Peringati Hari Buruh, Presiden Prabowo: “Kekayaan Indonesia Besar, Masalahnya Malingnya Juga Banyak. Hentikan Korupsimu!”

- Penulis

Kamis, 1 Mei 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LENSA-RAKYAT.COM, JAKARTA | Presiden Prabowo Subianto menyampaikan pidato bernada tegas dan emosional dalam peringatan Hari Buruh Internasional yang digelar di Monas Jakarta, Kamis (1/5/2025). Di hadapan ribuan buruh dan tamu undangan, Presiden mengangkat isu krusial: korupsi yang masih mengakar kuat dalam tubuh pemerintahan.

Kekayaan kita sangat besar. Tapi sayangnya, maling-malingnya juga banyak,” ujar Prabowo, disambut riuh para peserta aksi.

Ia menegaskan bahwa pemerintahannya berkomitmen penuh untuk memberantas korupsi, meski diakuinya perjuangan tersebut tak mudah dan penuh rintangan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Saya pimpin pemerintahan ini dengan tekad kuat untuk menghapus korupsi dari bumi Indonesia. Saya tahu ini bukan jalan yang mudah. Setiap hari saya dihina, diancam, difitnah. Tapi saya tidak gentar,” tegas Prabowo.

Salah satu momen paling mencolok dalam pidato tersebut adalah ketika ia langsung menyindir pejabat publik yang masih terlibat praktik korupsi.

Hai kalian yang duduk di lembaga-lembaga negara, digaji oleh rakyat — hentikan korupsimu!” seru Prabowo dengan suara tinggi, memicu gelombang tepuk tangan dari massa buruh.

Ia pun menyampaikan bahwa sebagai putra bangsa, ia telah lama memahami permainan elit-elit yang kerap menyalahgunakan kekuasaan.

Saya ini sudah lama jadi orang Indonesia. Saya paham betul tipu-tipu mereka. Karena itu mereka takut saya jadi presiden,” lanjutnya.

Pidato tersebut dianggap sebagai salah satu pernyataan paling blak-blakan Prabowo sejak ia menjabat sebagai presiden. Ia tampil bukan hanya sebagai kepala negara, tetapi juga sebagai figur yang menantang sistem yang korup dan tidak berpihak pada rakyat.

Baca Juga:  Awak media online Lensa-rakyat.com silaturahmi ke Gubernur Sulbar

Sementara itu, aksi Hari Buruh 2025 turut diwarnai dengan berbagai tuntutan dari para pekerja, seperti kenaikan upah layak, pembentukan Satgas PHK, penghapusan sistem outsourcing, serta desakan kepada pemerintah dan DPR untuk segera mengesahkan RUU Ketenagakerjaan, RUU Perampasan Aset untuk pemberantasan korupsi, RUU PPRT, dan meratifikasi Konvensi ILO Nomor 188 tentang perlindungan buruh sektor perikanan.

(Bang Ali/Red)

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel lensa-rakyat.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Satuan Lalu Lintas Polres Jeneponto Bagikan Helm SNI, Kasat Lantas : Wujud Perhatian Polantas Terhadap Keselamatan Berlalu Lintas.
Kapolrestabes Makassar Ajak Remaja Makmurkan Masjid, Upaya Tekan Kriminalitas Lewat Safari Subuh
Personel Polsek Rappocini Siaga Hingga Dini Hari, Antisipasi Kriminalitas Jalanan
Pesta Ballo Hingga Dini Hari Dibubarkan Polisi, 13 Remaja di Makassar Diamankan
Seminar Kebangsaan PGK di Makassar Perkuat Persatuan dan Semangat Nasionalisme
Nuansa Adat dan Haru Warnai Pisah Sambut Dandim 1409/Gowa di Makodim
Polres Jeneponto Gelar Sunat Massal Modern Premium Gratis Menyambut Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026
Tak Kapok Masuk Penjara, Residivis Kembali Gasak Emas Orang Tua hingga Rp75 Juta
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 8 Juni 2026 - 13:56 WITA

Satuan Lalu Lintas Polres Jeneponto Bagikan Helm SNI, Kasat Lantas : Wujud Perhatian Polantas Terhadap Keselamatan Berlalu Lintas.

Senin, 8 Juni 2026 - 06:54 WITA

Kapolrestabes Makassar Ajak Remaja Makmurkan Masjid, Upaya Tekan Kriminalitas Lewat Safari Subuh

Minggu, 7 Juni 2026 - 07:00 WITA

Personel Polsek Rappocini Siaga Hingga Dini Hari, Antisipasi Kriminalitas Jalanan

Sabtu, 6 Juni 2026 - 12:56 WITA

Seminar Kebangsaan PGK di Makassar Perkuat Persatuan dan Semangat Nasionalisme

Sabtu, 6 Juni 2026 - 09:58 WITA

Nuansa Adat dan Haru Warnai Pisah Sambut Dandim 1409/Gowa di Makodim

Berita Terbaru

Di era media sosial, kecepatan menyebarkan informasi sering kali mengalahkan kepedulian untuk memahami dan merasakan kondisi sesama.

OPINI

Ketika Empati Kalah Cepat dari Viral

Senin, 8 Jun 2026 - 05:51 WITA