Lemahnya Pengawasan Orang Tua dan Ancaman Karakter Anak yang Semakin Liar

Kurangnya perhatian, kontrol, dan komunikasi dalam keluarga dapat membentuk perilaku anak yang sulit diarahkan serta rentan terhadap pengaruh negatif lingkungan.

- Penulis

Sabtu, 30 Mei 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LENSA RAKYAT.COM,

Lemahnya Pengawasan Orang Tua terhadap Anak Bisa Membentuk Karakter Anak Jadi Liar

Peran orang tua dalam membentuk karakter anak merupakan pondasi utama dalam kehidupan keluarga. Anak tidak hanya membutuhkan kebutuhan materi, tetapi juga perhatian, kasih sayang, pengawasan, serta komunikasi yang sehat dari orang tua. Ketika pengawasan itu mulai melemah, anak berpotensi tumbuh tanpa arah dan mudah terpengaruh oleh lingkungan sekitar.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Fenomena kenakalan remaja yang semakin marak saat ini menjadi gambaran nyata bahwa sebagian anak kehilangan kontrol dalam proses tumbuh kembangnya. Banyak anak yang akhirnya lebih dekat dengan lingkungan pergaulan dibanding keluarganya sendiri. Akibatnya, nilai-nilai moral, sopan santun, dan rasa tanggung jawab perlahan memudar.

Lemahnya pengawasan bukan berarti orang tua tidak menyayangi anak. Namun, kesibukan pekerjaan, penggunaan gadget berlebihan, hingga minimnya komunikasi dalam keluarga sering membuat hubungan emosional antara orang tua dan anak menjadi renggang. Anak yang kurang mendapatkan perhatian biasanya mencari pelampiasan di luar rumah, bahkan tidak jarang terjerumus ke pergaulan bebas, kekerasan, maupun penyalahgunaan media sosial.

Karakter anak yang tumbuh tanpa arahan cenderung menjadi liar dalam bersikap. Mereka lebih mudah membangkang, sulit dinasihati, dan kurang memiliki rasa hormat terhadap orang lain. Kondisi ini tentu tidak terjadi secara instan, melainkan terbentuk dari kebiasaan yang dibiarkan terus menerus tanpa pengawasan dan pembinaan yang tepat.

Baca Juga:  Hadir di Tengah Jemaat, Polres Gowa Berikan Pelayanan Keamanan Humanis

Orang tua sejatinya bukan hanya berperan sebagai pencari nafkah, tetapi juga sebagai pendidik pertama bagi anak. Kehadiran orang tua dalam kehidupan anak sangat menentukan bagaimana cara anak berpikir, berbicara, dan bertindak. Pengawasan yang baik bukan berarti mengekang, melainkan memberikan batasan, perhatian, dan pendampingan agar anak tetap berada pada jalur yang benar.

Di era digital saat ini, tantangan orang tua semakin besar. Anak dapat dengan mudah mengakses berbagai informasi tanpa filter yang jelas. Karena itu, pengawasan terhadap penggunaan teknologi dan lingkungan pergaulan menjadi hal yang sangat penting. Orang tua perlu membangun komunikasi yang terbuka agar anak merasa nyaman untuk bercerita dan tidak mencari perhatian di tempat yang salah.

Membentuk karakter anak yang baik membutuhkan waktu, kesabaran, dan konsistensi. Keluarga yang harmonis dan penuh perhatian akan melahirkan anak-anak yang memiliki moral, tanggung jawab, dan masa depan yang lebih baik. Sebaliknya, lemahnya pengawasan hanya akan membuka peluang bagi anak untuk tumbuh tanpa kontrol dan kehilangan arah dalam kehidupannya.

Penulis : Hsb

Editor : Tim Redaksi

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel lensa-rakyat.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kapolres Jeneponto Safari Subuh di Masjid Babussalam, Ajak Masyarakat Jaga Kamtibmas Bersama
Cara Polisi di Arungkeke Jeneponto Jaga Kampung Kondusif : Sasar Ibu-ibu, Titip Pesan Damai
Polres Jeneponto Salurkan Bansos di Empoang, Wujud Peduli HUT Bhayangkara ke-80
Sampah Organik di SDI Maccini Sombala Diolah Menjadi Pupuk Kompos Bernilai Ekonomi
Menciptakan Lapangan Kerja Seharusnya Jadi Panggung, Bukan Dijadikan Pesta: Saat Niat Baik Dibajak Kepentingan
Safari Magrib Kapolres Jeneponto Ajak Masyarakat Jaga Kamtibmas dan Jadikan Masjid Tempat Persatuan
Patroli Lalu Lintas di Jalur Padat Jeneponto, Kasat Lantas: Fokus pada Knalpot Brong dan Parkir Liar
LDII Sulsel Dorong UMKM Naik Kelas Melalui Seminar Nasional UMKM . 
Berita ini 51 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 19 Juni 2026 - 14:50 WITA

Kapolres Jeneponto Safari Subuh di Masjid Babussalam, Ajak Masyarakat Jaga Kamtibmas Bersama

Jumat, 19 Juni 2026 - 09:55 WITA

Cara Polisi di Arungkeke Jeneponto Jaga Kampung Kondusif : Sasar Ibu-ibu, Titip Pesan Damai

Kamis, 18 Juni 2026 - 00:05 WITA

Polres Jeneponto Salurkan Bansos di Empoang, Wujud Peduli HUT Bhayangkara ke-80

Rabu, 17 Juni 2026 - 02:45 WITA

Sampah Organik di SDI Maccini Sombala Diolah Menjadi Pupuk Kompos Bernilai Ekonomi

Jumat, 12 Juni 2026 - 11:13 WITA

Menciptakan Lapangan Kerja Seharusnya Jadi Panggung, Bukan Dijadikan Pesta: Saat Niat Baik Dibajak Kepentingan

Berita Terbaru