Tomalolo Tomakappa Majene 2024 Gelar Pengabdian Desa untuk Meningkatkan Pendidikan, Budaya, Kesehatan, dan Pariwisata di Dusun Ratte

- Penulis

Kamis, 20 Februari 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lensa-Rakyat.com, Majene| Tomalolo Tomakappa Majene 2024 berhasil menggelar program pengabdian masyarakat yang penuh dampak positif bagi Dusun Ratte, Desa Banua Adolang, Kecamatan Pamboang, Kabupaten Majene, Sulawesi Barat. Kegiatan ini berlangsung dari 4 hingga 10 Januari 2025, dipimpin oleh sang juara 1 Tomakappa Majene 2024, Muh. Agus Syam, dengan tujuan untuk memberikan kontribusi nyata di empat bidang utama: pendidikan, budaya, kesehatan, dan pariwisata (20/02/2025).

Empat Pilar untuk Desa yang Lebih Baik

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Program ini dirancang untuk mendorong kemajuan Desa Banua Adolang dengan pendekatan yang menyeluruh dan berkelanjutan, sehingga dapat meningkatkan kualitas hidup masyarakat melalui pendidikan, pelestarian budaya, pengelolaan kesehatan yang lebih baik, dan pengembangan sektor pariwisata.

Pendidikan yang Mencerahkan

Salah satu fokus utama kegiatan ini adalah pendidikan, yang meliputi pelatihan bagi guru, pemberian bantuan sarana dan prasarana pendidikan, serta berbagai program pembelajaran untuk anak-anak desa. Dengan memberikan pengetahuan yang berkualitas, program ini bertujuan untuk memperkuat fondasi pendidikan di desa tersebut agar anak-anak di Dusun Ratte dapat memiliki akses pendidikan yang lebih baik dan siap menghadapi tantangan di masa depan.

Pelestarian Budaya Lokal

Kegiatan pengabdian ini juga mengedepankan pelestarian budaya, dengan melibatkan masyarakat dalam berbagai kegiatan yang menggali kembali kekayaan budaya lokal, seperti tarian tradisional, kerajinan tangan, dan upacara adat. Masyarakat diberikan pelatihan untuk melestarikan dan mengembangkan budaya mereka, agar bisa menjadi warisan yang terus dikenang dan dihidupkan oleh generasi mendatang. “Budaya adalah identitas kita. Dengan menjaga dan mengembangkan budaya lokal, kita bisa memperkenalkan kekayaan tradisi kepada dunia,” ungkap Muh. Agus Syam.

Kesehatan untuk Kehidupan yang Lebih Baik

Bidang kesehatan juga mendapat perhatian serius dalam kegiatan ini. Masyarakat diberikan penyuluhan tentang pentingnya pola hidup sehat, pencegahan penyakit, sanitasi, serta cara-cara menjaga kebersihan lingkungan. Melalui pelatihan ini, diharapkan masyarakat Dusun Ratte dapat lebih sadar akan pentingnya menjaga kesehatan diri dan lingkungan mereka, serta mampu mengaplikasikan ilmu yang didapat dalam kehidupan sehari-hari.

Baca Juga:  Polsek Tamalate Gencar Patroli Malam, Sasar Lokasi Rawan Kamtibmas

Mengoptimalkan Potensi Pariwisata

Sektor pariwisata menjadi pilar terakhir yang diperkenalkan melalui pelatihan dan workshop untuk mengoptimalkan potensi alam dan budaya yang ada di desa. Masyarakat diberikan pemahaman tentang bagaimana mengelola objek wisata lokal, mempromosikan desa sebagai destinasi wisata, serta memberikan pengalaman yang tak terlupakan bagi wisatawan. “Kami percaya, dengan mengelola potensi pariwisata secara baik, Desa Banua Adolang bisa menjadi tempat yang menarik bagi wisatawan, sekaligus mendongkrak ekonomi lokal,” tambah Agus Syam.

Respons Positif dan Harapan Masa Depan

Kegiatan ini disambut antusias oleh masyarakat Dusun Ratte, yang merasa sangat terbantu dengan pelatihan dan edukasi yang diberikan. Mereka berharap, dengan adanya program ini, Desa Banua Adolang bisa berkembang pesat, tidak hanya dalam bidang kesehatan, tetapi juga dalam pendidikan, pelestarian budaya, dan pariwisata.

“Ini adalah awal yang baik untuk desa kami. Kami yakin dengan ilmu yang kami dapat, desa kami bisa lebih maju, sejahtera, dan menjadi contoh bagi desa lain,” ujar salah satu warga setempat.

Mengukir Jejak Perubahan

Tomalolo Tomakappa Majene 2024 berhasil menunjukkan bahwa perubahan besar dimulai dari langkah-langkah kecil yang nyata. Dengan fokus pada empat bidang utama ini, program pengabdian masyarakat ini tidak hanya memberikan dampak positif dalam jangka pendek, tetapi juga menciptakan dasar yang kuat untuk masa depan desa yang lebih mandiri, berdaya saing, dan berkelanjutan.

Melalui kegiatan ini, Muh. Agus Syam dan timnya membuktikan bahwa semangat pemuda bisa menjadi kekuatan utama dalam membangun desa dan meraih kemajuan bersama.

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel lensa-rakyat.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Satuan Lalu Lintas Polres Jeneponto Bagikan Helm SNI, Kasat Lantas : Wujud Perhatian Polantas Terhadap Keselamatan Berlalu Lintas.
Kapolrestabes Makassar Ajak Remaja Makmurkan Masjid, Upaya Tekan Kriminalitas Lewat Safari Subuh
Personel Polsek Rappocini Siaga Hingga Dini Hari, Antisipasi Kriminalitas Jalanan
Pesta Ballo Hingga Dini Hari Dibubarkan Polisi, 13 Remaja di Makassar Diamankan
Seminar Kebangsaan PGK di Makassar Perkuat Persatuan dan Semangat Nasionalisme
Nuansa Adat dan Haru Warnai Pisah Sambut Dandim 1409/Gowa di Makodim
Polres Jeneponto Gelar Sunat Massal Modern Premium Gratis Menyambut Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026
Tak Kapok Masuk Penjara, Residivis Kembali Gasak Emas Orang Tua hingga Rp75 Juta
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 8 Juni 2026 - 13:56 WITA

Satuan Lalu Lintas Polres Jeneponto Bagikan Helm SNI, Kasat Lantas : Wujud Perhatian Polantas Terhadap Keselamatan Berlalu Lintas.

Senin, 8 Juni 2026 - 06:54 WITA

Kapolrestabes Makassar Ajak Remaja Makmurkan Masjid, Upaya Tekan Kriminalitas Lewat Safari Subuh

Minggu, 7 Juni 2026 - 07:00 WITA

Personel Polsek Rappocini Siaga Hingga Dini Hari, Antisipasi Kriminalitas Jalanan

Sabtu, 6 Juni 2026 - 12:56 WITA

Seminar Kebangsaan PGK di Makassar Perkuat Persatuan dan Semangat Nasionalisme

Sabtu, 6 Juni 2026 - 09:58 WITA

Nuansa Adat dan Haru Warnai Pisah Sambut Dandim 1409/Gowa di Makodim

Berita Terbaru

Di era media sosial, kecepatan menyebarkan informasi sering kali mengalahkan kepedulian untuk memahami dan merasakan kondisi sesama.

OPINI

Ketika Empati Kalah Cepat dari Viral

Senin, 8 Jun 2026 - 05:51 WITA