Polisi Tangkap Lima Pelaku Tawuran Geng Motor di Makassar

- Penulis

Jumat, 10 Oktober 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Makassar – Kapolrestabes Makassar Kombes Pol Arya Perdana, S.H., S.I.K., M.Si. didampingi Kapolsek Manggala Kompol Semuel Tolongan, S.H., M.H., M.Si. dan Kasi Humas AKP Wahiduddin menggelar konferensi pers terkait tindak pidana kekerasan secara bersama-sama terhadap orang di muka umum, bertempat di Mapolsek Manggala, Kamis (09/10/2025).

Kapolrestabes Makassar mengatakan, konferensi pers ini digelar untuk menyampaikan perkembangan kasus tindak pidana atau kriminalitas yang terjadi di wilayah hukum Polsek Manggala pada 27 September 2025.

“Ada video viral di media sosial yang memperlihatkan dua kelompok geng motor, yakni Warser dan Strobo, saling menyerang. Dari kejadian itu, kami berhasil menangkap lima orang pelaku,” jelas Kombes Pol Arya Perdana.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia menjelaskan bahwa motif tawuran tersebut berawal dari saling ejek antaranggota geng motor, yang kemudian berujung pada kesepakatan untuk melakukan aksi tawuran.

“Jadi, salah satu anggota geng Warser diejek oleh anggota geng Strobo, lalu mereka saling menantang dan sepakat melakukan tawuran,” ujarnya.

Peristiwa tawuran itu terjadi pada 27 September 2025 sekitar pukul 01.00 WITA di Jalan Pengayoman, Kota Makassar. Saat kejadian, para pelaku bahkan melakukan siaran langsung (live) di media sosial Instagram, mengundang kelompok geng motor lainnya untuk ikut bergabung sehingga situasi semakin ricuh.

Baca Juga:  Warga Apresiasi Patroli Malam Polsek Tallo di Jalan Panampu

“Seperti yang sering kami sampaikan, tawuran belakangan ini bukan disebabkan masalah serius, melainkan karena keinginan mereka sendiri untuk membuat keributan. Dalam kasus ini, salah satu pihak merasa diejek hingga memicu bentrokan,” ungkap Kapolrestabes.

Dalam insiden tersebut, seorang warga sekitar menjadi korban terkena panah busur, meskipun bukan bagian dari kelompok yang tawuran.

Polisi juga berhasil mengamankan sejumlah barang bukti dari lokasi kejadian hasil penyisiran bersama Polsek Panakkukang, di antaranya balok, besi, panah busur, senjata tajam jenis parang, serta beberapa unit sepeda motor yang digunakan pelaku saat tawuran.

Atas perbuatannya, para pelaku dijerat dengan Pasal 170 KUHP tentang kekerasan secara bersama-sama di muka umum terhadap orang atau barang, dengan ancaman hukuman paling lama 5 tahun penjara.

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel lensa-rakyat.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Patroli Preventif, Polsek Tallo Sisir Sejumlah Titik Rawan Gangguan Kamtibmas
Kapolrestabes Makassar Hadiri Pemusnahan Barang Ilegal Hasil Penindakan Bea Cukai
Kapolrestabes Makassar Kawal Aksi Unras Antrean Panjang BBM
Polda Sulsel Bongkar 10 Kasus Penyalahgunaan BBM Subsidi
Bangun Sinergi, Kapolsek Ujung Pandang Ajak FKPM dan Bankompol Aktif Deteksi Gangguan Kamtibmas
Antisipasi Antrean BBM, Personel Gabungan Polsek Rappocini Pantau Sejumlah SPBU
Pastikan Lancar, Kapolsek Makassar Pantau Pendistribusian Antrean Panjang BBM di SPBU Bawakaraeng
Antrean Panjang BBM Jadi Perhatian, Kapolrestabes Makassar Keliling Pantau SPBU Pastikan Stok Aman
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 15 September 2026 - 09:16 WITA

Patroli Preventif, Polsek Tallo Sisir Sejumlah Titik Rawan Gangguan Kamtibmas

Selasa, 15 September 2026 - 08:53 WITA

Kapolrestabes Makassar Hadiri Pemusnahan Barang Ilegal Hasil Penindakan Bea Cukai

Selasa, 15 September 2026 - 07:01 WITA

Kapolrestabes Makassar Kawal Aksi Unras Antrean Panjang BBM

Senin, 14 September 2026 - 05:49 WITA

Polda Sulsel Bongkar 10 Kasus Penyalahgunaan BBM Subsidi

Minggu, 13 September 2026 - 09:09 WITA

Bangun Sinergi, Kapolsek Ujung Pandang Ajak FKPM dan Bankompol Aktif Deteksi Gangguan Kamtibmas

Berita Terbaru

BERITA

Polda Sulsel Bongkar 10 Kasus Penyalahgunaan BBM Subsidi

Senin, 14 Sep 2026 - 05:49 WITA