Majelis Keturunan To Manurung Memperingati Perayaan Maulid dan Pelestarian Budaya

- Penulis

Minggu, 24 Oktober 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LENSA-RAKYAT.COM,MAKASSAR | Dalam rangka momen Maulid Nabi Muhammad Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam (SAW), Majelis Keturunan To Manurung sebagai salah satu organisasi yang bergerak di bidang adat budaya, merayakan maulid, Minggu (24/10/2021) bertempat di Sekretariat DPP Majelis Keturunan To Manurung (MKT) di Makassar.

Acara di awali dengan pembacaan Barazanji, kemudian kata sambutan oleh Ketua Umum MKT, Drs. H. A. Pamadengrukka Mappanyompa. Dalam sambutannya Ketua Umum MKT mengucapkan terima kasih atas kehadiran para undangan, sekaligus juga menyampaikan harapan bahwa semoga keteladanan Rasulullah Salallahu Alaihi Wasallam, kita dapat menjadi manusia yang lebih bijaksana.

Sementara itu Ustadz KH. Harifuddin Lewa yang di daulat sebagai penceramah, memberikan siraman rohani dalam ceramahnya menekankan pentingnya bershalawat kepada Nabi Muhammad SAW baik itu dalam keseharian maupun sebagai sarana meminta syafaat. Sebab Sahadat dapat menjadi media yang berfungsi untuk kesehatan, ketenangan batin dan keharmonisan rumah tangga.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Uztas Harifuddin juga mengulas sedikit tentang kelahiran Nabi Muhammad SAW dan kisah pernikahan pertama Rasulullah dengan Saydatina Khadijah RA.

Baca Juga:  Hadiri WEF, Presiden Jokowi Paparkan Strategi Indonesia Wujudkan Ekonomi Hijau

Penceramah yang oleh jama’ahnya dikenal dengan sebutan ‘Harle’ ini, mengutip beberapa dalil dan ayat dalam ceramahnya, antara lain Surah Al-Ahzab ayat 56:
“Sesungguhnya Allah dan para malaikat-Nya selalu bershalawat kepada Nabi Muhammad. Wahai orang-orang yang beriman bershalawatlah kalian kepadanya dan bersalamlah dengan sungguh-sungguh.”

MKT merupakan organisasi yang beranggotakan para pemangku adat, pelestari budaya dan pemerhati adat budaya. Didirikan pada tahun 2017 atas prakarsa H. Andi Maradang Mackulau (Datu Luwu ke 40) dan Hj. Andi Bau Dala Uleng Bau Massepe (Datu Suppa ke 30). MKT di harapkan menjadi mercusuar bagi pelaku adat budaya, dan sebagai wadah berkumpul dan menyatukan aspirasi dalam melestarikan adat budaya di Sulawesi Selatan.

MKT adalah organisasi yang berskala lokal yang berpusat di Sulawesi Selatan, tidak dibawahi oleh organisasi adat budaya sejenis dan terdaftar di Kementrian Hukum dan HAM (Menkumham) dan telah diakui oleh Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan. ( Red )

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel lensa-rakyat.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Rambu Lalu Lintas Terlepas di Jalan Sultan Alauddin, Polisi dan Dishub Makassar Bergerak Cepat
Cegah Bentrok Susulan, Kapolsek Tamalate dan Anggotanya Berjaga di Parangtambung
Patroli Malam di Permukiman Padat, Polsek Tallo Sapa Warga dan Cegah Gangguan Kamtibmas
Cegah Anak Terlibat Geng Motor, Kapolrestabes Makassar Tekankan Peran Orang Tua
Takjub Budaya Muna, Raja Nusak Amalo NTT Hadiri Penutupan Festival Budaya Puncak Wakila 2026
Dekat dengan Warga, Bhabinkamtibmas Polsek Tallo Pantau Situasi Kalukuang
Polsek Makassar Bubarkan Tawuran Kelompok, 11 Pemuda dan Busur Diamankan
Kapolrestabes Makassar Ungkap Strategi Hadapi Geng Motor, Tim Trisula Patroli hingga Dini Hari
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 23 September 2026 - 12:41 WITA

Rambu Lalu Lintas Terlepas di Jalan Sultan Alauddin, Polisi dan Dishub Makassar Bergerak Cepat

Rabu, 23 September 2026 - 02:37 WITA

Cegah Bentrok Susulan, Kapolsek Tamalate dan Anggotanya Berjaga di Parangtambung

Rabu, 23 September 2026 - 02:19 WITA

Patroli Malam di Permukiman Padat, Polsek Tallo Sapa Warga dan Cegah Gangguan Kamtibmas

Rabu, 23 September 2026 - 01:40 WITA

Cegah Anak Terlibat Geng Motor, Kapolrestabes Makassar Tekankan Peran Orang Tua

Rabu, 23 September 2026 - 01:19 WITA

Takjub Budaya Muna, Raja Nusak Amalo NTT Hadiri Penutupan Festival Budaya Puncak Wakila 2026

Berita Terbaru