LENSA–RAKYAT.COM,
Penciptaan lapangan kerja merupakan salah satu indikator penting dalam pembangunan ekonomi dan sosial. Setiap program yang bertujuan membuka kesempatan kerja sejatinya harus menjadi panggung bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat, pemberdayaan tenaga kerja, dan pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.
Namun dalam praktiknya, tidak jarang niat baik tersebut dibajak oleh berbagai kepentingan. Program yang semestinya berorientasi pada kebutuhan masyarakat terkadang berubah menjadi ajang pencitraan, kepentingan politik, atau bahkan keuntungan kelompok tertentu. Akibatnya, esensi utama dari penciptaan lapangan kerja menjadi kabur dan manfaat yang diterima masyarakat tidak optimal.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Lapangan kerja bukan sekadar angka statistik yang dapat dipamerkan dalam laporan. Di balik setiap kesempatan kerja terdapat harapan keluarga, peningkatan taraf hidup, serta peluang bagi masyarakat untuk berkembang secara mandiri. Karena itu, setiap kebijakan dan program ketenagakerjaan harus dijalankan secara transparan, akuntabel, dan berorientasi pada hasil nyata.
Masyarakat membutuhkan kesempatan kerja yang berkelanjutan, bukan sekadar proyek sesaat yang lebih banyak menampilkan seremoni daripada dampak. Oleh sebab itu, seluruh pemangku kepentingan perlu memastikan bahwa penciptaan lapangan kerja tetap berada pada tujuan utamanya, yakni memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat luas.
Pada akhirnya, menciptakan lapangan kerja seharusnya menjadi panggung bagi kemajuan dan kesejahteraan bersama, bukan dijadikan pesta kepentingan yang mengabaikan kebutuhan rakyat. Ketika niat baik tetap dijaga dari berbagai kepentingan sempit, maka pembangunan yang inklusif dan berkeadilan dapat benar-benar terwujud.
Penulis : Hsb
Editor : Tim Redaksi






















