

Seminar Kebangsaan PGK di Makassar Perkuat Persatuan dan Semangat Nasionalisme

Sabtu, 6 Juni 2026 - 09:58 WITA

Nuansa Adat dan Haru Warnai Pisah Sambut Dandim 1409/Gowa di Makodim

Berita Terbaru

Di era media sosial, kecepatan menyebarkan informasi sering kali mengalahkan kepedulian untuk memahami dan merasakan kondisi sesama.

OPINI

Ketika Empati Kalah Cepat dari Viral

Senin, 8 Jun 2026 - 05:51 WITA