Isi Lama, Kemasan Baru: Ketika Loyalitas Menjadi Ukuran Utama, Kompetensi dan Moralitas Hanya Jadi Hiasan

Politik yang mengutamakan kesetiaan pribadi dibanding kapasitas dan integritas berisiko melahirkan pemerintahan yang lemah serta mengikis kepercayaan publik terhadap demokrasi.

- Penulis

Kamis, 2 Juli 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LENSARAKYAT.COM

Dalam politik, pergantian wajah tidak selalu berarti perubahan arah. Sering kali publik disuguhi narasi pembaruan, padahal yang berubah hanya kemasan. Pola lama tetap dipertahankan, aktor boleh berganti, tetapi cara berpikir dan cara mengelola kekuasaan tetap sama. Inilah yang dapat disebut sebagai “isi lama, kemasan baru.”

Masalah menjadi semakin serius ketika loyalitas ditempatkan sebagai syarat utama untuk memperoleh jabatan strategis. Kesetiaan kepada kelompok, elite, atau pemimpin dianggap lebih penting daripada kemampuan menjalankan tugas secara profesional. Akibatnya, kompetensi kehilangan nilai, sementara moralitas hanya menjadi slogan yang menghiasi pidato-pidato politik.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam kondisi seperti ini, proses pengambilan keputusan berpotensi kehilangan kualitas. Kritik dianggap ancaman, perbedaan pendapat dipandang sebagai bentuk pembangkangan, dan ruang bagi orang-orang yang memiliki kemampuan tetapi tidak berada dalam lingkaran loyalitas menjadi semakin sempit. Padahal, pemerintahan yang sehat membutuhkan keberanian menerima kritik dan menempatkan orang berdasarkan kapasitas, bukan sekadar kedekatan.

Baca Juga:  Polres Jeneponto Salurkan Bantuan Sosial untuk Korban Kebakaran Dalam Rangka Hari Bhayangkara ke-80

Lebih jauh lagi, dominasi politik berbasis loyalitas dapat melahirkan budaya impunitas. Kesalahan mudah dimaklumi selama pelakunya dianggap setia, sementara mereka yang berintegritas tetapi kritis justru tersingkir. Situasi seperti ini bukan hanya merugikan institusi, tetapi juga menggerus kepercayaan masyarakat terhadap demokrasi.

Demokrasi sejatinya tidak dibangun di atas hubungan patronase, melainkan melalui sistem yang menghargai meritokrasi, akuntabilitas, dan integritas. Loyalitas memang memiliki tempat dalam organisasi politik, tetapi tidak boleh mengalahkan kepentingan publik. Kesetiaan yang paling penting seharusnya adalah kesetiaan kepada konstitusi, hukum, dan rakyat.

Pada akhirnya, perubahan tidak cukup diukur dari slogan atau wajah baru. Ukuran sesungguhnya adalah keberanian membangun sistem yang menjadikan kompetensi dan moralitas sebagai fondasi utama. Jika tidak, politik hanya akan terus menghadirkan isi lama dengan kemasan baru, sementara harapan masyarakat terhadap perubahan nyata akan kembali menjadi sekadar janji yang berulang.

 

Penulis : Hsb

Editor : Tim Redaksi

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel lensa-rakyat.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

PELETAKAN BATU PERTAMA MASJID HJ. IDA SUSANTI ILYAS DI JALAN HARIMAU MAKASSAR*
Kapolsek Bangkala Bekali Siswa Baru SMA 4 Jeneponto dengan Materi Anti Narkoba di MPLS
Aksi Cepat Aiptu Irsan Nusu Bantu Petani Jeneponto Perbaiki Pintu Air Irigasi
Makassar Jadi Tuan Rumah Olymrun 2026, Targetkan 5.000 Pelari di Anjungan Pantai Losari
Personel Satlantas Polres Jeneponto Beri Pelayanan Prima di Akhir Pekan
Opini Hukum: Klinik Kesehatan Berhak Meminta Perlindungan Polisi Saat Menghadapi Rencana Aksi Demonstrasi
Polres Jeneponto Peduli Lansia, Kunjungi Kakek Lahoa dan Nenek Niha
Patroli Malam Polres Jeneponto Ciptakan Situasi Kamtibmas yang Kondusif
Berita ini 31 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 20 Juli 2026 - 05:52 WITA

PELETAKAN BATU PERTAMA MASJID HJ. IDA SUSANTI ILYAS DI JALAN HARIMAU MAKASSAR*

Rabu, 15 Juli 2026 - 08:24 WITA

Kapolsek Bangkala Bekali Siswa Baru SMA 4 Jeneponto dengan Materi Anti Narkoba di MPLS

Selasa, 14 Juli 2026 - 11:15 WITA

Aksi Cepat Aiptu Irsan Nusu Bantu Petani Jeneponto Perbaiki Pintu Air Irigasi

Minggu, 12 Juli 2026 - 13:28 WITA

Makassar Jadi Tuan Rumah Olymrun 2026, Targetkan 5.000 Pelari di Anjungan Pantai Losari

Minggu, 12 Juli 2026 - 06:12 WITA

Personel Satlantas Polres Jeneponto Beri Pelayanan Prima di Akhir Pekan

Berita Terbaru