Terlibat Miras dan Kekerasan, Dua Remaja Dapat Pembinaan di Polsek Rappocini

- Penulis

Selasa, 21 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Makassar – Personel Polsek Rappocini Polrestabes Makassar melaksanakan kegiatan pembinaan keagamaan terhadap dua remaja yang sebelumnya diamankan terkait kasus pesta minuman keras (miras) dan aksi penyerangan.

Kegiatan tersebut berlangsung pada Senin, (20 April 2026, bertempat di musholla Polsek Rappocini. Pembinaan dipimpin langsung oleh Kanit Reskrim Polsek Rappocini, Iptu Muh. Ali Djaras, S.H., M.H., didampingi Aiptu Umar Z.

Dalam pelaksanaannya, kedua remaja diberikan nasihat serta pemahaman keagamaan sebagai bagian dari pembinaan mental dan moral. Mereka juga diajak untuk menyadari dampak negatif dari pergaulan bebas, khususnya konsumsi miras dan tindakan kekerasan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Ikuti kegiatan ini dengan sungguh-sungguh. Kesalahan yang terjadi harus menjadi pelajaran agar ke depan bisa menjadi pribadi yang lebih baik dan tidak mengulangi perbuatan yang sama,” ujar Iptu Muh. Ali Djaras dalam arahannya.

Ia mengatakan bahwa keterlibatan remaja dalam miras dan aksi kekerasan tidak hanya merugikan diri sendiri, tetapi juga berpotensi mengganggu ketertiban masyarakat.

Baca Juga:  Ajak Warga Jaga Kamtibmas, Bhabinkamtibmas Kunjungmae Sambangi Pasar Kokolojia

“Kami ingin membangun kesadaran bahwa masa depan kalian masih panjang. Hindari pergaulan negatif, perbanyak kegiatan positif, dan dekatkan diri kepada Tuhan,” tambahnya.

Selain pemberian nasihat, kegiatan juga diisi dengan pembinaan spiritual guna menanamkan nilai-nilai moral dan tanggung jawab sosial kepada para remaja.

Menurutnya, langkah pembinaan ini merupakan bagian dari pendekatan humanis Polsek Rappocini, yang tidak hanya mengedepankan penegakan hukum, tetapi juga upaya edukatif dan preventif.

“Pendekatan seperti ini kami lakukan agar para remaja tidak hanya jera, tetapi juga benar-benar berubah dan kembali ke lingkungan masyarakat dengan perilaku yang lebih baik,” jelasnya.

Melalui kegiatan ini, diharapkan para remaja dapat mengambil hikmah dari peristiwa yang dialami serta tidak kembali terlibat dalam tindakan yang melanggar hukum, sekaligus menjadi contoh positif di lingkungan sekitarnya.

 

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel lensa-rakyat.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Persekutuan Oikumene Polda Sulsel Berbagi Kasih dan Sukacita di Panti Asuhan Titipan Kasih
Bawa Busur dalam Tas Selempang, Pemuda Diamankan Polisi Saat Tawuran
Patroli Preventif, Polsek Tallo Sisir Sejumlah Titik Rawan Gangguan Kamtibmas
Kapolrestabes Makassar Hadiri Pemusnahan Barang Ilegal Hasil Penindakan Bea Cukai
Kapolrestabes Makassar Kawal Aksi Unras Antrean Panjang BBM
Polda Sulsel Bongkar 10 Kasus Penyalahgunaan BBM Subsidi
Bangun Sinergi, Kapolsek Ujung Pandang Ajak FKPM dan Bankompol Aktif Deteksi Gangguan Kamtibmas
Antisipasi Antrean BBM, Personel Gabungan Polsek Rappocini Pantau Sejumlah SPBU
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 09:23 WITA

Persekutuan Oikumene Polda Sulsel Berbagi Kasih dan Sukacita di Panti Asuhan Titipan Kasih

Rabu, 16 September 2026 - 08:52 WITA

Bawa Busur dalam Tas Selempang, Pemuda Diamankan Polisi Saat Tawuran

Selasa, 15 September 2026 - 09:16 WITA

Patroli Preventif, Polsek Tallo Sisir Sejumlah Titik Rawan Gangguan Kamtibmas

Selasa, 15 September 2026 - 08:53 WITA

Kapolrestabes Makassar Hadiri Pemusnahan Barang Ilegal Hasil Penindakan Bea Cukai

Selasa, 15 September 2026 - 07:01 WITA

Kapolrestabes Makassar Kawal Aksi Unras Antrean Panjang BBM

Berita Terbaru