/* SC_TH_END:4.5.3:170d8d8b */ /* SC_TH_END:4.5.3:170d8d8b */ /* SC_TH_END:4.5.3:170d8d8b */ /* SC_TH_END:4.5.3:170d8d8b */ /* SC_TH_END:4.5.3:170d8d8b */ Anak 10 Tahun Tenggelam di Pantai Masjid 99 Kubah Makassar Ditemukan Meninggal Dunia - Lensa-Rakyat.Com

Anak 10 Tahun Tenggelam di Pantai Masjid 99 Kubah Makassar Ditemukan Meninggal Dunia

- Penulis

Jumat, 3 Juli 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LENSARAKYAT.COM, MAKASSAR – Tim gabungan yang dipimpin Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Makassar berhasil menemukan seorang anak yang dilaporkan tenggelam di Pantai depan Masjid 99 Kubah, Kamis (2/7/2026) petang. Korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia setelah dilakukan pencarian selama kurang lebih satu jam.

Korban diketahui bernama Muhammad Afid Al Imran (10), warga Jalan Kakatua II Nomor 40, Kelurahan Parang, Kecamatan Mamajang. Kepala BPBD Makassar menerima laporan insiden tersebut pada sore hari dan segera mengerahkan personel menuju lokasi. Bersama unsur gabungan, tim melakukan penyisiran di sekitar titik terakhir korban terlihat menggunakan metode pencarian permukaan.

Upaya pencarian membuahkan hasil pada pukul 18.37 WITA. Korban ditemukan sekitar 10 hingga 15 meter dari lokasi awal dilaporkan tenggelam. Setelah dievakuasi ke daratan, jenazah langsung diserahkan kepada pihak keluarga.

Berdasarkan informasi yang dihimpun di lokasi, Muhammad Afid Al Imran sebelumnya berenang bersama dua saudaranya di kawasan pantai depan Masjid 99 Kubah. Ketiganya sempat terseret hingga tenggelam, namun dua saudaranya berhasil menyelamatkan diri dan meminta pertolongan kepada warga sekitar.

Laporan dari masyarakat kemudian diteruskan kepada petugas sehingga operasi pencarian dapat segera dilaksanakan.

Proses pencarian melibatkan berbagai unsur, di antaranya BPBD Makassar, DAMKARMAT Kota Makassar, Satpol PP Provinsi Sulawesi Selatan, relawan, serta Potensi SAR yang bekerja secara terpadu hingga korban berhasil ditemukan.

Kepala BPBD Makassar, Dr. H. Muh. Fadli Tahar, menyampaikan belasungkawa kepada keluarga korban sekaligus mengapresiasi seluruh personel yang terlibat dalam operasi kemanusiaan tersebut.

BPBD Makassar turut mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan saat beraktivitas di kawasan pantai. Orang tua diminta memastikan anak-anak selalu berada dalam pengawasan guna menghindari hal hal yang tidak di inginkan.

Penulis : Hsb

Editor : Tim Redaksi

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel lensa-rakyat.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Operasi 10 Hari, Satlantas Polrestabes Makassar Amankan 353 Motor Knalpot Brong
Safari Subuh, Kapolrestabes Makassar Ajak Orang Tua Cegah Anak Terjerumus Geng Motor
322 Personel Diterjunkan, Polri Perkuat Edukasi dan Kehadiran Negara Cegah Karhutla
Polsek Manggala Bubarkan Pesta Miras 8 Pemuda di Pekuburan
Polsek Rappocini Gelar Operasi Cipta Kondisi, Sejumlah Sepeda Motor Berknalpot Brong Diamankan
Silaturahmi Kapolsek Manggala di Sekretariat Bankompol Merpati, Perkuat Sinergi Kamtibmas
Polsek Mamajang Amankan Empat Pemuda Bawa Busur, Diduga Hendak Hadang Pemotor
Kapolri Instruksikan Jajaran Siaga Hadapi Dampak Erupsi Gunung Anak Krakatau
Berita ini 18 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 7 September 2026 - 15:51 WITA

Operasi 10 Hari, Satlantas Polrestabes Makassar Amankan 353 Motor Knalpot Brong

Senin, 7 September 2026 - 09:34 WITA

Safari Subuh, Kapolrestabes Makassar Ajak Orang Tua Cegah Anak Terjerumus Geng Motor

Senin, 7 September 2026 - 09:26 WITA

322 Personel Diterjunkan, Polri Perkuat Edukasi dan Kehadiran Negara Cegah Karhutla

Senin, 7 September 2026 - 03:49 WITA

Polsek Manggala Bubarkan Pesta Miras 8 Pemuda di Pekuburan

Senin, 7 September 2026 - 03:24 WITA

Polsek Rappocini Gelar Operasi Cipta Kondisi, Sejumlah Sepeda Motor Berknalpot Brong Diamankan

Berita Terbaru