Polsek Tallo Cegah Keributan Keluarga di Kaluku Bodoa, Mediasi Berhasil Capai Damai

- Penulis

Senin, 11 Mei 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Makassar – Personel Polsek Tallo, Makassar, dengan sigap merespons pengaduan warga terkait keributan keluarga di Jalan Indah 7 RT 02, Kelurahan Kaluku Bodoa, Kecamatan Tallo, Senin (11/5/2026) pukul 13.00 WITA. Insiden pengancaman menggunakan senjata tajam ini berhasil diselesaikan melalui mediasi cepat, menghasilkan kesepakatan damai kedua belah pihak.

Kronologi kejadian bermula dari konflik rumah tangga yang memanas. Pelaku diduga berinisial AH (laki-laki) marah besar karena saudari kandungnya, Pr. RS, disebut-sebut telah cerita jelek tentangnya di kalangan tetangga. Saat AH datang ke rumah Lk. YS— yang merupakan kakak Iparnya—ia langsung memprotes keras Pr. RS sehingga YS berusaha melerai, tapi AH tidak terima karena merasa YS membela Pr. RS.

Emosi memuncak saat AH mengeluarkan senjata tajam dan mengancam YS. “Mengingat mereka masih berkeluarga, situasi langsung tegang. Untungnya, warga cepat lapor via HP ke piket SPKT Polsek Tallo,” ujar sumber di lokasi.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

piket SPKT yang dipimpin KA SPKT AIPDA Vahrur Rasyid bersama Bripka Ali Adnan langsung meluncur ke TKP. Dengan pendekatan problem solving khas polisi preventif, personel melakukan mediasi intensif. Kedua belah pihak diajak duduk bersama, mendengarkan curhatan masing-masing, dan mencari solusi damai.

Hasilnya, kesepakatan tercapai. “Kedua pihak sepakat berdamai, tidak akan mengulangi perbuatan serupa, dan saling menjaga hubungan keluarga,” jelas AIPDA Vahrur. Kesepakatan itu dituangkan dalam surat pernyataan resmi, ditandatangani keduanya, dan disaksikan Ketua RT 02 serta RW setempat. Dokumen itu menjadi bukti hukum untuk mencegah eskalasi lebih lanjut.

Baca Juga:  Mayat perempuan terapung di Pinggir sungai Tallo.

Kapolsek Tallo AKP Asfada, SE, MH, mengapresiasi kinerja anak buahnya. “Ini contoh nyata community policing. Kami prioritaskan mediasi untuk kasus keluarga agar tidak berujung pidana. Terima kasih warga Kaluku Bodoa yang proaktif lapor, ini bikin kita lebih cepat tanggap,” katanya saat dikonfirmasi.

Insiden ini menambah catatan positif Polsek Tallo dalam menangani kasus minor di wilayahnya. Tahun ini saja, berbagai keributan domestik di Kecamatan Tallo berhasil diselesaikan tanpa ke pengadilan berkat pendekatan serupa. “Kami terus galakkan patroli dan edukasi warga soal penyelesaian konflik damai,” tambah AKP Asfada.

Warga setempat pun lega. “Bagus polisi cepat datang, kalau tidak bisa-bisa tambah parah. Keluarga kan harus akur,” kata seorang tetangga yang enggan disebut namanya.

Polsek Tallo mengimbau masyarakat Makassar, khususnya di Tallo, untuk segera hubungi piket SPKT via 110 atau datang langsung ke apolsek Tallo jika ada gejala keributan. “Jangan tunggu membesar, lapor awal biar damai cepat,” pesan Kapolsek.

Dengan kasus ini, Polsek Tallo kembali tunjukkan komitmennya jaga kamtibmas di tingkat RT-RW. Semoga kejadian serupa makin berkurang, dan keluarga di Kaluku Bodoa bisa harmonis kembali.

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel lensa-rakyat.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Oknum Pengawas Yaya Diduga Jadi Kordinator Pelansir Pertalite SPBU Boddia
GMNI Sultra Mandeg, Wasekbid Organisasi GMNI Kendari Nilai Eks Ketua GMNI Kendari Potensial Pimpin DPD GMNI Sultra
Kapolrestabes Makassar Ajak Warga Selesaikan Persoalan Lingkungan Secara Bijak
Sasar Lorong Sempit, Personel Polsek Tallo Beri Rasa Aman ke Warga yang Tak Terjangkau Patroli Mobil
Antisipasi Geng Motor dan Kejahatan Jalanan, Polsek Rappocini Pantau Sejumlah Titik Rawan
Cegah Potensi Kriminalitas, Bhabinkamtibmas Rappocini Bubarkan Pemuda Konsumsi Miras
Sinergi Tiga Pilar, Bhabinkamtibmas Gaddong Fasilitasi Penyelesaian Perselisihan Warga
Semangat Kemerdekaan, Polsek Manggala Gelar Lomba 17-an Bersama Bhayangkari dan Mitra Kamtibmas
Berita ini 10 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 10 Agustus 2026 - 13:15 WITA

Oknum Pengawas Yaya Diduga Jadi Kordinator Pelansir Pertalite SPBU Boddia

Senin, 10 Agustus 2026 - 11:58 WITA

GMNI Sultra Mandeg, Wasekbid Organisasi GMNI Kendari Nilai Eks Ketua GMNI Kendari Potensial Pimpin DPD GMNI Sultra

Senin, 10 Agustus 2026 - 07:01 WITA

Kapolrestabes Makassar Ajak Warga Selesaikan Persoalan Lingkungan Secara Bijak

Senin, 10 Agustus 2026 - 06:42 WITA

Sasar Lorong Sempit, Personel Polsek Tallo Beri Rasa Aman ke Warga yang Tak Terjangkau Patroli Mobil

Minggu, 9 Agustus 2026 - 08:57 WITA

Cegah Potensi Kriminalitas, Bhabinkamtibmas Rappocini Bubarkan Pemuda Konsumsi Miras

Berita Terbaru