Fenomena “Jaman Edan” Kian Liar di Tengah Krisis Moral dan Informasi

Arus digital tanpa kendali, budaya sensasi, dan menurunnya empati sosial membuat masyarakat semakin sulit membedakan kewarasan dan kegaduhan.

- Penulis

Sabtu, 30 Mei 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LENSA RAKYAT.COM,

Istilah “jaman edan” bukanlah ungkapan baru dalam kehidupan masyarakat Indonesia. Kalimat yang pernah dipopulerkan oleh pujangga Jawa itu kini terasa semakin relevan di tengah realitas sosial modern. Bedanya, jika dahulu kegilaan zaman hadir dalam bentuk kekacauan sosial dan politik, hari ini “jaman edan” tampil lebih liar melalui media sosial, budaya sensasi, dan krisis empati yang perlahan dianggap biasa.

Di era digital, setiap orang bisa menjadi pusat perhatian hanya dalam hitungan detik. Sayangnya, popularitas kini sering lebih dihargai dibanding kualitas atau etika. Konten penuh kemarahan, fitnah, hingga penghinaan justru lebih cepat mendapat perhatian publik. Banyak orang berlomba menjadi viral tanpa memikirkan dampak sosial yang ditinggalkan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Fenomena ini memperlihatkan bahwa masyarakat sedang mengalami pergeseran nilai. Kejujuran sering kalah oleh pencitraan. Kesederhanaan dianggap kurang menarik dibanding kemewahan yang dipamerkan. Bahkan, kebohongan yang diulang terus-menerus dapat diterima sebagai kebenaran oleh sebagian orang.

Yang lebih mengkhawatirkan, budaya saling menghujat mulai dianggap hiburan. Empati semakin menipis karena orang lebih sibuk mencari pembenaran daripada memahami sesama. Dalam ruang digital, seseorang bisa dihakimi tanpa proses yang adil hanya karena potongan video atau narasi sepihak.

Baca Juga:  Ketua DPRD Luwu Ahmad Gazali Dorong Percepatan Investasi dan Keadilan Sosial

“Jaman edan” juga terlihat dari cara masyarakat menyerap informasi. Banyak orang lebih mudah percaya pada isu provokatif dibanding data yang jelas. Akibatnya, hoaks berkembang cepat dan memecah hubungan sosial. Ruang publik dipenuhi kegaduhan, sementara suara akal sehat sering tenggelam oleh emosi massa.

Namun, keadaan ini bukan alasan untuk ikut hanyut. Justru di tengah situasi yang semakin liar, masyarakat membutuhkan kesadaran untuk kembali pada nilai kemanusiaan, etika, dan tanggung jawab sosial. Teknologi seharusnya menjadi alat membangun pengetahuan, bukan memperluas kebencian.

Pada akhirnya, “jaman edan” bukan hanya tentang rusaknya keadaan, tetapi tentang bagaimana manusia memilih sikap di tengah kekacauan. Sebab ketika kewarasan mulai dianggap aneh, maka menjaga akal sehat dan empati menjadi bentuk perlawanan yang paling penting.

Penulis : Hsb

Editor : Tim Redaksi

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel lensa-rakyat.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Disela Kegiatan Melayat Warga Yang Berduka, Bhabinkamtibmas Ingatkan Warga soal Bahaya Kebakaran
Edukasi Generasi Z dan Alpa, Biro SDM Polda Sulsel Sosialiasi Program AI*
Kapolres Jeneponto Gelar Safari Subuh, Pererat Silaturahmi dan Serap Aspirasi Masyarakat
Antisipasi Geng Motor dan Narkoba, Bhabinkamtibmas Arungkeke Gencarkan Imbauan ke Sekolah
PELETAKAN BATU PERTAMA MASJID HJ. IDA SUSANTI ILYAS DI JALAN HARIMAU MAKASSAR*
Kapolsek Bangkala Bekali Siswa Baru SMA 4 Jeneponto dengan Materi Anti Narkoba di MPLS
Aksi Cepat Aiptu Irsan Nusu Bantu Petani Jeneponto Perbaiki Pintu Air Irigasi
Makassar Jadi Tuan Rumah Olymrun 2026, Targetkan 5.000 Pelari di Anjungan Pantai Losari
Berita ini 68 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 31 Juli 2026 - 13:32 WITA

Disela Kegiatan Melayat Warga Yang Berduka, Bhabinkamtibmas Ingatkan Warga soal Bahaya Kebakaran

Rabu, 29 Juli 2026 - 08:32 WITA

Edukasi Generasi Z dan Alpa, Biro SDM Polda Sulsel Sosialiasi Program AI*

Kamis, 23 Juli 2026 - 14:21 WITA

Kapolres Jeneponto Gelar Safari Subuh, Pererat Silaturahmi dan Serap Aspirasi Masyarakat

Rabu, 22 Juli 2026 - 16:39 WITA

Antisipasi Geng Motor dan Narkoba, Bhabinkamtibmas Arungkeke Gencarkan Imbauan ke Sekolah

Senin, 20 Juli 2026 - 05:52 WITA

PELETAKAN BATU PERTAMA MASJID HJ. IDA SUSANTI ILYAS DI JALAN HARIMAU MAKASSAR*

Berita Terbaru