Korban Baru, Peringatan Lama: Lingkaran Wisata Berbahaya Tanpa SOP yang Terulang

- Penulis

Senin, 8 Juni 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LENSA RAKYAT.COM,

Ketika Tragedi Menjadi Rutinitas yang Diabaikan

Setiap kali destinasi wisata memakan korban, respons yang muncul hampir selalu sama: duka cita, evaluasi, dan janji perbaikan. Namun setelah sorotan mereda, persoalan mendasar kembali tenggelam. Korban baru terus bermunculan, sementara peringatan lama hanya menjadi arsip tanpa tindak lanjut nyata.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Fakta yang paling menyedihkan bukanlah terjadinya kecelakaan itu sendiri, melainkan pola yang terus berulang. Kurangnya Standar Operasional Prosedur (SOP), minimnya pengawasan, lemahnya mitigasi risiko, hingga absennya petugas keselamatan seolah menjadi mata rantai yang tidak pernah diputus.

Baca Juga:  Safari Magrib Kapolres Jeneponto Ajak Masyarakat Jaga Kamtibmas dan Jadikan Masjid Tempat Persatuan

Wisata seharusnya menawarkan pengalaman menyenangkan, bukan mempertaruhkan nyawa. Namun ketika keselamatan ditempatkan sebagai pelengkap, bukan prioritas, maka tragedi hanya tinggal menunggu waktu.

Pertanyaannya sederhana: berapa banyak lagi korban yang harus jatuh sebelum SOP benar-benar diterapkan secara konsisten? Jika setiap insiden hanya berakhir pada seruan evaluasi tanpa tindakan nyata, maka korban berikutnya bukan lagi sebuah kemungkinan, melainkan konsekuensi yang sudah dapat diprediksi.

Keselamatan tidak boleh hadir setelah tragedi terjadi. Ia harus menjadi syarat utama sebelum pintu destinasi wisata dibuka untuk publik.

Penulis : Hsb

Editor : Tim Redaksi

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel lensa-rakyat.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

KOTI Mahatidana PP Sulsel Resmi Dilantik, Dihadiri oleh ketum Kiwal Garuda Hitam,Ketua Harian Legend Kiwal, Pandawa Pattingalloang,Ketum Semut Hitam,Ormas Elang Timur, dan beberapa oramas lain nya
Kapolres Jeneponto Ajak Masyarakat Teladani Akhlak Rasulullah di Peringatan Maulid Nabi 1448 H
Pererat Sinergi Perbankan Daerah, Direktur Bank Sulawesi Danajaya Hadiri HUT ke-10 KC Bank Banten Makassar
Polsek Tallo Gerak Cepat Padamkan Kebakaran di Lahan Tony Gosal, Warga Langsung Lapor ke SPKT
Edukasi Generasi Z dan Alpa, Biro SDM Polda Sulsel Sosialiasi Program AI*
Kapolres Jeneponto Gelar Safari Subuh, Pererat Silaturahmi dan Serap Aspirasi Masyarakat
Antisipasi Geng Motor dan Narkoba, Bhabinkamtibmas Arungkeke Gencarkan Imbauan ke Sekolah
PELETAKAN BATU PERTAMA MASJID HJ. IDA SUSANTI ILYAS DI JALAN HARIMAU MAKASSAR*
Berita ini 81 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 13:49 WITA

KOTI Mahatidana PP Sulsel Resmi Dilantik, Dihadiri oleh ketum Kiwal Garuda Hitam,Ketua Harian Legend Kiwal, Pandawa Pattingalloang,Ketum Semut Hitam,Ormas Elang Timur, dan beberapa oramas lain nya

Jumat, 28 Agustus 2026 - 00:41 WITA

Kapolres Jeneponto Ajak Masyarakat Teladani Akhlak Rasulullah di Peringatan Maulid Nabi 1448 H

Selasa, 18 Agustus 2026 - 11:04 WITA

Pererat Sinergi Perbankan Daerah, Direktur Bank Sulawesi Danajaya Hadiri HUT ke-10 KC Bank Banten Makassar

Selasa, 18 Agustus 2026 - 09:12 WITA

Polsek Tallo Gerak Cepat Padamkan Kebakaran di Lahan Tony Gosal, Warga Langsung Lapor ke SPKT

Rabu, 29 Juli 2026 - 08:32 WITA

Edukasi Generasi Z dan Alpa, Biro SDM Polda Sulsel Sosialiasi Program AI*

Berita Terbaru