Polsek Rappocini Ungkap Kasus Pencurian Disertai Pengrusakan, Tujuh Terduga Pelaku Diamankan

- Penulis

Senin, 13 Juli 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Makassar – Unit Resmob Polsek Rappocini Polrestabes Makassar mengungkap kasus dugaan tindak pidana pencurian yang disertai pengrusakan di Jalan Beringin Timur, Kelurahan Kassi-Kassi, Kecamatan Rappocini, Kota Makassar.

Polisi mengamankan tujuh terduga pelaku.
Ketujuh terduga pelaku masing-masing berinisial AR alias BL (22), AP (16), AF (16), MA (17), AD (14), MR (11), dan AN (23).

Penangkapan dilakukan pada Senin (13/7/2026) sekitar pukul 01.40 WITA oleh Tim Unit Opsnal Reskrim Polsek Rappocini Polrestabes Makassar.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kanit Reskrim Polsek Rappocini IPTU Muh. Ali Djaras, S.H., M.H., menjelaskan bahwa pengungkapan kasus tersebut berawal dari laporan korban, seorang mahasiswa berusia 20 tahun, yang kehilangan uang tunai serta mendapati sepeda motornya dalam kondisi rusak.

“Setelah menerima laporan dari korban, kami melakukan olah TKP, memeriksa para saksi, serta mengumpulkan rekaman CCTV di sekitar lokasi. Dari hasil penyelidikan tersebut, identitas para terduga pelaku berhasil diketahui hingga akhirnya seluruhnya dapat diamankan bersama barang bukti,” ujar IPTU Muh. Ali Djaras.

IPTU Muh. Ali Djaras menerangkan, Peristiwa itu terjadi pada Minggu (12/7/2026) sekitar pukul 21.30 WITA. Berdasarkan keterangan korban, sebelum kejadian korban bersama saudaranya melintas di Jalan Beringin dan berpapasan dengan empat perempuan. Korban kemudian mengikuti rombongan tersebut hingga tiba di lokasi kejadian.

Sesampainya di lokasi, para perempuan itu berteriak sehingga mengundang perhatian warga sekitar. Korban kemudian dikejar warga dan memilih menyelamatkan diri ke rumah salah seorang warga.

Beberapa jam kemudian, orang tua korban datang ke lokasi dan mendapati sepeda motor korban dalam keadaan rusak. Selain itu, uang tunai sebesar Rp3.500.000 yang disimpan di dalam kantong plastik hitam di bagasi sepeda motor telah hilang. Atas kejadian tersebut korban mengalami kerugian sekitar Rp4.500.000 dan melaporkannya ke Polsek Rappocini.

Menindaklanjuti laporan tersebut, atas perintah Kapolsek Rappocini KOMPOL Ismail, S.E., M.M., Tim Unit Opsnal Reskrim yang dipimpin Panit I Opsnal IPDA Suprianto, S.Sos., bergerak melakukan penyelidikan. Polisi mendatangi lokasi kejadian, mengumpulkan keterangan saksi, serta menelusuri rekaman kamera pengawas hingga berhasil mengidentifikasi para terduga pelaku.

Baca Juga:  Bertemu Menlu Prancis, Presiden Jokowi Dorong Percepatan Indonesia-EU CEPA

IPTU Muh. Ali Djaras,mengungkapkan dari hasil interogasi awal, AR alias BL mengakui menyembunyikan sisa uang hasil curian di lahan kosong dekat tumpukan kayu bekas yang berada tidak jauh dari lokasi kejadian.

Berdasarkan pengakuan tersebut, petugas melakukan pengembangan dan berhasil menemukan barang bukti berupa uang tunai yang disimpan di dalam kantong plastik hitam.

Dari hasil pemeriksaan, AR mengaku mengambil kantong plastik berisi uang dari dalam bagasi sepeda motor korban setelah melihat AP terlebih dahulu membuka sadel kendaraan. Sebagian uang digunakan dan dibagikan kepada beberapa orang, sedangkan sisanya disembunyikan.

Sementara itu, AP mengakui membuka bagasi sepeda motor korban dan mengambil uang tunai sebesar Rp100.000. Ia juga mengaku ikut merusak sepeda motor korban dengan menendang kendaraan tersebut.

Terduga pelaku lainnya juga mengakui keterlibatan masing-masing dalam aksi pengrusakan, seperti menendang, melempar batu hingga memukul bagian sepeda motor korban. Beberapa di antaranya juga mengaku menerima bagian dari uang hasil dugaan pencurian.

Dari pengungkapan tersebut, polisi mengamankan barang bukti berupa uang tunai sebesar Rp2.302.000 yang diduga merupakan sisa hasil tindak pidana, selain itu uang tunai Rp40.000 diamankan dari salah satu terduga pelaku, satu unit telepon genggam milik AR alias BL, serta satu buah dompet.

IPTU Muh. Ali Djaras menegaskan bahwa penyidik akan menangani perkara tersebut secara profesional sesuai ketentuan hukum yang berlaku, termasuk memperhatikan mekanisme penanganan terhadap terduga pelaku yang masih berstatus anak.

Saat ini, ketuju terduga pelaku beserta barang bukti telah diamankan di Polsek Rappocini guna menjalani proses hukum lebih lanjut.

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel lensa-rakyat.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kapolsek Rappocini Pimpin Operasi Cipkon Sasar Sajam hingga Knalpot Brong
Patroli Lorong Polsek Tallo Sasar Wilayah Rawan, Polisi Pastikan Kamtibmas Tetap Kondusif
Keributan Diduga Libatkan Geng Motor di Makassar, Polisi Temukan 2 Ketapel dan 3 Anak Panah Busur
Tertibkan Knalpot Brong dan Geng Motor, Polsek Mamajang Amankan 15 Kendaraan
Sambil Perkenalkan Diri, Kapolsek Bontoala Hadiri Pesta Rakyat di Kelurahan Wajo Baru
Kapolri: NKRI Rumah Bersama, Setiap Anak Bangsa Punya Ruang untuk Berkarya
KOTI Mahatidana PP Sulsel Resmi Dilantik, Dihadiri oleh ketum Kiwal Garuda Hitam,Ketua Harian Legend Kiwal, Pandawa Pattingalloang,Ketum Semut Hitam,Ormas Elang Timur, dan beberapa oramas lain nya
Keributan Geng Motor di Toddopuli Makassar, Polisi Amankan Lima Pemuda dan Busur Panah
Berita ini 8 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 30 Agustus 2026 - 12:51 WITA

Kapolsek Rappocini Pimpin Operasi Cipkon Sasar Sajam hingga Knalpot Brong

Minggu, 30 Agustus 2026 - 12:35 WITA

Patroli Lorong Polsek Tallo Sasar Wilayah Rawan, Polisi Pastikan Kamtibmas Tetap Kondusif

Minggu, 30 Agustus 2026 - 09:59 WITA

Keributan Diduga Libatkan Geng Motor di Makassar, Polisi Temukan 2 Ketapel dan 3 Anak Panah Busur

Minggu, 30 Agustus 2026 - 09:17 WITA

Tertibkan Knalpot Brong dan Geng Motor, Polsek Mamajang Amankan 15 Kendaraan

Minggu, 30 Agustus 2026 - 08:55 WITA

Sambil Perkenalkan Diri, Kapolsek Bontoala Hadiri Pesta Rakyat di Kelurahan Wajo Baru

Berita Terbaru