Kapolrestabes Makassar Pimpin Apel Kesiapan Pengamanan Unjuk Rasa, 833 Personel Disiagakan

- Penulis

Kamis, 27 Agustus 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Makassar – Kapolrestabes Makassar Kombes Pol Arya Perdana, SH., SIK., M.Si memimpin kesiapan personil dalam rangka pengamanan aksi unjuk rasa di Kota Makassar. Apel berlangsung di Fly Over Jalan Urip Sumoharjo, Makassar, Kamis (27/8/2026) pukul 07.00 Wita.

Sebanyak 833 personel disiagakan dalam pengamanan tersebut, terdiri dari 220 personel Polda Sulsel dan 613 personel Polrestabes Makassar.

Turut hadir dalam apel, Kabag Ops Polrestabes Makassar Kompol Eddy Sumantri, S.Sos., M.H., Danki 4 Batalyon A Pelopor AKP Amirsam, S.H., para Pejabat Utama Polrestabes Makassar, para Kapolsek jajaran Polrestabes Makassar, serta para Kasie Polrestabes Makassar.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam arahannya, Kombes Pol Arya Perdana menekankan kepada seluruh personel agar tidak menganggap remeh situasi yang berkembang dan tetap mengedepankan kewaspadaan selama pelaksanaan pengamanan.

“Hari ini kami melaksanakan apel kesiapan menghadapi kegiatan hari ini. Melihat situasi yang ada, kita jangan under estimate, jangan sampai dianggap enteng. Kita tetap harus waspada terhadap situasi yang kemungkinan terjadi,” ujar Kombes Pol Arya Perdana.

Ia juga mengingatkan personel untuk menjadikan pengalaman sebelumnya sebagai bahan evaluasi sehingga kejadian yang dapat mengganggu keamanan dan ketertiban tidak kembali terjadi.

“Kita belajar dari keadaan sebelumnya, jangan sampai ada lagi kejadian seperti itu. Kita semua harus saling membantu, bahu-membahu, saling memberikan informasi dan tidak ada yang lari dari tempat tugas yang telah ditetapkan. Semua sama-sama punya tujuan menciptakan Kota Makassar yang kondusif,” tegasnya.

Kapolrestabes Makassar meminta seluruh personel untuk bergerak sesuai perintah dan tidak melakukan tindakan di luar ketentuan yang telah ditetapkan.

“Rekan-rekan bergerak atas perintah Kapolrestabes Makassar. Tidak ada melakukan gerakan lain kecuali yang diperintahkan,” ujanya.

Selain itu, personel diminta tidak mudah terprovokasi oleh berbagai bentuk provokasi yang mungkin muncul selama pelaksanaan aksi.

Baca Juga:  Kapolrestabes Makassar Berikan Penghargaan kepada Personel Berprestasi dan Masyarakat

“Jika ada bisikan-bisikan provokasi, jangan sampai kita terprovokasi. Jangan sampai terjadi bentrokan kepolisian dengan masyarakat,” ucapnya.

Kombes Pol Arya Perdana juga menekankan pentingnya sikap humanis dan kesabaran dalam menghadapi massa aksi. Menurutnya, penyampaian pendapat merupakan hak masyarakat yang dijamin undang-undang, namun pelaksanaannya tetap harus memperhatikan ketertiban dan keamanan masyarakat.

“Saya minta sabar, layani unjuk rasa dengan baik, taati SOP-nya. Namun jika sudah mengancam jiwa petugas dan masyarakat, lakukan tindakan tegas,” tegasnya.

Lebih lanjut, Kapolrestabes Makassar mengimbau peserta aksi agar menyampaikan pendapat secara tertib dan tidak melakukan tindakan yang dapat mengganggu keamanan dan ketertiban masyarakat, termasuk membakar ban.

“Aksi menyampaikan pendapat diatur oleh undang-undang, namun jangan membakar ban dan jangan mengganggu keamanan dan ketertiban masyarakat,” jelasnya.

Menutup arahannya, Kombes Pol Arya Perdana mengajak seluruh personel untuk berdoa dan memohon dukungan keluarga agar seluruh rangkaian kegiatan dapat berjalan aman dan kondusif.

“Kita sama-sama berdoa, minta doa kepada orang tua, minta doa sama keluarga supaya Kota Makassar tetap aman dan kondusif,” pungkasnya.

Dilanjutkan WFG Penempatan Personel

Usai arahan Kapolrestabes Makassar, kegiatan dilanjutkan dengan WFG (Tactical Wall Game) yang dipimpin oleh Kabag Ops Polrestabes Makassar Kompol Eddy Sumantri, S.Sos., M.H.

Dalam kegiatan tersebut, Kabag Ops memberikan arahan terkait penempatan dan plotting personel di sejumlah titik yang telah ditentukan. Penempatan personel disesuaikan dengan kebutuhan pengamanan serta perkembangan situasi di lapangan.

Melalui kegiatan WFG tersebut, seluruh personel diharapkan memahami tugas, posisi, serta tanggung jawab masing-masing sehingga pelaksanaan pengamanan aksi unjuk rasa dapat berjalan secara terkoordinasi, terukur, dan tetap mengedepankan keselamatan serta keamanan masyarakat.

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel lensa-rakyat.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Polda Sulsel Perkuat Kompetensi dan Profesionalisme Penyidik Melalui Sertifikasi
Kapolda Sulsel Pimpin Apel Gelar Pasukan Silaturahmi Kamtibmas, Perkuat Sinergi Jaga Kondusivitas Sulawesi Selatan
Tak Hanya Aplikasi, Polsek Mariso Telusuri Jejak Digital HP Personel
Kebakaran Hanguskan Tempat Pengolahan Kayu di Manggala Makassar
Dilaporkan Hilang dan Disekap, Polisi Temukan Anak di Bawah Umur di Rumah Kekasih
Diduga Mencuri, Pria Diikat Warga di Pohon Sebelum Diamankan Polisi
Remaja 15 Tahun yang Hilang di Takalar Ditemukan Meninggal dalam Parit
Polrestabes Makassar Gelar Family Gathering Meriahkan HUT ke-81 Kemerdekaan RI
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 27 Agustus 2026 - 02:21 WITA

Kapolrestabes Makassar Pimpin Apel Kesiapan Pengamanan Unjuk Rasa, 833 Personel Disiagakan

Rabu, 26 Agustus 2026 - 10:52 WITA

Polda Sulsel Perkuat Kompetensi dan Profesionalisme Penyidik Melalui Sertifikasi

Rabu, 26 Agustus 2026 - 06:19 WITA

Kapolda Sulsel Pimpin Apel Gelar Pasukan Silaturahmi Kamtibmas, Perkuat Sinergi Jaga Kondusivitas Sulawesi Selatan

Rabu, 26 Agustus 2026 - 05:58 WITA

Tak Hanya Aplikasi, Polsek Mariso Telusuri Jejak Digital HP Personel

Rabu, 26 Agustus 2026 - 02:13 WITA

Kebakaran Hanguskan Tempat Pengolahan Kayu di Manggala Makassar

Berita Terbaru