KENDARI, lensa-Rakyat.com || Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Kendari periode 2026–2027 menggelar aksi Konsolidasi Akbar dan Reformasi Kebijakan di kawasan Perempatan Pasar Baru, Kota Kendari, Sabtu (13/6/2026).
Aksi yang dimulai sekitar pukul 16.00 WITA itu diikuti kader HMI bersama sejumlah elemen masyarakat. Dalam kegiatan tersebut, massa menyampaikan aspirasi terkait berbagai kebijakan nasional yang dinilai perlu dievaluasi.
Ketua Umum HMI Cabang Kendari, Yusril, mengatakan aksi tersebut merupakan bagian dari fungsi kontrol sosial yang dijalankan mahasiswa terhadap berbagai persoalan sosial dan ekonomi yang berkembang di tengah masyarakat.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Dalam pandangan kami, terdapat sejumlah kebijakan yang perlu dievaluasi karena belum sepenuhnya menjawab kebutuhan masyarakat. Aspirasi ini kami sampaikan sebagai bentuk tanggung jawab moral mahasiswa,” kata Yusril saat dihubungi melalui pesan WhatsApp.
Dalam aksinya, HMI Cabang Kendari menyampaikan enam tuntutan kepada pemerintah, yakni menolak pengesahan Undang-Undang Polri, mengembalikan TNI pada fungsi pertahanan negara, menjaga stabilitas nilai tukar rupiah, menstabilkan harga bahan pokok dan bahan bakar minyak (BBM), menghentikan pemborosan anggaran pendapatan dan belanja negara (APBN), serta mengevaluasi Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan program Koperasi Desa (Kopdes).
Menurut Yusril, tuntutan tersebut merupakan respons terhadap berbagai persoalan yang berdampak langsung pada masyarakat, terutama terkait kondisi ekonomi dan daya beli.
“Harga kebutuhan pokok dan BBM masih menjadi persoalan yang dirasakan masyarakat. Karena itu, kami meminta pemerintah mengevaluasi sejumlah program dan kebijakan yang dinilai belum berjalan efektif,” ujarnya.
Aksi berlangsung di bawah pengawalan aparat keamanan. Massa menyampaikan orasi secara bergantian serta membentangkan spanduk yang berisi tuntutan.
Sebelum membubarkan diri, peserta aksi membersihkan area demonstrasi sebagai bentuk tanggung jawab menjaga kebersihan lingkungan. Kegiatan kemudian berakhir dalam suasana tertib dan kondusif.
HMI Cabang Kendari menyatakan akan terus mengawal berbagai isu yang berkaitan dengan kepentingan masyarakat melalui mekanisme penyampaian aspirasi yang sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.
Penulis : Ahlun






















