Menciptakan Lapangan Kerja Seharusnya Jadi Panggung, Bukan Dijadikan Pesta: Saat Niat Baik Dibajak Kepentingan

Upaya membuka kesempatan kerja mestinya berfokus pada kesejahteraan masyarakat, bukan menjadi ajang pencitraan atau kepentingan kelompok tertentu.

- Penulis

Jumat, 12 Juni 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LENSARAKYAT.COM,

Penciptaan lapangan kerja merupakan salah satu indikator penting dalam pembangunan ekonomi dan sosial. Setiap program yang bertujuan membuka kesempatan kerja sejatinya harus menjadi panggung bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat, pemberdayaan tenaga kerja, dan pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.

Namun dalam praktiknya, tidak jarang niat baik tersebut dibajak oleh berbagai kepentingan. Program yang semestinya berorientasi pada kebutuhan masyarakat terkadang berubah menjadi ajang pencitraan, kepentingan politik, atau bahkan keuntungan kelompok tertentu. Akibatnya, esensi utama dari penciptaan lapangan kerja menjadi kabur dan manfaat yang diterima masyarakat tidak optimal.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Lapangan kerja bukan sekadar angka statistik yang dapat dipamerkan dalam laporan. Di balik setiap kesempatan kerja terdapat harapan keluarga, peningkatan taraf hidup, serta peluang bagi masyarakat untuk berkembang secara mandiri. Karena itu, setiap kebijakan dan program ketenagakerjaan harus dijalankan secara transparan, akuntabel, dan berorientasi pada hasil nyata.

Baca Juga:  Rusaknya Lingkungan Di Sultra, Perselingkuhan Penguasa Dan Pengusaha

Masyarakat membutuhkan kesempatan kerja yang berkelanjutan, bukan sekadar proyek sesaat yang lebih banyak menampilkan seremoni daripada dampak. Oleh sebab itu, seluruh pemangku kepentingan perlu memastikan bahwa penciptaan lapangan kerja tetap berada pada tujuan utamanya, yakni memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat luas.

Pada akhirnya, menciptakan lapangan kerja seharusnya menjadi panggung bagi kemajuan dan kesejahteraan bersama, bukan dijadikan pesta kepentingan yang mengabaikan kebutuhan rakyat. Ketika niat baik tetap dijaga dari berbagai kepentingan sempit, maka pembangunan yang inklusif dan berkeadilan dapat benar-benar terwujud.

Penulis : Hsb

Editor : Tim Redaksi

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel lensa-rakyat.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Antisipasi Geng Motor dan Narkoba, Bhabinkamtibmas Arungkeke Gencarkan Imbauan ke Sekolah
PELETAKAN BATU PERTAMA MASJID HJ. IDA SUSANTI ILYAS DI JALAN HARIMAU MAKASSAR*
Kapolsek Bangkala Bekali Siswa Baru SMA 4 Jeneponto dengan Materi Anti Narkoba di MPLS
Aksi Cepat Aiptu Irsan Nusu Bantu Petani Jeneponto Perbaiki Pintu Air Irigasi
Makassar Jadi Tuan Rumah Olymrun 2026, Targetkan 5.000 Pelari di Anjungan Pantai Losari
Personel Satlantas Polres Jeneponto Beri Pelayanan Prima di Akhir Pekan
Opini Hukum: Klinik Kesehatan Berhak Meminta Perlindungan Polisi Saat Menghadapi Rencana Aksi Demonstrasi
Polres Jeneponto Peduli Lansia, Kunjungi Kakek Lahoa dan Nenek Niha
Berita ini 26 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 22 Juli 2026 - 16:39 WITA

Antisipasi Geng Motor dan Narkoba, Bhabinkamtibmas Arungkeke Gencarkan Imbauan ke Sekolah

Senin, 20 Juli 2026 - 05:52 WITA

PELETAKAN BATU PERTAMA MASJID HJ. IDA SUSANTI ILYAS DI JALAN HARIMAU MAKASSAR*

Rabu, 15 Juli 2026 - 08:24 WITA

Kapolsek Bangkala Bekali Siswa Baru SMA 4 Jeneponto dengan Materi Anti Narkoba di MPLS

Selasa, 14 Juli 2026 - 11:15 WITA

Aksi Cepat Aiptu Irsan Nusu Bantu Petani Jeneponto Perbaiki Pintu Air Irigasi

Minggu, 12 Juli 2026 - 13:28 WITA

Makassar Jadi Tuan Rumah Olymrun 2026, Targetkan 5.000 Pelari di Anjungan Pantai Losari

Berita Terbaru